<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Indah Kiat (INKP) Naik 65,5% Jadi Rp10,13 Triliun di Kuartal III-2022</title><description>Laba PT Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tbk (INKP) mengalami kenaikan 65,58% menjadi USD647,18 juta atau Rp10,13 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/18/278/2709955/laba-indah-kiat-inkp-naik-65-5-jadi-rp10-13-triliun-di-kuartal-iii-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/18/278/2709955/laba-indah-kiat-inkp-naik-65-5-jadi-rp10-13-triliun-di-kuartal-iii-2022"/><item><title>Laba Indah Kiat (INKP) Naik 65,5% Jadi Rp10,13 Triliun di Kuartal III-2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/18/278/2709955/laba-indah-kiat-inkp-naik-65-5-jadi-rp10-13-triliun-di-kuartal-iii-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/18/278/2709955/laba-indah-kiat-inkp-naik-65-5-jadi-rp10-13-triliun-di-kuartal-iii-2022</guid><pubDate>Jum'at 18 November 2022 09:50 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/18/278/2709955/laba-indah-kiat-inkp-naik-65-5-jadi-rp10-13-triliun-di-kuartal-iii-2022-3zrPy9lTKA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba INKP alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/18/278/2709955/laba-indah-kiat-inkp-naik-65-5-jadi-rp10-13-triliun-di-kuartal-iii-2022-3zrPy9lTKA.jpg</image><title>Laba INKP alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Laba PT Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tbk (INKP) mengalami kenaikan 65,58% menjadi USD647,18 juta atau Rp10,13 triliun. Laba emiten kertas Grup Sinarmas ini naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar USD390,85 juta.
BACA JUGA:Garudafood (Good), Emiten Orang Terkaya RI Realisasikan Capex 100%

Melansir laporan keuangan INKP, Jumat (18/11/2022), perolehan ini sejalan dengan angka penjualan perseroan yang juga tumbuh 19,59% menjadi USD2,99 miliar atau Rp46,95 triliun, dari sebelumnya sebesar USD2,50 miliar.
BACA JUGA:Jualan Obat, Tempo Scan (TSPC) Emiten Milik Miliarder Kartini Muljadi Raup Laba Rp540,5 Miliar

Berdasarkan produknya, penjualan kertas industri, tissue, dan lainnya mendominasi dengan berkontribusi sebesar USD1,31 miliar atau Rp17,72 triliun. Kemudian, penjualan kertas budaya tercatat sebesar USD970,28 juta atau Rp15,19 triliun, serta penjualan bubur kertas atau pulp tercatat sebesar USD896,31 juta atau Rp14,03 triliun.
Sementara itu, berdasarkan wilayah geografisnya, perseroan mengantongi penjualan ekspor sebesar USD1,61 miliar atau Rp25,32 triliun, dan penjualan lokal sebesar USD1,38 miliar atau Rp21,63 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan INKP tercatat sebesar  USD1,78 miliar atau setara Rp27,95 triliun. Beban penjualan sebesar  USD239,97 juta atau Rp3,74 triliun, serta beban umum dan administrasi  sebesar USD100,89 juta atau setara Rp1,58 triliun.
Hingga akhir September 2022, total nilai aset INKP tumbuh 5,38% dari  posisi akhir tahun lalu yang sebesar USD8,97 miliar, menjadi USD9,46  miliar atau Rp148,19 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Laba PT Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tbk (INKP) mengalami kenaikan 65,58% menjadi USD647,18 juta atau Rp10,13 triliun. Laba emiten kertas Grup Sinarmas ini naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar USD390,85 juta.
BACA JUGA:Garudafood (Good), Emiten Orang Terkaya RI Realisasikan Capex 100%

Melansir laporan keuangan INKP, Jumat (18/11/2022), perolehan ini sejalan dengan angka penjualan perseroan yang juga tumbuh 19,59% menjadi USD2,99 miliar atau Rp46,95 triliun, dari sebelumnya sebesar USD2,50 miliar.
BACA JUGA:Jualan Obat, Tempo Scan (TSPC) Emiten Milik Miliarder Kartini Muljadi Raup Laba Rp540,5 Miliar

Berdasarkan produknya, penjualan kertas industri, tissue, dan lainnya mendominasi dengan berkontribusi sebesar USD1,31 miliar atau Rp17,72 triliun. Kemudian, penjualan kertas budaya tercatat sebesar USD970,28 juta atau Rp15,19 triliun, serta penjualan bubur kertas atau pulp tercatat sebesar USD896,31 juta atau Rp14,03 triliun.
Sementara itu, berdasarkan wilayah geografisnya, perseroan mengantongi penjualan ekspor sebesar USD1,61 miliar atau Rp25,32 triliun, dan penjualan lokal sebesar USD1,38 miliar atau Rp21,63 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan INKP tercatat sebesar  USD1,78 miliar atau setara Rp27,95 triliun. Beban penjualan sebesar  USD239,97 juta atau Rp3,74 triliun, serta beban umum dan administrasi  sebesar USD100,89 juta atau setara Rp1,58 triliun.
Hingga akhir September 2022, total nilai aset INKP tumbuh 5,38% dari  posisi akhir tahun lalu yang sebesar USD8,97 miliar, menjadi USD9,46  miliar atau Rp148,19 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
