<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendapatan Adhi Commuter Properti (ADCP) Naik 44,12% Jadi Rp421,52 Miliar</title><description>PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) meraih pendapatan sebesar Rp421,52 miliar di kuartal III 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/18/278/2710091/pendapatan-adhi-commuter-properti-adcp-naik-44-12-jadi-rp421-52-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/18/278/2710091/pendapatan-adhi-commuter-properti-adcp-naik-44-12-jadi-rp421-52-miliar"/><item><title>Pendapatan Adhi Commuter Properti (ADCP) Naik 44,12% Jadi Rp421,52 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/18/278/2710091/pendapatan-adhi-commuter-properti-adcp-naik-44-12-jadi-rp421-52-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/18/278/2710091/pendapatan-adhi-commuter-properti-adcp-naik-44-12-jadi-rp421-52-miliar</guid><pubDate>Jum'at 18 November 2022 12:07 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/18/278/2710091/pendapatan-adhi-commuter-properti-adcp-naik-44-12-jadi-rp421-52-miliar-0jZY7l9BR0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pendapatan ADCP alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/18/278/2710091/pendapatan-adhi-commuter-properti-adcp-naik-44-12-jadi-rp421-52-miliar-0jZY7l9BR0.jpg</image><title>Pendapatan ADCP alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) meraih pendapatan sebesar Rp421,52 miliar di kuartal III 2022. Pendapatan emiten properti ini meningkat 44,12% dari periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp292,46 miliar.
Perseroan mengungkapkan, pendapatan terdiri dari segmen properti, hotel, dan operasi bersama. Secara rinci, segmen properti daripada ADCP meningkat 53,66% menjadi Rp308,78 miliar, segmen hotel meningkat 66,75% menjadi Rp69,34 miliar, dan operasi bersama menurun 16,36% menjadi Rp43,39 miliar.
BACA JUGA:Pendapatan Adhi Commuter Properti (ADCP) Naik 55,1% Jadi Rp308,7 Miliar

Selanjutnya, ADCP mencatatkan peningkatan beban pokok pendapatan dari Rp226,4 miliar menjadi Rp321,49 miliar pada kuartal III/2022. Hal ini membuat laba kotor ADCP meningkat 51,52% menjadi Rp100,02 miliar dari Rp66,01 miliar.
Setelah dikurangi berbagai beban yang dapat diefisienkan, ADCP mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp51,82 miliar pada kuartal III/2022. Angka ini meningkat 10,7% dari Rp46,81 miliar. Sementara itu, jumlah aset ADCP meningkat 1,5% dari Rp5,97 triliun di akhir tahun 2021 menjadi Rp6,06 triliun pada kuartal III/2022.
BACA JUGA:Adhi Commuter (ADCP) Bagi Dividen Rp26,07 Miliar, Catat Tanggalnya

Di sisi lain, jumlah liabilitas menurun 5,52% dari Rp3,87 triliun pada 31 Desember 2021 menjadi Rp3,66 triliun pada 30 September 2022.
Kemudian untuk kas dan setara kas akhir periode terjadi penurunan 72,43% dari Rp132,05 miliar menjadi Rp36,39 miliar. Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan marketing sales (pendapatan pra penjualan) sebesar 103% menjadi Rp1,79 triliun. Target tersebut diyakini bakal tercapai seiring beroperasinya LRT yang bisa memberikan nilai tambah pada proyek-proyek perusahaan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Direktur Pemasaran ADCP Indra Syahruzza mengatakan, perusahaan  memiliki sejumlah proyek yang sudah selesai dan siap dipasarkan dan akan  menjadi sumber marketing sales sepanjang tahun 2022 ini.
&amp;rdquo;Dari 12 proyek yang kami miliki, sejumlah proyek sudah selesai  dibangun dan siap dipasarkan. Kami berkaca dari kinerja tahun lalu di  mana sejumlah proyek yang sudah dipasarkan terjual habis atau sold out  seperti tower Accordion LRT City Jatibening, tower Sapphire Cisauk Point  &amp;ndash; Member of LRT City, dan Cluster Bhumi Anvaya Adhi City Sentul. Belum  lagi tahun ini LRT akan mulai beroperasi dan menjadi nilai tambah untuk  proyek-proyek kami. Jadi, kami optimistis bisa mencatatkan pertumbuhan  signifikan,&amp;rdquo; ungkapnya.
Emiten pengembang properti terintegrasi dengan transportasi massal  pertama dan terbesar di Indonesia berhasil mencatatkan peningkatan  marketing sales di 2021 sebesar 46% dari Rp606,2 miliar di 2020. Tiga  proyek yang menjadi penopang utama dengan rata-rata penjualan tertinggi  sepanjang 2021 adalah LRT City Jatibening, LRT City Tebet, dan LRT City  Cisauk Point.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) meraih pendapatan sebesar Rp421,52 miliar di kuartal III 2022. Pendapatan emiten properti ini meningkat 44,12% dari periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp292,46 miliar.
Perseroan mengungkapkan, pendapatan terdiri dari segmen properti, hotel, dan operasi bersama. Secara rinci, segmen properti daripada ADCP meningkat 53,66% menjadi Rp308,78 miliar, segmen hotel meningkat 66,75% menjadi Rp69,34 miliar, dan operasi bersama menurun 16,36% menjadi Rp43,39 miliar.
BACA JUGA:Pendapatan Adhi Commuter Properti (ADCP) Naik 55,1% Jadi Rp308,7 Miliar

