<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Telur Sumbang Inflasi 0,18% di Minggu ke-4 November 2022</title><description>Inflasi di minggu keempat November 2022 sebesar 0,18% month-to-month (mtm)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/25/320/2715000/telur-sumbang-inflasi-0-18-di-minggu-ke-4-november-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/25/320/2715000/telur-sumbang-inflasi-0-18-di-minggu-ke-4-november-2022"/><item><title>Telur Sumbang Inflasi 0,18% di Minggu ke-4 November 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/25/320/2715000/telur-sumbang-inflasi-0-18-di-minggu-ke-4-november-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/25/320/2715000/telur-sumbang-inflasi-0-18-di-minggu-ke-4-november-2022</guid><pubDate>Jum'at 25 November 2022 19:51 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/25/320/2715000/telur-sumbang-inflasi-0-18-di-minggu-ke-4-november-2022-u7PEa39Ejc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Telur Sumbang Inflasi ke-4 di November 2022. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/25/320/2715000/telur-sumbang-inflasi-0-18-di-minggu-ke-4-november-2022-u7PEa39Ejc.jpg</image><title>Telur Sumbang Inflasi ke-4 di November 2022. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA - Inflasi di minggu keempat November 2022 sebesar 0,18% month-to-month (mtm). Hal ini Berdasarkan Survei Pemantauan Harga Bank Indonesia (BI) pada minggu IV November 2022.
&quot;Komoditas utama penyumbang inflasi November 2022 sampai dengan minggu ke empat yaitu telur ayam ras dan tomat masing-masing sebesar 0,03% (mtm), daging ayam ras, air kemasan, emas perhiasan, dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,02% (mtm), tempe, jeruk, sawi hijau, tahu mentah, beras, dan minyak goreng masing-masing sebesar 0,01% (mtm),&quot; ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono di Jakarta, Jumat (25/11/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kisah Black Friday Tahun Ini Redup karena Tingginya Inflasi
Sementara itu, sejumlah komoditas yang menyumbang deflasi pada periode ini yaitu cabai merah sebesar -0,09% (mtm), cabai rawit sebesar -0,03% (mtm), serta bawang putih dan angkutan udara masing-masing sebesar -0,01% (mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;Jaga Inflasi, Menko Airlangga Pantau Harga dan Pasokan Pangan di Daerah
&quot;Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut,&quot; pungkas Erwin.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA - Inflasi di minggu keempat November 2022 sebesar 0,18% month-to-month (mtm). Hal ini Berdasarkan Survei Pemantauan Harga Bank Indonesia (BI) pada minggu IV November 2022.
&quot;Komoditas utama penyumbang inflasi November 2022 sampai dengan minggu ke empat yaitu telur ayam ras dan tomat masing-masing sebesar 0,03% (mtm), daging ayam ras, air kemasan, emas perhiasan, dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,02% (mtm), tempe, jeruk, sawi hijau, tahu mentah, beras, dan minyak goreng masing-masing sebesar 0,01% (mtm),&quot; ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono di Jakarta, Jumat (25/11/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kisah Black Friday Tahun Ini Redup karena Tingginya Inflasi
Sementara itu, sejumlah komoditas yang menyumbang deflasi pada periode ini yaitu cabai merah sebesar -0,09% (mtm), cabai rawit sebesar -0,03% (mtm), serta bawang putih dan angkutan udara masing-masing sebesar -0,01% (mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;Jaga Inflasi, Menko Airlangga Pantau Harga dan Pasokan Pangan di Daerah
&quot;Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut,&quot; pungkas Erwin.</content:encoded></item></channel></rss>
