<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Vaksin IndoVac, Erick Thohir: RI Bisa Tekan Ketergantungan Impor</title><description>Vaksin IndoVac produksi PT Bio Farma (Persero) bisa mengurangi ketergantungan impor RI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/24/320/2713973/ada-vaksin-indovac-erick-thohir-ri-bisa-tekan-ketergantungan-impor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/24/320/2713973/ada-vaksin-indovac-erick-thohir-ri-bisa-tekan-ketergantungan-impor"/><item><title>Ada Vaksin IndoVac, Erick Thohir: RI Bisa Tekan Ketergantungan Impor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/24/320/2713973/ada-vaksin-indovac-erick-thohir-ri-bisa-tekan-ketergantungan-impor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/24/320/2713973/ada-vaksin-indovac-erick-thohir-ri-bisa-tekan-ketergantungan-impor</guid><pubDate>Kamis 24 November 2022 13:50 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/24/320/2713973/ada-vaksin-indovac-erick-thohir-ri-bisa-tekan-ketergantungan-impor-yoWiaI0PPN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vaksin Indovac kurangi ketergantungan impor (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/24/320/2713973/ada-vaksin-indovac-erick-thohir-ri-bisa-tekan-ketergantungan-impor-yoWiaI0PPN.jpg</image><title>Vaksin Indovac kurangi ketergantungan impor (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Vaksin IndoVac produksi PT Bio Farma (Persero) bisa mengurangi ketergantungan impor RI. Adanya vaksin IndoVac juga menjadi bukti bahwa Indonesia bisa mandiri di sektor kesehatan nasional.
&quot;Tak hanya menjaga ketahanan sektor kesehatan, IndoVac juga ingin memperkuat kemandirian sektor kesehatan nasional. Dengan vaksin sendiri, tentu kita dapat menekan ketergantungan impor vaksin, bahkan kalau bisa menghentikannya karena sudah mampu produksi sendiri,&quot; ujar Menteri BUMN Erick Thohir dilansir dari Antara, Kamis (24/11/2022).
BACA JUGA:Lansia Disarankan Pakai Vaksin Antibodi Monoklonal untuk Cegah Covid-19, Jenis Apa Itu? 

Vaksin ini menjadi terobosan dan pengakuan bahwa Indonesia mampu memproduksi vaksin COVID-19 secara mandiri. IndoVac yang merupakan hasil kerja sama antara holding BUMN farmasi dengan Baylor College of Medicine (BCM) Amerika Serikat, merupakan langkah konkret yang ditunjukkan BUMN dalam membantu pemerintah mewujudkan ketahanan kesehatan nasional.
&quot;BUMN mendukung penuh proses vaksinasi melalui Indonesia Vaccine atau IndoVac,&quot; kata Erick.
BACA JUGA:Jokowi Jalani Suntik Vaksin Booster Kedua Hari Ini 

