<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Realisasi PNBP Rp476,5 Triliun, Sudah Hampir Capai Target 2022</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani melaporkan bahwa realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sudah hampir mencapai target tahun 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/24/320/2714127/realisasi-pnbp-rp476-5-triliun-sudah-hampir-capai-target-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/24/320/2714127/realisasi-pnbp-rp476-5-triliun-sudah-hampir-capai-target-2022"/><item><title>Realisasi PNBP Rp476,5 Triliun, Sudah Hampir Capai Target 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/24/320/2714127/realisasi-pnbp-rp476-5-triliun-sudah-hampir-capai-target-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/24/320/2714127/realisasi-pnbp-rp476-5-triliun-sudah-hampir-capai-target-2022</guid><pubDate>Kamis 24 November 2022 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/24/320/2714127/realisasi-pnbp-rp476-5-triliun-sudah-hampir-capai-target-2022-FVyrI7VAWD.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi uang. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/24/320/2714127/realisasi-pnbp-rp476-5-triliun-sudah-hampir-capai-target-2022-FVyrI7VAWD.JPG</image><title>Ilustrasi uang. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan bahwa realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sudah hampir mencapai target tahun 2022.
Pertumbuhan PNBP hingga Oktober 2022 sebesar 36,4% year-on-year(yoy), atau meningkat Rp127,2 triliun dari tahun sebelumnya.

&quot;Penerimaan PNBP kita sudah mencapai Rp476,5 triliun, atau setara 98,9% dari APBN Perpres 98/2022,&quot; ujar Sri dalam konferensi pers APBN KITA edisi November 2022 di Jakarta, Kamis(24/11/2022).

Tercatat PNBP sumber daya alam (SDA) migas sebesar Rp117,2 triliun. Angka ini tumbuh 65,7% yoy dan telah mencapai 84,2% dari target APBN, utamanya disebabkan kenaikan Indonesia Crude Price (ICP).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sri Mulyani Sebut Pemulihan Ekonomi RI Terkuat Dibanding Negara Lain, Ini Buktinya
&quot;Rata-rata ICP dalam sepuluh bulan terakhir, atau periode Januari-Oktober 2022 adalah USD100,09 per barel, meningkat 49,77%,&quot; ungkap Sri.

Sementara itu, PNBP SDA non migas mencapai Rp86,1 triliun, tumbuh 112,9% yoy dan telah mencapai 98,5% dari target APBN 2022, utamanya didorong kenaikan harga minerba.

PNBP SDA minerba mencapai Rp79,1 triliun, tumbuh 129,7%. &quot;Harga batu bara periode Januari-Oktober 2022 sebesar USD272,9 per ton atau naik 152%. harga nikel pun di periode Januari-Oktober 2022 naik 45,3%, menjadi sebesar USD25.836 per ton,&quot; ucap Sri.
&quot;PNBP SDA non minerba tumbuh 16,1% menjadi Rp7,0 triliun, terdiri dari kehutanan Rp4,4 triliun atau tumbuh 6,3%, perikanan Rp1 triliun atau tumbuh 111,7%, dan panas bumi Rp1,6 triliun atau tumbuh 14,7%,&quot; tambah Sri.

Sri juga mencatat pendapatan kekayaan negara dipisahkan (KND) tumbuh 35,3% atau 109,5% dari target APBN 2022. Pendapatan PNBP lainnya tumbuh 44,7% atau 143,9% dari target, ini terdiri dari penjualan hasil tambang (naik 160,3%), pendapatan DMO/minyak mentah (naik 539,8%), dan layanan pada Kementerian/Lembaga (K/L) yang tumbuh 4%.

&quot;Pendapatan BLU terkontraksi 26,3% utamanya disebabkan dari berkurangnya pendapatan pengelolaan dana perkebunan kelapa sawit akibat pengenaan tarif USD0 dan dampak pelarangan ekspor CPO,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan bahwa realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sudah hampir mencapai target tahun 2022.
Pertumbuhan PNBP hingga Oktober 2022 sebesar 36,4% year-on-year(yoy), atau meningkat Rp127,2 triliun dari tahun sebelumnya.

&quot;Penerimaan PNBP kita sudah mencapai Rp476,5 triliun, atau setara 98,9% dari APBN Perpres 98/2022,&quot; ujar Sri dalam konferensi pers APBN KITA edisi November 2022 di Jakarta, Kamis(24/11/2022).

Tercatat PNBP sumber daya alam (SDA) migas sebesar Rp117,2 triliun. Angka ini tumbuh 65,7% yoy dan telah mencapai 84,2% dari target APBN, utamanya disebabkan kenaikan Indonesia Crude Price (ICP).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sri Mulyani Sebut Pemulihan Ekonomi RI Terkuat Dibanding Negara Lain, Ini Buktinya
&quot;Rata-rata ICP dalam sepuluh bulan terakhir, atau periode Januari-Oktober 2022 adalah USD100,09 per barel, meningkat 49,77%,&quot; ungkap Sri.

Sementara itu, PNBP SDA non migas mencapai Rp86,1 triliun, tumbuh 112,9% yoy dan telah mencapai 98,5% dari target APBN 2022, utamanya didorong kenaikan harga minerba.

PNBP SDA minerba mencapai Rp79,1 triliun, tumbuh 129,7%. &quot;Harga batu bara periode Januari-Oktober 2022 sebesar USD272,9 per ton atau naik 152%. harga nikel pun di periode Januari-Oktober 2022 naik 45,3%, menjadi sebesar USD25.836 per ton,&quot; ucap Sri.
&quot;PNBP SDA non minerba tumbuh 16,1% menjadi Rp7,0 triliun, terdiri dari kehutanan Rp4,4 triliun atau tumbuh 6,3%, perikanan Rp1 triliun atau tumbuh 111,7%, dan panas bumi Rp1,6 triliun atau tumbuh 14,7%,&quot; tambah Sri.

Sri juga mencatat pendapatan kekayaan negara dipisahkan (KND) tumbuh 35,3% atau 109,5% dari target APBN 2022. Pendapatan PNBP lainnya tumbuh 44,7% atau 143,9% dari target, ini terdiri dari penjualan hasil tambang (naik 160,3%), pendapatan DMO/minyak mentah (naik 539,8%), dan layanan pada Kementerian/Lembaga (K/L) yang tumbuh 4%.

&quot;Pendapatan BLU terkontraksi 26,3% utamanya disebabkan dari berkurangnya pendapatan pengelolaan dana perkebunan kelapa sawit akibat pengenaan tarif USD0 dan dampak pelarangan ekspor CPO,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
