<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Temas (TMAS) Kantongi Laba Rp1,07 Triliun, Tumbuh 63% di Kuartal III-2022</title><description>PT Temas Tbk (TMAS) mengantongi laba bersih sebesar Rp1,07 triliun hingga kuartal III 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/21/278/2711825/temas-tmas-kantongi-laba-rp1-07-triliun-tumbuh-63-di-kuartal-iii-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/21/278/2711825/temas-tmas-kantongi-laba-rp1-07-triliun-tumbuh-63-di-kuartal-iii-2022"/><item><title>Temas (TMAS) Kantongi Laba Rp1,07 Triliun, Tumbuh 63% di Kuartal III-2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/21/278/2711825/temas-tmas-kantongi-laba-rp1-07-triliun-tumbuh-63-di-kuartal-iii-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/21/278/2711825/temas-tmas-kantongi-laba-rp1-07-triliun-tumbuh-63-di-kuartal-iii-2022</guid><pubDate>Senin 21 November 2022 15:44 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/21/278/2711825/temas-tmas-kantongi-laba-rp1-07-triliun-tumbuh-63-di-kuartal-iii-2022-kDB7IKBvgA.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/21/278/2711825/temas-tmas-kantongi-laba-rp1-07-triliun-tumbuh-63-di-kuartal-iii-2022-kDB7IKBvgA.JPG</image><title>Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Temas Tbk (TMAS) mengantongi laba bersih sebesar Rp1,07 triliun hingga kuartal III 2022.

Angka ini naik 63,68% dari periode yang sama sebelumnya yang sebesar Rp624,01 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, pendapatan jasa perseroan tercatat sebesar Rp3,67 triliun, atau naik 56,05% dari periode yang sama sebelumnya sebesar Rp2,35 triliun.

Adapun, pendapatan jasa pelayaran tercatat sebesar Rp2,93 triliun dan jasa bongkar muat mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,15 triliun, serta perseroan mencatatkan eliminasi pendapatan sebesar Rp409,44 miliar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Phapros Raup Laba Rp17,1 Miliar pada Kuartal III-2022, Naik 57%
Dari sisi pengeluaran, beban jasa tercatat naik menjadi Rp2,38 triliun dari sebelumnya sebesar Rp1,89 triliun. Kenaikan beban ini dikontribusi oleh biaya bongkar muat yang naik menjadi Rp942,29 miliar, serta biaya bahan bakar dan pelumas yang naik menjadi Rp783,75 miliar.

Total nilai aset TMAS per September 2022 tercatat sebesar Rp4,18 triliun, tumbuh 3,27% dari akhir tahun lalu yang sebesar Rp4,05 triliun. Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,93 triliun dan ekuitas sebesar Rp2,25 triliun.
PT Temas menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp1 triliun untuk satu tahun ke depan, yakni hingga penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2023.

Adapun, pada periode sebelumnya perseroan telah merealisasikan capex sebesar Rp700 miliar (sejak penutupan RUPS thn 2021 sampai dengan RUPS tahun 2022), di mana TMAS mengakuisisi sebanyak 12 kapal.

Kapal-kapal tersebut cukup memberikan kontribusi pendapatan yang cukup signifikan bagi perseroan, khususnya atas project heavy lift untuk rute internasional dengan 4 kapal dari 12 kapal yang telah di akuisisi perseroan lewat anak usahanya.

Selain itu, perseroan juga akan mengembangkan bisnis internasionalnya dengan membidik proyek kargo. Saat ini TMAS mendedikasikan 3 kapal untuk rute internasional dengan ukuran 8.000 dwt per unit, dengan dilengkapi 2 crane yang mampu mengangkut sampai dengan 400 ton. Hal ini sangat optimal untuk proyek-proyek kargo yang dilihat perseroan sebagai salah satu prospek bisnis.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Temas Tbk (TMAS) mengantongi laba bersih sebesar Rp1,07 triliun hingga kuartal III 2022.

Angka ini naik 63,68% dari periode yang sama sebelumnya yang sebesar Rp624,01 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, pendapatan jasa perseroan tercatat sebesar Rp3,67 triliun, atau naik 56,05% dari periode yang sama sebelumnya sebesar Rp2,35 triliun.

Adapun, pendapatan jasa pelayaran tercatat sebesar Rp2,93 triliun dan jasa bongkar muat mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,15 triliun, serta perseroan mencatatkan eliminasi pendapatan sebesar Rp409,44 miliar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Phapros Raup Laba Rp17,1 Miliar pada Kuartal III-2022, Naik 57%
Dari sisi pengeluaran, beban jasa tercatat naik menjadi Rp2,38 triliun dari sebelumnya sebesar Rp1,89 triliun. Kenaikan beban ini dikontribusi oleh biaya bongkar muat yang naik menjadi Rp942,29 miliar, serta biaya bahan bakar dan pelumas yang naik menjadi Rp783,75 miliar.

Total nilai aset TMAS per September 2022 tercatat sebesar Rp4,18 triliun, tumbuh 3,27% dari akhir tahun lalu yang sebesar Rp4,05 triliun. Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,93 triliun dan ekuitas sebesar Rp2,25 triliun.
PT Temas menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp1 triliun untuk satu tahun ke depan, yakni hingga penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2023.

Adapun, pada periode sebelumnya perseroan telah merealisasikan capex sebesar Rp700 miliar (sejak penutupan RUPS thn 2021 sampai dengan RUPS tahun 2022), di mana TMAS mengakuisisi sebanyak 12 kapal.

Kapal-kapal tersebut cukup memberikan kontribusi pendapatan yang cukup signifikan bagi perseroan, khususnya atas project heavy lift untuk rute internasional dengan 4 kapal dari 12 kapal yang telah di akuisisi perseroan lewat anak usahanya.

Selain itu, perseroan juga akan mengembangkan bisnis internasionalnya dengan membidik proyek kargo. Saat ini TMAS mendedikasikan 3 kapal untuk rute internasional dengan ukuran 8.000 dwt per unit, dengan dilengkapi 2 crane yang mampu mengangkut sampai dengan 400 ton. Hal ini sangat optimal untuk proyek-proyek kargo yang dilihat perseroan sebagai salah satu prospek bisnis.</content:encoded></item></channel></rss>
