<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Tugaskan Mardiono Jaga Ketahanan Pangan Dampak Krisis Global</title><description>Jokowi melantik Muhamad Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/23/320/2713199/jokowi-tugaskan-mardiono-jaga-ketahanan-pangan-dampak-krisis-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/23/320/2713199/jokowi-tugaskan-mardiono-jaga-ketahanan-pangan-dampak-krisis-global"/><item><title>Jokowi Tugaskan Mardiono Jaga Ketahanan Pangan Dampak Krisis Global</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/23/320/2713199/jokowi-tugaskan-mardiono-jaga-ketahanan-pangan-dampak-krisis-global</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/23/320/2713199/jokowi-tugaskan-mardiono-jaga-ketahanan-pangan-dampak-krisis-global</guid><pubDate>Rabu 23 November 2022 13:35 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/23/320/2713199/jokowi-tugaskan-mardiono-jaga-ketahanan-pangan-dampak-krisis-global-fddXtgdjJZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi lantik Muhamad Mardiono (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/23/320/2713199/jokowi-tugaskan-mardiono-jaga-ketahanan-pangan-dampak-krisis-global-fddXtgdjJZ.jpg</image><title>Presiden Jokowi lantik Muhamad Mardiono (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Muhamad Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan. Dia menugaskan Mardiono untuk membantu upaya memperkuat ketahanan pangan domestik guna mengantisipasi dampak resesi dan krisis global.
BACA JUGA:Joe Biden Soroti Krisis Pangan Dunia akibat Agresi Rusia

&quot;Bagaimana terus membangun ketahanan pangan dalam negeri kita karena kita tahu juga saat ini sedang menghadapi resesi krisis dunia yang pangan adalah menjadi prioritas utama,&quot; kata Mardiono dilansir dari Antara, Rabu (23/11/2022).
Presiden, kata Mardiono, memberi perintah pada dirinya untuk terus melakukan koordinasi dengan instansi-instansi pemerintah, melakukan kunjungan ke lapangan, serta melakukan kajian-kajian terkait upaya meningkatkan ketahanan pangan dan mengentaskan kemiskinan.
BACA JUGA:48 Negara Berkembang Bakal Hadapi Krisis Pangan, Jokowi: Ini Sangat Serius

Dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), kata Mardiono, dirinya juga diberi tugas oleh Presiden untuk mengawal tujuan pertama SDGs yakni pengentasan kemiskinan dan tujuan kedua SDGs yaitu ketahanan pangan. Dia menjelaskan upaya meningkatkan ketahanan pangan akan dilakukan sesuai Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah.
&quot;Selanjutnya saya akan memastikan bahwa tren angka kemiskinan akan terus menurun,&quot; kata dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xNi80LzE1NzAzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Jumlah penduduk miskin di Indonesia menurut Badan Pusat Statistik  (BPS) mencapai 26,16 juta orang atau 9,54 persen dari total penduduk  Indonesia, hingga Maret 2022.
Sedangkan berdasarkan Indeks Ketahanan Pangan Global, indeks  Indonesia saat ini tercatat sebesar 60,2 poin. Indeks tersebut ini  menunjukkan bahwa ketahanan pangan Indonesia dalam kategori moderat.
&quot;Perlu untuk terus melakukan penguatan terhadap kesediaan kualitas  dan keberlanjutan pasokan pangan serta keterjangkauan harga pangan yang  bisa dijangkau oleh rakyat Indonesia,&quot; kata dia.
Mardiono sebelumnya telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai  Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Di luar pemerintahan,  Mardiono saat ini merupakan Pelaksana Tugas Ketua Umum DPP Partai  Persatuan Pembangunan (PPP).</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Muhamad Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan. Dia menugaskan Mardiono untuk membantu upaya memperkuat ketahanan pangan domestik guna mengantisipasi dampak resesi dan krisis global.
BACA JUGA:Joe Biden Soroti Krisis Pangan Dunia akibat Agresi Rusia

&quot;Bagaimana terus membangun ketahanan pangan dalam negeri kita karena kita tahu juga saat ini sedang menghadapi resesi krisis dunia yang pangan adalah menjadi prioritas utama,&quot; kata Mardiono dilansir dari Antara, Rabu (23/11/2022).
Presiden, kata Mardiono, memberi perintah pada dirinya untuk terus melakukan koordinasi dengan instansi-instansi pemerintah, melakukan kunjungan ke lapangan, serta melakukan kajian-kajian terkait upaya meningkatkan ketahanan pangan dan mengentaskan kemiskinan.
BACA JUGA:48 Negara Berkembang Bakal Hadapi Krisis Pangan, Jokowi: Ini Sangat Serius

Dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), kata Mardiono, dirinya juga diberi tugas oleh Presiden untuk mengawal tujuan pertama SDGs yakni pengentasan kemiskinan dan tujuan kedua SDGs yaitu ketahanan pangan. Dia menjelaskan upaya meningkatkan ketahanan pangan akan dilakukan sesuai Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah.
&quot;Selanjutnya saya akan memastikan bahwa tren angka kemiskinan akan terus menurun,&quot; kata dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xNi80LzE1NzAzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Jumlah penduduk miskin di Indonesia menurut Badan Pusat Statistik  (BPS) mencapai 26,16 juta orang atau 9,54 persen dari total penduduk  Indonesia, hingga Maret 2022.
Sedangkan berdasarkan Indeks Ketahanan Pangan Global, indeks  Indonesia saat ini tercatat sebesar 60,2 poin. Indeks tersebut ini  menunjukkan bahwa ketahanan pangan Indonesia dalam kategori moderat.
&quot;Perlu untuk terus melakukan penguatan terhadap kesediaan kualitas  dan keberlanjutan pasokan pangan serta keterjangkauan harga pangan yang  bisa dijangkau oleh rakyat Indonesia,&quot; kata dia.
Mardiono sebelumnya telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai  Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Di luar pemerintahan,  Mardiono saat ini merupakan Pelaksana Tugas Ketua Umum DPP Partai  Persatuan Pembangunan (PPP).</content:encoded></item></channel></rss>
