<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO, Personel Alih Daya Pasang Harga Rp100-Rp120 per Saham</title><description>PT Personel Alih Daya Tbk bakal melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Desember 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/18/278/2709886/ipo-personel-alih-daya-pasang-harga-rp100-rp120-per-saham</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/18/278/2709886/ipo-personel-alih-daya-pasang-harga-rp100-rp120-per-saham"/><item><title>IPO, Personel Alih Daya Pasang Harga Rp100-Rp120 per Saham</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/18/278/2709886/ipo-personel-alih-daya-pasang-harga-rp100-rp120-per-saham</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/18/278/2709886/ipo-personel-alih-daya-pasang-harga-rp100-rp120-per-saham</guid><pubDate>Jum'at 18 November 2022 07:40 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/18/278/2709886/ipo-personel-alih-daya-pasang-harga-rp100-rp120-per-saham-zJ8I4WToPi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IPO Personel Alih Daya (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/18/278/2709886/ipo-personel-alih-daya-pasang-harga-rp100-rp120-per-saham-zJ8I4WToPi.jpg</image><title>IPO Personel Alih Daya (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - PT Personel Alih Daya Tbk bakal melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Desember 2022. Perseroan menawarkan sebanyak 900 juta saham atau 28,57% dari total modal ditempatkan dan disetor.
Melansir Prospektus, Jumat (18/11/2022), dalam IPO, perseroan menawarkan harga sebesar Rp100 hingga Rp120 per saham. Dengan harga penawaran awal tersebut, perseroan menargetkan dana IPO sebesar Rp108 miliar.
BACA JUGA:Tawarkan Harga IPO Rp160/Saham, Pemegang Lisensi Artis Korea Bidik Rp126 Miliar 

Dari dana hasil IPO, perseroan akan menggunakan sekitar 11,33% atau Rp9,71 miliar untuk dialokasikan pada lini bisnis jasa teknikal (technical services) yang digunakan untuk keperluan pembelian alat bantu teknikal yaitu komputer, genset, site master, thermal logger, grounding tester, pipe binders dan lain-lain.
Kemudian, sekitar 6,08% atau Rp5,21 miliar akan digunakan untuk pengembangan IT (system dan perangkat) untuk mendukung seluruh lini bisnis jasa Perseroan, seperti server, pengembangan aplikasi HRIS, aplikasi rekrutmen dan on demand services.
BACA JUGA:IPO Waskita Karya Realty Ditunda, Alasannya?

Selanjutnya, sekitar 7,32% atau Rp6,27 miliar akan digunakan untuk n pada lini bisnis jasa perkantoran (office services) untuk pembelian peralatan yaitu vacuum cleaner, hydro cleaner, karpet extractor, mesin potong rumput, alat fogging, mesin disinfectant, agro fogger, jenilift dan lain-lain.
Sekitar 5,98% atau Rp5,13 miliar akan digunakan pada lini bisnis customer care center yang dalam hal ini digunakan untuk pembelian infrastruktur call center yang diletakkan di kantor Perseroan, yaitu komputer, headset, UPS, server, cubical dan-lain-lain.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Perseroan juga akan menggunakan sekitar 3,83% dari dana hasil IPO  atau Rp3,28 miliar untuk lini bisnis pelatihan (training) yang berlokasi  di kantor perseroan yang dalam hal ini digunakan untuk modernisasi  ruang pelatihan seperti ruang pelatihan/ruang pamer jasa-jasa perseroan  dan kelengkapan alat-alat pendukung training (proyektor, sound system,  televisi, layar dan lain-lain).
Lalu, sekitar 2,20% atau Rp1,88 miliar akan dialokasikan untuk  pembaharuan IT (system dan perangkat) untuk mendukung kegiatan  operasional Perseroan, seperti server, pengembangan ERP keuangan, CCTV,  AC, dan software.
Sisanya sekitar 63,26% akan digunakan untuk keperluan modal kerja  perseroan, namun tidak terbatas untuk pembiayaan kegiatan operasional  serta pembayaran rutin gaji dan tunjangan karyawan outsourcing yang  ditempatkan oleh perseroan pada pengguna jasa perseroan, yang ada saat  ini maupun yang akan ada di kemudian hari.
Personel Alih Daya dijadwalkan melantai di bursa pada 8 Desember 2022  dengan kode PADA. Sementara itu, perseroan telah memulai periode  penawaran awalnya pada 16 November hingga 22 November 2022.
Tanggal efektif diperkirakan akan didapat pada 29 November 2022.  Kemudian, masa penawaran umum akan digelar pada 1 Desember hingga 6  Desember 2022. Lalu, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik  akan berlangsung pada 6 dan 7 Desember 2022.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Personel Alih Daya Tbk bakal melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Desember 2022. Perseroan menawarkan sebanyak 900 juta saham atau 28,57% dari total modal ditempatkan dan disetor.
Melansir Prospektus, Jumat (18/11/2022), dalam IPO, perseroan menawarkan harga sebesar Rp100 hingga Rp120 per saham. Dengan harga penawaran awal tersebut, perseroan menargetkan dana IPO sebesar Rp108 miliar.
BACA JUGA:Tawarkan Harga IPO Rp160/Saham, Pemegang Lisensi Artis Korea Bidik Rp126 Miliar 