Selanjutnya, ADCP mencatatkan peningkatan beban pokok pendapatan dari Rp226,4 miliar menjadi Rp321,49 miliar pada kuartal III/2022. Hal ini membuat laba kotor ADCP meningkat 51,52% menjadi Rp100,02 miliar dari Rp66,01 miliar.
Setelah dikurangi berbagai beban yang dapat diefisienkan, ADCP mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp51,82 miliar pada kuartal III/2022. Angka ini meningkat 10,7% dari Rp46,81 miliar. Sementara itu, jumlah aset ADCP meningkat 1,5% dari Rp5,97 triliun di akhir tahun 2021 menjadi Rp6,06 triliun pada kuartal III/2022.
BACA JUGA:Adhi Commuter (ADCP) Bagi Dividen Rp26,07 Miliar, Catat Tanggalnya

Di sisi lain, jumlah liabilitas menurun 5,52% dari Rp3,87 triliun pada 31 Desember 2021 menjadi Rp3,66 triliun pada 30 September 2022.
Kemudian untuk kas dan setara kas akhir periode terjadi penurunan 72,43% dari Rp132,05 miliar menjadi Rp36,39 miliar. Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan marketing sales (pendapatan pra penjualan) sebesar 103% menjadi Rp1,79 triliun. Target tersebut diyakini bakal tercapai seiring beroperasinya LRT yang bisa memberikan nilai tambah pada proyek-proyek perusahaan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Direktur Pemasaran ADCP Indra Syahruzza mengatakan, perusahaan  memiliki sejumlah proyek yang sudah selesai dan siap dipasarkan dan akan  menjadi sumber marketing sales sepanjang tahun 2022 ini.
&amp;rdquo;Dari 12 proyek yang kami miliki, sejumlah proyek sudah selesai  dibangun dan siap dipasarkan. Kami berkaca dari kinerja tahun lalu di  mana sejumlah proyek yang sudah dipasarkan terjual habis atau sold out  seperti tower Accordion LRT City Jatibening, tower Sapphire Cisauk Point  &amp;ndash; Member of LRT City, dan Cluster Bhumi Anvaya Adhi City Sentul. Belum  lagi tahun ini LRT akan mulai beroperasi dan menjadi nilai tambah untuk  proyek-proyek kami. Jadi, kami optimistis bisa mencatatkan pertumbuhan  signifikan,&amp;rdquo; ungkapnya.
Emiten pengembang properti terintegrasi dengan transportasi massal  pertama dan terbesar di Indonesia berhasil mencatatkan peningkatan  marketing sales di 2021 sebesar 46% dari Rp606,2 miliar di 2020. Tiga  proyek yang menjadi penopang utama dengan rata-rata penjualan tertinggi  sepanjang 2021 adalah LRT City Jatibening, LRT City Tebet, dan LRT City  Cisauk Point.</content:encoded></item></channel></rss>
