<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Tawarkan Proyek IKN ke Brunei Darussalam</title><description>Indonesia menawarkan proyek infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur ke Brunei Darussalam.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/25/470/2714669/ri-tawarkan-proyek-ikn-ke-brunei-darussalam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/25/470/2714669/ri-tawarkan-proyek-ikn-ke-brunei-darussalam"/><item><title>RI Tawarkan Proyek IKN ke Brunei Darussalam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/25/470/2714669/ri-tawarkan-proyek-ikn-ke-brunei-darussalam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/25/470/2714669/ri-tawarkan-proyek-ikn-ke-brunei-darussalam</guid><pubDate>Jum'at 25 November 2022 13:27 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/25/470/2714669/ri-tawarkan-proyek-ikn-ke-brunei-darussalam-7xPeC7YMkf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RI tawarkan proyek IKN ke Brunei Darussalam (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/25/470/2714669/ri-tawarkan-proyek-ikn-ke-brunei-darussalam-7xPeC7YMkf.jpg</image><title>RI tawarkan proyek IKN ke Brunei Darussalam (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia menawarkan proyek infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur ke Brunei Darussalam. Kementerian PUPR dan Pengiran Muda Abdul Qawi dari Brunei Darussalam membahas potensi kerja sama di proyek IKN.
Sekjen Kementerian PUPR Zainal Fatah mengatakan, pemerintah Indonesia melalui Kementerian PUPR sangat terbuka kepada Brunei Darussalam untuk menjajaki kerja sama berbagai sektor infrastruktur melalui skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), baik untuk proyek KPBU solicited (diprakarsai pemerintah) maupun unsolicited (tidak diprakarsai pemerintah).
BACA JUGA:Pengusaha Ritel Siap Keruk Cuan di IKN Nusantara
Salah satunya kerja sama dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur dengan mengedepankan inovasi teknologi baru terutama untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.
&quot;Sekarang kami sedang membangun IKN di Kalimantan. Kami sangat terbuka untuk menerima investor dari Brunei Darussalam untuk mendukung pembangunan IKN. Sekarang kami sedang siapkan basic infrastruktur yang ditargetkan selesai pada Semester I tahun 2023,&amp;rdquo; kata Zainal Fatah dilansir dari Antara, Jumat (25/11/2022).
BACA JUGA:Kementerian Pindah ke IKN, Aset Negara di Jakarta Diapain Bu Sri Mulyani?
Zainal Fatah mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menerima kunjungan Pengiran Muda Abdul Qawi dari Brunei Darussalam. Kementerian PUPR sudah memulai pembangunan infrastruktur dasar di IKN sejak awal September 2022, di antaranya pembangunan jalan tol dan jalan nasional, penyediaan air baku, rumah untuk pekerja konstruksi IKN, serta penyiapan lahan siap bangun (land development).


Pada kesempatan tersebut, Sekjen Zainal Fatah juga menawarkan  proyek-proyek infrastruktur yang memiliki potensi investasi besar  melalui skema KPBU seperti 14 proyek dalam persiapan senilai Rp130  triliun (pembangunan hunian vertical Spuur Karawang) dan 16 proyek  memasuki tahap transaksi senilai Rp201,68 triliun di antaranya  penyediaan infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM)  Bendungan Bintang Bano di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan SPAM Regional  Ir. H Djuanda.
Zainal Fatah berharap pertemuan dan forum hari ini dapat memperkuat  kerja sama bilateral yang sudah terjalin dengan baik antara Indonesia  dengan Brunei Darussalam, sehingga dapat merealisasikan harapan-harapan  kedua negara terhadap pengembangan infrastruktur di Indonesia.
&amp;ldquo;Ke depan bisa kita komunikasikan lebih intensif dengan Duta Besar  tentang apa saja yang mungkin bisa kita kerjakan bersama. Kami akan  mendorong dan kami berusaha menyediakan ekosistem yang lebih baik untuk  investasi,&amp;rdquo; kata Zainal Fatah.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia menawarkan proyek infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur ke Brunei Darussalam. Kementerian PUPR dan Pengiran Muda Abdul Qawi dari Brunei Darussalam membahas potensi kerja sama di proyek IKN.
Sekjen Kementerian PUPR Zainal Fatah mengatakan, pemerintah Indonesia melalui Kementerian PUPR sangat terbuka kepada Brunei Darussalam untuk menjajaki kerja sama berbagai sektor infrastruktur melalui skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), baik untuk proyek KPBU solicited (diprakarsai pemerintah) maupun unsolicited (tidak diprakarsai pemerintah).
BACA JUGA:Pengusaha Ritel Siap Keruk Cuan di IKN Nusantara
Salah satunya kerja sama dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur dengan mengedepankan inovasi teknologi baru terutama untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.
&quot;Sekarang kami sedang membangun IKN di Kalimantan. Kami sangat terbuka untuk menerima investor dari Brunei Darussalam untuk mendukung pembangunan IKN. Sekarang kami sedang siapkan basic infrastruktur yang ditargetkan selesai pada Semester I tahun 2023,&amp;rdquo; kata Zainal Fatah dilansir dari Antara, Jumat (25/11/2022).
BACA JUGA:Kementerian Pindah ke IKN, Aset Negara di Jakarta Diapain Bu Sri Mulyani?
Zainal Fatah mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menerima kunjungan Pengiran Muda Abdul Qawi dari Brunei Darussalam. Kementerian PUPR sudah memulai pembangunan infrastruktur dasar di IKN sejak awal September 2022, di antaranya pembangunan jalan tol dan jalan nasional, penyediaan air baku, rumah untuk pekerja konstruksi IKN, serta penyiapan lahan siap bangun (land development).


Pada kesempatan tersebut, Sekjen Zainal Fatah juga menawarkan  proyek-proyek infrastruktur yang memiliki potensi investasi besar  melalui skema KPBU seperti 14 proyek dalam persiapan senilai Rp130  triliun (pembangunan hunian vertical Spuur Karawang) dan 16 proyek  memasuki tahap transaksi senilai Rp201,68 triliun di antaranya  penyediaan infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM)  Bendungan Bintang Bano di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan SPAM Regional  Ir. H Djuanda.
Zainal Fatah berharap pertemuan dan forum hari ini dapat memperkuat  kerja sama bilateral yang sudah terjalin dengan baik antara Indonesia  dengan Brunei Darussalam, sehingga dapat merealisasikan harapan-harapan  kedua negara terhadap pengembangan infrastruktur di Indonesia.
&amp;ldquo;Ke depan bisa kita komunikasikan lebih intensif dengan Duta Besar  tentang apa saja yang mungkin bisa kita kerjakan bersama. Kami akan  mendorong dan kami berusaha menyediakan ekosistem yang lebih baik untuk  investasi,&amp;rdquo; kata Zainal Fatah.</content:encoded></item></channel></rss>
