<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Surya Esa (ESSA) Targetkan Produksi Amonia Biru pada 2025</title><description>PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) menargetkan produksi blue ammonia atau amonia biru bisa dimulai pada 2025 mendatang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/23/278/2713458/surya-esa-essa-targetkan-produksi-amonia-biru-pada-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/23/278/2713458/surya-esa-essa-targetkan-produksi-amonia-biru-pada-2025"/><item><title>Surya Esa (ESSA) Targetkan Produksi Amonia Biru pada 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/23/278/2713458/surya-esa-essa-targetkan-produksi-amonia-biru-pada-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/23/278/2713458/surya-esa-essa-targetkan-produksi-amonia-biru-pada-2025</guid><pubDate>Rabu 23 November 2022 18:04 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/23/278/2713458/surya-esa-essa-targetkan-produksi-amonia-biru-pada-2025-Z2jup2Ncat.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ESSA targetkan produksi amonia biru (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/23/278/2713458/surya-esa-essa-targetkan-produksi-amonia-biru-pada-2025-Z2jup2Ncat.jpg</image><title>ESSA targetkan produksi amonia biru (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) menargetkan produksi blue ammonia atau amonia biru bisa dimulai pada 2025 mendatang.
&amp;ldquo;Saat ini, kami masih anggap (blue ammonia) bisa berproduksi sekitar tahun 2025,&amp;rdquo; kata Wakil Presiden Direktur ESSA Kanishk Laroya, dalam paparan publik secara virtual, Rabu (23/11/2022).
BACA JUGA:Surya Esa Perkasa (ESSA) Tebar Dividen Rp78,3 Miliar

Sebagaimana diketahui, emiten di bidang energi dan kimia ini melalui anak perusahaannya yakni, PT Panca Amara Utama (PAU), telah melanjutkan studi kelayakan proyek blue ammonia sesuai dengan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Japan Oil, Gas, and Metal National Corporation (JOGMEC), Mitsubishi Corporation (MC) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Maret 2021.
BACA JUGA:Pertama Kali Sejak IPO, Surya Esa Perkasa (ESSA) Bagi Dividen Rp78,3 Miliar

Kemudian, pada Agustus 2022 lalu, PT Panca Amara Utama telah menandatangani MoU dengan JGC Corporation untuk mengukur emisi Gas Rumah Kaca (GRK) di pabrik amonia miliknya. Adapun, studi kelayakan dan pengukuran GRK ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2023.
Nantinya, JGC akan mengukur emisi GRK di pabrik amonia PAU dari bulan November hingga Desember 2022 berdasarkan MOU yang ditandatangani, dengan menggunakan kamera inframerah, drone, satelit-satelit, dan lainnya. Juga, akan menghitung hasil emisi GRK dari amonia per ton untuk menghitung nilai CI pada produk amonia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun, proyek blue ammonia merupakan bagian dari langkah ekspansi  bisnis, serta menjadi fokus utama perseroan dalam upaya menjajaki  berbagai peluang bisnis hilir terkait gas.
Sementara itu, terkait pengembangan green ammonia atau amonia hijau,  Kanishk menyatakan bahwa perseroan belum akan masuk ke dalam sektor  bisnis tersebut. Namun, perseroan tetap mengamati potensi terkait amonia  hijau ke depannya.
&amp;ldquo;Jadi perusahaan sangat tertarik, tapi untuk saat ini belum memiliki rencana untuk mengembangkan green ammonia,&amp;rdquo; pungkas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) menargetkan produksi blue ammonia atau amonia biru bisa dimulai pada 2025 mendatang.
&amp;ldquo;Saat ini, kami masih anggap (blue ammonia) bisa berproduksi sekitar tahun 2025,&amp;rdquo; kata Wakil Presiden Direktur ESSA Kanishk Laroya, dalam paparan publik secara virtual, Rabu (23/11/2022).
BACA JUGA:Surya Esa Perkasa (ESSA) Tebar Dividen Rp78,3 Miliar

Sebagaimana diketahui, emiten di bidang energi dan kimia ini melalui anak perusahaannya yakni, PT Panca Amara Utama (PAU), telah melanjutkan studi kelayakan proyek blue ammonia sesuai dengan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Japan Oil, Gas, and Metal National Corporation (JOGMEC), Mitsubishi Corporation (MC) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Maret 2021.
BACA JUGA:Pertama Kali Sejak IPO, Surya Esa Perkasa (ESSA) Bagi Dividen Rp78,3 Miliar

Kemudian, pada Agustus 2022 lalu, PT Panca Amara Utama telah menandatangani MoU dengan JGC Corporation untuk mengukur emisi Gas Rumah Kaca (GRK) di pabrik amonia miliknya. Adapun, studi kelayakan dan pengukuran GRK ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2023.
Nantinya, JGC akan mengukur emisi GRK di pabrik amonia PAU dari bulan November hingga Desember 2022 berdasarkan MOU yang ditandatangani, dengan menggunakan kamera inframerah, drone, satelit-satelit, dan lainnya. Juga, akan menghitung hasil emisi GRK dari amonia per ton untuk menghitung nilai CI pada produk amonia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun, proyek blue ammonia merupakan bagian dari langkah ekspansi  bisnis, serta menjadi fokus utama perseroan dalam upaya menjajaki  berbagai peluang bisnis hilir terkait gas.
Sementara itu, terkait pengembangan green ammonia atau amonia hijau,  Kanishk menyatakan bahwa perseroan belum akan masuk ke dalam sektor  bisnis tersebut. Namun, perseroan tetap mengamati potensi terkait amonia  hijau ke depannya.
&amp;ldquo;Jadi perusahaan sangat tertarik, tapi untuk saat ini belum memiliki rencana untuk mengembangkan green ammonia,&amp;rdquo; pungkas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
