<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Victoria Investama (VICO) Bakal Rights Issue 9,96 Miliar Saham</title><description>PT Victoria Investama Tbk (VICO) bakal menerbitkan rights issue atau  penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/25/278/2714844/victoria-investama-vico-bakal-rights-issue-9-96-miliar-saham</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/25/278/2714844/victoria-investama-vico-bakal-rights-issue-9-96-miliar-saham"/><item><title>Victoria Investama (VICO) Bakal Rights Issue 9,96 Miliar Saham</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/25/278/2714844/victoria-investama-vico-bakal-rights-issue-9-96-miliar-saham</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/25/278/2714844/victoria-investama-vico-bakal-rights-issue-9-96-miliar-saham</guid><pubDate>Jum'at 25 November 2022 16:14 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/25/278/2714844/victoria-investama-vico-bakal-rights-issue-9-96-miliar-saham-sIfZX5cfmp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">VICO bakal rights issue (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/25/278/2714844/victoria-investama-vico-bakal-rights-issue-9-96-miliar-saham-sIfZX5cfmp.jpg</image><title>VICO bakal rights issue (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Victoria Investama Tbk (VICO) bakal menerbitkan rights issue atau penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Perseroan akan menerbitkan sebanyak 9,96 miliar saham atau setara 49,75% dari total modal ditempatkan dan disetor.
Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (25/11/2022), perseroan menetapkan harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp180 per saham. Dengan demikian, VICO mengincar dana sebesar Rp1,79 triliun.
BACA JUGA:Bank Bumi Arta (BNBA) Rights Issue 616 Juta Saham

Setiap pemegang 100 saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan pada 5 Desember 2022, berhak atas 99 HMETD, di mana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru.
&amp;ldquo;HMETD diperdagangkan di BEI dan dilaksanakan selama 5 hari kerja, mulai 7 Desember 2022 hingga 13 Desember 2022,&amp;rdquo; demikian tertulis dalam prospektus, dikutip Jumat (25/11/2022).
BACA JUGA:Bank Bumi Arta (BNBA) Rights Issue 616 Juta Saham

Sementara itu, PT Gratamulia Pratama (GMP) selaku pengendali perseroan, menyatakan akan melaksanakan sebagian HMETD yang akan dimilikinya yaitu sebesar 2,07 miliar lembar. Selanjutnya, Chemical Asia Corporation PTE LTD (CAC) selaku pemegang saham perseroan, menegaskan akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya yaitu sebesar 867,29 juta lembar.
Lalu, Suzanna Tanojo selaku Ultimate Beneficial Owner perseroan, menegaskan akan melaksanakan sebagian HMETD yang dimilikinya yaitu sebesar 805,55 juta lembar saham.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya dalam rights issue  ini, akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham sebesar  49,75%,&amp;rdquo; lanjut prospektus.
Sekitar 12,30% atau sebesar Rp220 miliar dari dana hasil rights issue  akan digunakan untuk mengambil bagian sesuai dengan porsinya atas  saham-saham yang akan dikeluarkan PT Bank Victoria International Tbk  (BVIC), dalam rencana rights issue BVIC pada kuartal IV tahun 2022 dalam  rangka memenuhi ketentuan modal inti minimum bank sebesar Rp3 triliun.
Kemudian, sebesar 8,10% atau sekitar Rp145 miliar akan digunakan  untuk melakukan pengambilalihan terhadap senilai Rp288 miliar atau  sebanyak 288 juta saham PT Bank Victoria Syariah (BVIS) yang dimiliki  oleh BVIC. Sedangkan, sebagian sisa dana lainnya digunakan untuk  melengkapi nilai dana pengambilalihan BVIS, yaitu sekitar Rp143 miliar  akan menggunakan dana kas operasional perseroan.
Lalu, sebesar 33,51% atau sekitar Rp600 miliar akan digunakan untuk  mengambil bagian atas saham-saham yang akan dikeluarkan BVIS dalam  rencana penambahan modal BVIS, untuk memenuhi ketentuan modal inti  minimum bank sebesar Rp1 triliun.
Sisanya akan digunakan seluruhnya sebagai modal kerja untuk menunjang  kegiatan operasional perseroan, namun tidak terbatas untuk biaya gaji,  tunjangan karyawan maupun biaya operasional kantor.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Victoria Investama Tbk (VICO) bakal menerbitkan rights issue atau penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Perseroan akan menerbitkan sebanyak 9,96 miliar saham atau setara 49,75% dari total modal ditempatkan dan disetor.
Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (25/11/2022), perseroan menetapkan harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp180 per saham. Dengan demikian, VICO mengincar dana sebesar Rp1,79 triliun.
BACA JUGA:Bank Bumi Arta (BNBA) Rights Issue 616 Juta Saham

Setiap pemegang 100 saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan pada 5 Desember 2022, berhak atas 99 HMETD, di mana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru.
&amp;ldquo;HMETD diperdagangkan di BEI dan dilaksanakan selama 5 hari kerja, mulai 7 Desember 2022 hingga 13 Desember 2022,&amp;rdquo; demikian tertulis dalam prospektus, dikutip Jumat (25/11/2022).
BACA JUGA:Bank Bumi Arta (BNBA) Rights Issue 616 Juta Saham

Sementara itu, PT Gratamulia Pratama (GMP) selaku pengendali perseroan, menyatakan akan melaksanakan sebagian HMETD yang akan dimilikinya yaitu sebesar 2,07 miliar lembar. Selanjutnya, Chemical Asia Corporation PTE LTD (CAC) selaku pemegang saham perseroan, menegaskan akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya yaitu sebesar 867,29 juta lembar.
Lalu, Suzanna Tanojo selaku Ultimate Beneficial Owner perseroan, menegaskan akan melaksanakan sebagian HMETD yang dimilikinya yaitu sebesar 805,55 juta lembar saham.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya dalam rights issue  ini, akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham sebesar  49,75%,&amp;rdquo; lanjut prospektus.
Sekitar 12,30% atau sebesar Rp220 miliar dari dana hasil rights issue  akan digunakan untuk mengambil bagian sesuai dengan porsinya atas  saham-saham yang akan dikeluarkan PT Bank Victoria International Tbk  (BVIC), dalam rencana rights issue BVIC pada kuartal IV tahun 2022 dalam  rangka memenuhi ketentuan modal inti minimum bank sebesar Rp3 triliun.
Kemudian, sebesar 8,10% atau sekitar Rp145 miliar akan digunakan  untuk melakukan pengambilalihan terhadap senilai Rp288 miliar atau  sebanyak 288 juta saham PT Bank Victoria Syariah (BVIS) yang dimiliki  oleh BVIC. Sedangkan, sebagian sisa dana lainnya digunakan untuk  melengkapi nilai dana pengambilalihan BVIS, yaitu sekitar Rp143 miliar  akan menggunakan dana kas operasional perseroan.
Lalu, sebesar 33,51% atau sekitar Rp600 miliar akan digunakan untuk  mengambil bagian atas saham-saham yang akan dikeluarkan BVIS dalam  rencana penambahan modal BVIS, untuk memenuhi ketentuan modal inti  minimum bank sebesar Rp1 triliun.
Sisanya akan digunakan seluruhnya sebagai modal kerja untuk menunjang  kegiatan operasional perseroan, namun tidak terbatas untuk biaya gaji,  tunjangan karyawan maupun biaya operasional kantor.</content:encoded></item></channel></rss>
