<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap! Banyak Orang Kaya Berobat Pakai BPJS</title><description>Terungkap fakta mengenai peserta BPJS Kesehatan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/26/320/2714800/terungkap-banyak-orang-kaya-berobat-pakai-bpjs</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/26/320/2714800/terungkap-banyak-orang-kaya-berobat-pakai-bpjs"/><item><title>Terungkap! Banyak Orang Kaya Berobat Pakai BPJS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/26/320/2714800/terungkap-banyak-orang-kaya-berobat-pakai-bpjs</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/26/320/2714800/terungkap-banyak-orang-kaya-berobat-pakai-bpjs</guid><pubDate>Sabtu 26 November 2022 03:26 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/25/320/2714800/terungkap-banyak-orang-kaya-berobat-pakai-bpjs-AbMqlLLzE8.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BPJS dipakai orang kaya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/25/320/2714800/terungkap-banyak-orang-kaya-berobat-pakai-bpjs-AbMqlLLzE8.jpeg</image><title>BPJS dipakai orang kaya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Terungkap fakta mengenai peserta BPJS Kesehatan. Menurut keterangan Menteri Kesahatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, ternyata ada peserta BPJS Kesehatan yang merupakan &amp;rsquo;konglomerat&amp;rsquo; atau orang kaya yang memakai BPJS Kesehatan untuk berobat ke Rumah Sakit.
Dengan terjadinya hal ini, beban keuangan BPJS Kesehatan beberapa tahun terakhir membengkak.
BACA JUGA:BPJS Kesehatan Khusus Orang Kaya: Harus Membayar Sendiri

&amp;rdquo;Sering mendengar banyak orang kaya, yang dibayarkan besar itu banyak konglomerat juga mendapatkan perawatan kesehatan dari layanan BPJS Kesehatan,&quot; kata Budi dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR yang disiarkan secara virtual, Rabu, 23 November 2022.
Oleh karena itu, Menkes mempunyai rencana untuk membuat BPJS Kesehatan khusus orang kaya, agar pelayanan yang didapat sepadan serta iuran BPJS Kesehatan ditanggung secara pribadi. Nantinya skema dengan mengombinasikan layanan BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta.
BACA JUGA:BPJS Kesehatan untuk Orang Kaya, Begini Konsepnya

&quot;Kalau saya pelajari BPJS mau dibikin sustainable harus dibikin kelasnya standar satu. Kita melayani seluruh masyarakat menggunakan konsep universe social coverage (universe health coverage), itu standarnya satu. Untuk nasabah-nasabah yang kaya, itu dia harusnya bisa menambah dengan mengkombinasikan iuran jaminan sosial BPJS dan swasta, dan bersangkutan harus membayar sendiri,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yOC8zNC8xNTU3OTkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia menjelaskan kalau hal ini diterapkan, maka para masyarakat  kalangan bawah bisa dibayarkan iurannya oleh pemerintah dan tepat  sasaran pelayanannya.
&quot;Sedangkan yang miskin itu dibayarkan oleh pemerintah untuk dari yang  dasar, sehingga itu demikian akan memastikan BPJS tidak kelebihan bayar  atau kelebihan bayar diberikan kepada orang-orang yang tidak seharusnya  tidak dibayar,&quot; katanya.
Kemudian, dia meminta agar BPJS Kesehatan melakukan manajemen secara  perinci serta dia juga akan mendata siapa saja orang kaya itu, dengan  melihat berapa tarif listrik, kartu debit dan lain-lain.
Dia menegaskan kalau tidak dikelola tentu ini akan berdampak pada  keuangan BPJS Kesehatan. Dengan demikian, perlu mengkombinasikan  asuransi swasta dengan BPJS Kesehatan bagi masyarakat golongan mampu.
&quot;Saya sendiri banyak ke BPJS nanti saya sendiri akan bertanya kepada  Pak Gufron dan akan melihat 1.000 orang yang paling besar expense-nya  paling besar di BPJS. Saya mau tarik datanya, saya mau lihat itu PLN-nya  berapa kVA, kalau kVA-nya di atas 6.600 Itu sudah pasti orang yang  salah,&quot; ujarnya.
Baca selengkapnya: Ternyata Ada Konglomerat Berobat Pakai BPJS Kesehatan</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Terungkap fakta mengenai peserta BPJS Kesehatan. Menurut keterangan Menteri Kesahatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, ternyata ada peserta BPJS Kesehatan yang merupakan &amp;rsquo;konglomerat&amp;rsquo; atau orang kaya yang memakai BPJS Kesehatan untuk berobat ke Rumah Sakit.
Dengan terjadinya hal ini, beban keuangan BPJS Kesehatan beberapa tahun terakhir membengkak.
BACA JUGA:BPJS Kesehatan Khusus Orang Kaya: Harus Membayar Sendiri

&amp;rdquo;Sering mendengar banyak orang kaya, yang dibayarkan besar itu banyak konglomerat juga mendapatkan perawatan kesehatan dari layanan BPJS Kesehatan,&quot; kata Budi dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR yang disiarkan secara virtual, Rabu, 23 November 2022.
Oleh karena itu, Menkes mempunyai rencana untuk membuat BPJS Kesehatan khusus orang kaya, agar pelayanan yang didapat sepadan serta iuran BPJS Kesehatan ditanggung secara pribadi. Nantinya skema dengan mengombinasikan layanan BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta.
BACA JUGA:BPJS Kesehatan untuk Orang Kaya, Begini Konsepnya

&quot;Kalau saya pelajari BPJS mau dibikin sustainable harus dibikin kelasnya standar satu. Kita melayani seluruh masyarakat menggunakan konsep universe social coverage (universe health coverage), itu standarnya satu. Untuk nasabah-nasabah yang kaya, itu dia harusnya bisa menambah dengan mengkombinasikan iuran jaminan sosial BPJS dan swasta, dan bersangkutan harus membayar sendiri,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yOC8zNC8xNTU3OTkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia menjelaskan kalau hal ini diterapkan, maka para masyarakat  kalangan bawah bisa dibayarkan iurannya oleh pemerintah dan tepat  sasaran pelayanannya.
&quot;Sedangkan yang miskin itu dibayarkan oleh pemerintah untuk dari yang  dasar, sehingga itu demikian akan memastikan BPJS tidak kelebihan bayar  atau kelebihan bayar diberikan kepada orang-orang yang tidak seharusnya  tidak dibayar,&quot; katanya.
Kemudian, dia meminta agar BPJS Kesehatan melakukan manajemen secara  perinci serta dia juga akan mendata siapa saja orang kaya itu, dengan  melihat berapa tarif listrik, kartu debit dan lain-lain.
Dia menegaskan kalau tidak dikelola tentu ini akan berdampak pada  keuangan BPJS Kesehatan. Dengan demikian, perlu mengkombinasikan  asuransi swasta dengan BPJS Kesehatan bagi masyarakat golongan mampu.
&quot;Saya sendiri banyak ke BPJS nanti saya sendiri akan bertanya kepada  Pak Gufron dan akan melihat 1.000 orang yang paling besar expense-nya  paling besar di BPJS. Saya mau tarik datanya, saya mau lihat itu PLN-nya  berapa kVA, kalau kVA-nya di atas 6.600 Itu sudah pasti orang yang  salah,&quot; ujarnya.
Baca selengkapnya: Ternyata Ada Konglomerat Berobat Pakai BPJS Kesehatan</content:encoded></item></channel></rss>