Dari dana hasil IPO, perseroan akan menggunakan sekitar 11,33% atau Rp9,71 miliar untuk dialokasikan pada lini bisnis jasa teknikal (technical services) yang digunakan untuk keperluan pembelian alat bantu teknikal yaitu komputer, genset, site master, thermal logger, grounding tester, pipe binders dan lain-lain.
Kemudian, sekitar 6,08% atau Rp5,21 miliar akan digunakan untuk pengembangan IT (system dan perangkat) untuk mendukung seluruh lini bisnis jasa Perseroan, seperti server, pengembangan aplikasi HRIS, aplikasi rekrutmen dan on demand services.
BACA JUGA:IPO Waskita Karya Realty Ditunda, Alasannya?

Selanjutnya, sekitar 7,32% atau Rp6,27 miliar akan digunakan untuk n pada lini bisnis jasa perkantoran (office services) untuk pembelian peralatan yaitu vacuum cleaner, hydro cleaner, karpet extractor, mesin potong rumput, alat fogging, mesin disinfectant, agro fogger, jenilift dan lain-lain.
Sekitar 5,98% atau Rp5,13 miliar akan digunakan pada lini bisnis customer care center yang dalam hal ini digunakan untuk pembelian infrastruktur call center yang diletakkan di kantor Perseroan, yaitu komputer, headset, UPS, server, cubical dan-lain-lain.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Perseroan juga akan menggunakan sekitar 3,83% dari dana hasil IPO  atau Rp3,28 miliar untuk lini bisnis pelatihan (training) yang berlokasi  di kantor perseroan yang dalam hal ini digunakan untuk modernisasi  ruang pelatihan seperti ruang pelatihan/ruang pamer jasa-jasa perseroan  dan kelengkapan alat-alat pendukung training (proyektor, sound system,  televisi, layar dan lain-lain).
Lalu, sekitar 2,20% atau Rp1,88 miliar akan dialokasikan untuk  pembaharuan IT (system dan perangkat) untuk mendukung kegiatan  operasional Perseroan, seperti server, pengembangan ERP keuangan, CCTV,  AC, dan software.
Sisanya sekitar 63,26% akan digunakan untuk keperluan modal kerja  perseroan, namun tidak terbatas untuk pembiayaan kegiatan operasional  serta pembayaran rutin gaji dan tunjangan karyawan outsourcing yang  ditempatkan oleh perseroan pada pengguna jasa perseroan, yang ada saat  ini maupun yang akan ada di kemudian hari.
Personel Alih Daya dijadwalkan melantai di bursa pada 8 Desember 2022  dengan kode PADA. Sementara itu, perseroan telah memulai periode  penawaran awalnya pada 16 November hingga 22 November 2022.
Tanggal efektif diperkirakan akan didapat pada 29 November 2022.  Kemudian, masa penawaran umum akan digelar pada 1 Desember hingga 6  Desember 2022. Lalu, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik  akan berlangsung pada 6 dan 7 Desember 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
