<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempang 5,6 M di Cianjur Guncang Gedung DPR, Rapat Komisi V Bareng BMKG Diskors</title><description>Guncangan gempa terasa saat Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw tengah memaparkan beberapa agenda rapat</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/21/320/2711803/gempang-5-6-m-di-cianjur-guncang-gedung-dpr-rapat-komisi-v-bareng-bmkg-diskors</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/21/320/2711803/gempang-5-6-m-di-cianjur-guncang-gedung-dpr-rapat-komisi-v-bareng-bmkg-diskors"/><item><title>Gempang 5,6 M di Cianjur Guncang Gedung DPR, Rapat Komisi V Bareng BMKG Diskors</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/21/320/2711803/gempang-5-6-m-di-cianjur-guncang-gedung-dpr-rapat-komisi-v-bareng-bmkg-diskors</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/21/320/2711803/gempang-5-6-m-di-cianjur-guncang-gedung-dpr-rapat-komisi-v-bareng-bmkg-diskors</guid><pubDate>Senin 21 November 2022 15:24 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/21/320/2711803/gempang-5-6-m-di-cianjur-guncang-gedung-dpr-rapat-komisi-v-bareng-bmkg-diskors-W3GJAqCWMY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa 5,6 M di Cianjur. (Foto: Okezone.com/MPI) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/21/320/2711803/gempang-5-6-m-di-cianjur-guncang-gedung-dpr-rapat-komisi-v-bareng-bmkg-diskors-W3GJAqCWMY.jpg</image><title>Gempa 5,6 M di Cianjur. (Foto: Okezone.com/MPI) </title></images><description>JAKARTA - Gempa 5,6 M di Cianjur, Jawa Barat menggunjang Gedung DPR RI. Rapat Komisi V DPR RI dengan BMKG, BNPB, dan Basarnas membahas evaluasi pelaksanaan APBN 2022 pun diskors.
Guncangan gempa terasa saat Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw tengah memaparkan beberapa agenda rapat yang akan dibahas.
Baca Juga:&amp;nbsp;Getaran Gempa Cianjur Dirasakan Hingga Karawang, Sejumlah Rumah Sakit Ungsikan Pasien
&quot;BMKG perlu mengambil langkah inovasi dalam desiminasi informasi cuaca secara cepat dan akurat kepada masyarakat agar mitigasi bencana dapat tercapai,&quot; kata Roberth saat membacakan agenda rapat, Jakarta, Senin (21/11/2022).
Roberth menyebutkan, Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Basarnas, BNPB, dan BMKG untuk melakukan peningkatan SDM hingga melakukan pengadaan peralatan di bidang meteorologi, klimatologi dan geofisika.
Baca Juga:&amp;nbsp;BPBD Cianjur: 9 Meninggal Dunia Akibat Gempa, 3 di Antaranya Balita
Namun belum usai Roberth membacakan agenda rapat, Pantauan MNC Portal melalui kanal YouTube Komisi V DPR RI, kamera penyorot terguncang akibat gempa.
&quot;Memerlukan peningkatan sumber daya manusia dan perlengkapan peralatan. Gempa, ini BMKG bikin gempa ini,&quot; kata Roberth.Setelah guncangan selesai, ada interupsi dari BMKG untuk segera melakukan evakuasi darurat jika terjadi gempa susulan. Akhirnya Roberth memutuskan untuk rapat diskors hingga 30 menit.
&quot;Harusnya kalau gempa begini, kita keluar dulu, tunggu 30 menit, kemudian kita masuk lagi, jadi saya skors kita keluar dulu lah,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa 5,6 M di Cianjur, Jawa Barat menggunjang Gedung DPR RI. Rapat Komisi V DPR RI dengan BMKG, BNPB, dan Basarnas membahas evaluasi pelaksanaan APBN 2022 pun diskors.
Guncangan gempa terasa saat Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw tengah memaparkan beberapa agenda rapat yang akan dibahas.
Baca Juga:&amp;nbsp;Getaran Gempa Cianjur Dirasakan Hingga Karawang, Sejumlah Rumah Sakit Ungsikan Pasien
&quot;BMKG perlu mengambil langkah inovasi dalam desiminasi informasi cuaca secara cepat dan akurat kepada masyarakat agar mitigasi bencana dapat tercapai,&quot; kata Roberth saat membacakan agenda rapat, Jakarta, Senin (21/11/2022).
Roberth menyebutkan, Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Basarnas, BNPB, dan BMKG untuk melakukan peningkatan SDM hingga melakukan pengadaan peralatan di bidang meteorologi, klimatologi dan geofisika.
Baca Juga:&amp;nbsp;BPBD Cianjur: 9 Meninggal Dunia Akibat Gempa, 3 di Antaranya Balita
Namun belum usai Roberth membacakan agenda rapat, Pantauan MNC Portal melalui kanal YouTube Komisi V DPR RI, kamera penyorot terguncang akibat gempa.
&quot;Memerlukan peningkatan sumber daya manusia dan perlengkapan peralatan. Gempa, ini BMKG bikin gempa ini,&quot; kata Roberth.Setelah guncangan selesai, ada interupsi dari BMKG untuk segera melakukan evakuasi darurat jika terjadi gempa susulan. Akhirnya Roberth memutuskan untuk rapat diskors hingga 30 menit.
&quot;Harusnya kalau gempa begini, kita keluar dulu, tunggu 30 menit, kemudian kita masuk lagi, jadi saya skors kita keluar dulu lah,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
