<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tips Investasi bagi Para Fresh Graduate</title><description>Tips investasi bagi para fresh graduate yang baru memiliki income.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/23/622/2713467/tips-investasi-bagi-para-fresh-graduate</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/23/622/2713467/tips-investasi-bagi-para-fresh-graduate"/><item><title>Tips Investasi bagi Para Fresh Graduate</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/23/622/2713467/tips-investasi-bagi-para-fresh-graduate</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/23/622/2713467/tips-investasi-bagi-para-fresh-graduate</guid><pubDate>Rabu 23 November 2022 18:18 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/23/622/2713467/tips-investasi-bagi-para-fresh-graduate-PVzmdZ2mOc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips investasi bagi fresh graduate (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/23/622/2713467/tips-investasi-bagi-para-fresh-graduate-PVzmdZ2mOc.jpg</image><title>Tips investasi bagi fresh graduate (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tips investasi bagi para fresh graduate yang baru memiliki income. Financial Planer Herfina Edward menyarankan untuk para fresh Graduate jangan langsung lompat tangga mengalihkan semua utangnya ke investasi.
Menurutnya, yang paling penting untuk seseorang yang baru mempunyai income adalah membangun fondasi keuangan yang kuat melalui perencanaan keuangan.
BACA JUGA:4 Tips Investasi Saham Jangka Panjang, Nomor 3 Harus Sering Dilakukan

&quot;Jadi orang baru punya income, langsung investasi, harapannya ingin langsung cepat kaya, padahal secara fondasi keuangan, kurang oke perencanaan yang seperti itu,&quot; ujar Herfina dalam podcast aksi nyata melalui kanal YouTube Perindo, Rabu (23/11/2022).
Dia memaparkan, yang paling penting dalam mengatur keuangan adalah lebih dahulu mempersiapkan dana darurat, asuransi, dan ketika hal tersebut sudah terpenuhi maka barulah bisa melakukan investasi.
BACA JUGA:Tips Investasi dan Rekomendasi Saham Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

&quot;Jadi kalau berbicara perencanaan keuangan itu harus ada step, mulai dari punya income, asuransi tentunya, dana darurat, baru boleh Investasi,&quot; sambungnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wMi80LzE1NjEyOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Akan tetapi fenomena yang terjadi saat ini justru banyak yang baru  mempunyai income, namun langsung masuk ke investasi. Hal tersebut  akhirnya berpotensi gagal dalam menghimpun uang, ketika portofolio  investasi sedang buruk.
&quot;Banyak tujuan itu tidak tercapai karena banyak yang langsung loncat  tangga ternyata ke investasi, padahal banyak risiko kehidupan masih  banyak terjadi,&quot; kata Herfina.
&quot;Tetapi kalau kita punya fondasi keuangan yang kuat, hal ini bisa diminimalisir dan tujuannya bisa tercapai,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tips investasi bagi para fresh graduate yang baru memiliki income. Financial Planer Herfina Edward menyarankan untuk para fresh Graduate jangan langsung lompat tangga mengalihkan semua utangnya ke investasi.
Menurutnya, yang paling penting untuk seseorang yang baru mempunyai income adalah membangun fondasi keuangan yang kuat melalui perencanaan keuangan.
BACA JUGA:4 Tips Investasi Saham Jangka Panjang, Nomor 3 Harus Sering Dilakukan

&quot;Jadi orang baru punya income, langsung investasi, harapannya ingin langsung cepat kaya, padahal secara fondasi keuangan, kurang oke perencanaan yang seperti itu,&quot; ujar Herfina dalam podcast aksi nyata melalui kanal YouTube Perindo, Rabu (23/11/2022).
Dia memaparkan, yang paling penting dalam mengatur keuangan adalah lebih dahulu mempersiapkan dana darurat, asuransi, dan ketika hal tersebut sudah terpenuhi maka barulah bisa melakukan investasi.
BACA JUGA:Tips Investasi dan Rekomendasi Saham Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

&quot;Jadi kalau berbicara perencanaan keuangan itu harus ada step, mulai dari punya income, asuransi tentunya, dana darurat, baru boleh Investasi,&quot; sambungnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wMi80LzE1NjEyOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Akan tetapi fenomena yang terjadi saat ini justru banyak yang baru  mempunyai income, namun langsung masuk ke investasi. Hal tersebut  akhirnya berpotensi gagal dalam menghimpun uang, ketika portofolio  investasi sedang buruk.
&quot;Banyak tujuan itu tidak tercapai karena banyak yang langsung loncat  tangga ternyata ke investasi, padahal banyak risiko kehidupan masih  banyak terjadi,&quot; kata Herfina.
&quot;Tetapi kalau kita punya fondasi keuangan yang kuat, hal ini bisa diminimalisir dan tujuannya bisa tercapai,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