Keberadaan vaksin buatan dalam negeri juga akan terus meningkatkan penguatan ekosistem sektor kesehatan di BUMN. Erick mendorong sinergitas maupun konsolidasi holding farmasi dan holding rumah sakit agar menjadi sebuah ekosistem yang terintegrasi dari hulu ke hilir.
&quot;Konsolidasi ekosistem kesehatan nasional, termasuk untuk sektor riset dan pengembangan (RnD) harus terus dilakukan. Kita tidak tahu ke depan tantangan sektor kesehatan seperti pandemi terjadi lagi, untuk itu kita harus bersiap sedini mungkin,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMS8zNC8xNTcyNTQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mendampingi Presiden Joko  Widodo (Jokowi) yang menerima suntikan dosis kedua booster di teras  Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat (Jabar).
&quot;Alhamdulillah, pagi ini kami bisa memberikan vaksin booster untuk  bapak dan ibu lansia di Bogor menggunakan vaksin buatan Indonesia,  IndoVac,&quot; ujar Erick.
Erick menyampaikan Presiden Jokowi juga turut melaksanakan vaksinasi  booster kedua. Hal ini, menurut Erick, menjadi bukti nyata bahwa vaksin  karya anak bangsa memiliki kualitas yang baik, aman, dan halal. Produksi  IndoVac oleh Bio Farma merupakan komitmen BUMN dalam optimalisasi  penanganan pandemi COVID-19.
Vaksinasi booster merupakan hal yang krusial. Berdasarkan pernyataan  Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, ucap Erick, terdapat 60% pasien  covid-19 yang dirawat di rumah sakit yang belum vaksinasi booster dan  80% korban meninggal dunia belum mendapatkan vaksinasi booster.
&quot;Kasus Covid-19 sedang meningkat. Mari kita lindungi diri sendiri dan  keluarga, salah satunya dengan vaksin booster,&quot; kata Erick.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Vaksin IndoVac produksi PT Bio Farma (Persero) bisa mengurangi ketergantungan impor RI. Adanya vaksin IndoVac juga menjadi bukti bahwa Indonesia bisa mandiri di sektor kesehatan nasional.
&quot;Tak hanya menjaga ketahanan sektor kesehatan, IndoVac juga ingin memperkuat kemandirian sektor kesehatan nasional. Dengan vaksin sendiri, tentu kita dapat menekan ketergantungan impor vaksin, bahkan kalau bisa menghentikannya karena sudah mampu produksi sendiri,&quot; ujar Menteri BUMN Erick Thohir dilansir dari Antara, Kamis (24/11/2022).
BACA JUGA:Lansia Disarankan Pakai Vaksin Antibodi Monoklonal untuk Cegah Covid-19, Jenis Apa Itu? 

Vaksin ini menjadi terobosan dan pengakuan bahwa Indonesia mampu memproduksi vaksin COVID-19 secara mandiri. IndoVac yang merupakan hasil kerja sama antara holding BUMN farmasi dengan Baylor College of Medicine (BCM) Amerika Serikat, merupakan langkah konkret yang ditunjukkan BUMN dalam membantu pemerintah mewujudkan ketahanan kesehatan nasional.
&quot;BUMN mendukung penuh proses vaksinasi melalui Indonesia Vaccine atau IndoVac,&quot; kata Erick.
BACA JUGA:Jokowi Jalani Suntik Vaksin Booster Kedua Hari Ini 

Keberadaan vaksin buatan dalam negeri juga akan terus meningkatkan penguatan ekosistem sektor kesehatan di BUMN. Erick mendorong sinergitas maupun konsolidasi holding farmasi dan holding rumah sakit agar menjadi sebuah ekosistem yang terintegrasi dari hulu ke hilir.
&quot;Konsolidasi ekosistem kesehatan nasional, termasuk untuk sektor riset dan pengembangan (RnD) harus terus dilakukan. Kita tidak tahu ke depan tantangan sektor kesehatan seperti pandemi terjadi lagi, untuk itu kita harus bersiap sedini mungkin,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMS8zNC8xNTcyNTQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mendampingi Presiden Joko  Widodo (Jokowi) yang menerima suntikan dosis kedua booster di teras  Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat (Jabar).
&quot;Alhamdulillah, pagi ini kami bisa memberikan vaksin booster untuk  bapak dan ibu lansia di Bogor menggunakan vaksin buatan Indonesia,  IndoVac,&quot; ujar Erick.
Erick menyampaikan Presiden Jokowi juga turut melaksanakan vaksinasi  booster kedua. Hal ini, menurut Erick, menjadi bukti nyata bahwa vaksin  karya anak bangsa memiliki kualitas yang baik, aman, dan halal. Produksi  IndoVac oleh Bio Farma merupakan komitmen BUMN dalam optimalisasi  penanganan pandemi COVID-19.
Vaksinasi booster merupakan hal yang krusial. Berdasarkan pernyataan  Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, ucap Erick, terdapat 60% pasien  covid-19 yang dirawat di rumah sakit yang belum vaksinasi booster dan  80% korban meninggal dunia belum mendapatkan vaksinasi booster.
&quot;Kasus Covid-19 sedang meningkat. Mari kita lindungi diri sendiri dan  keluarga, salah satunya dengan vaksin booster,&quot; kata Erick.</content:encoded></item></channel></rss>
