<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Ancaman Resesi, Sri Mulyani Masih Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,3%</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa ekonomi Indonesia di tahun 2022 diperkirakan akan tumbuh lebih baik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/24/320/2714087/heboh-ancaman-resesi-sri-mulyani-masih-optimistis-ekonomi-ri-tumbuh-5-3</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/24/320/2714087/heboh-ancaman-resesi-sri-mulyani-masih-optimistis-ekonomi-ri-tumbuh-5-3"/><item><title>Heboh Ancaman Resesi, Sri Mulyani Masih Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,3%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/24/320/2714087/heboh-ancaman-resesi-sri-mulyani-masih-optimistis-ekonomi-ri-tumbuh-5-3</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/24/320/2714087/heboh-ancaman-resesi-sri-mulyani-masih-optimistis-ekonomi-ri-tumbuh-5-3</guid><pubDate>Kamis 24 November 2022 15:35 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/24/320/2714087/heboh-ancaman-resesi-sri-mulyani-masih-optimistis-ekonomi-ri-tumbuh-5-3-ffwNIBPp45.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/24/320/2714087/heboh-ancaman-resesi-sri-mulyani-masih-optimistis-ekonomi-ri-tumbuh-5-3-ffwNIBPp45.jpg</image><title>Sri Mulyani. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa ekonomi Indonesia di tahun 2022 diperkirakan akan tumbuh lebih baik.

Hal ini sejalan dengan tren penguatan pemulihan ekonomi hingga triwulan III-2022.

&quot;Kita perkirakan (pertumbuhan ekonomi Indonesia) dalam level kisaran di 5,0-5,3% menurut perkiraan beberapa lembaga internasional, IMF memperkirakan 5,3%, sedangkan Bank Dunia 5,1%, sementara ADB di 5,4%, Bloomberg Consensus di 5,2%, dan OECD di November menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini di 5,3%,&quot; ujar Sri dalam konferensi pers APBN KITA di Jakarta, Kamis (24/11/2022).
BACA JUGA:Soroti Harga Komoditas Global, Sri Mulyani Waspadai Tahun 2023
Dia menyebutkan bahwa OECD merevisi ke bawah pertumbuhan Indonesia tahun depan, menjadi 4,7%, sementara IMF, ADB, Bloomberg Consensus di 5,0% dan Bank Dunia 5,1%.

&quot;Tentu ini adalah suatu proyeksi yang berdasarkan kemungkinan terjadinya dinamika global yang akan berimbas ke ekonomi kita, dan tentu bagaimana resiliensi atau daya tahan dari faktor-faktor perekonomian dalam negeri kita seperti konsumsi, investasi, maupun dari sisi government spending,&quot; ungkap Sri.
Untuk tahun 2022, konsumsi rumah tangga diperkirakan akan relatif stabil, sementara investasi diperkirakan meningkat di triwulan IV-2022.

Namun, sebut Sri, high base effect akan menjadi faktor moderasi pertumbuhan ekonomi nasional di triwulan tersebut.

&quot;Risiko global perlu terus diwaspadai, di antaranya PMI manufaktur global yang kontraksi selama 2 bulan terakhir. Tren inflasi juga masih tinggi khususnya di kawasan Eropa dan Amerika Serikat (AS), dan percepatan pengetatan kebijakan moneter negara-negara maju,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa ekonomi Indonesia di tahun 2022 diperkirakan akan tumbuh lebih baik.

Hal ini sejalan dengan tren penguatan pemulihan ekonomi hingga triwulan III-2022.

&quot;Kita perkirakan (pertumbuhan ekonomi Indonesia) dalam level kisaran di 5,0-5,3% menurut perkiraan beberapa lembaga internasional, IMF memperkirakan 5,3%, sedangkan Bank Dunia 5,1%, sementara ADB di 5,4%, Bloomberg Consensus di 5,2%, dan OECD di November menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini di 5,3%,&quot; ujar Sri dalam konferensi pers APBN KITA di Jakarta, Kamis (24/11/2022).
BACA JUGA:Soroti Harga Komoditas Global, Sri Mulyani Waspadai Tahun 2023
Dia menyebutkan bahwa OECD merevisi ke bawah pertumbuhan Indonesia tahun depan, menjadi 4,7%, sementara IMF, ADB, Bloomberg Consensus di 5,0% dan Bank Dunia 5,1%.

&quot;Tentu ini adalah suatu proyeksi yang berdasarkan kemungkinan terjadinya dinamika global yang akan berimbas ke ekonomi kita, dan tentu bagaimana resiliensi atau daya tahan dari faktor-faktor perekonomian dalam negeri kita seperti konsumsi, investasi, maupun dari sisi government spending,&quot; ungkap Sri.
Untuk tahun 2022, konsumsi rumah tangga diperkirakan akan relatif stabil, sementara investasi diperkirakan meningkat di triwulan IV-2022.

Namun, sebut Sri, high base effect akan menjadi faktor moderasi pertumbuhan ekonomi nasional di triwulan tersebut.

&quot;Risiko global perlu terus diwaspadai, di antaranya PMI manufaktur global yang kontraksi selama 2 bulan terakhir. Tren inflasi juga masih tinggi khususnya di kawasan Eropa dan Amerika Serikat (AS), dan percepatan pengetatan kebijakan moneter negara-negara maju,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
