<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Dunia Menghadapi Masalah yang Tak Bisa Diselesaikan Sendiri</title><description>Krisis global akibat pandemi dan perang tak bisa diselesaikan sendirian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/27/320/2715580/sri-mulyani-dunia-menghadapi-masalah-yang-tak-bisa-diselesaikan-sendiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/27/320/2715580/sri-mulyani-dunia-menghadapi-masalah-yang-tak-bisa-diselesaikan-sendiri"/><item><title>Sri Mulyani: Dunia Menghadapi Masalah yang Tak Bisa Diselesaikan Sendiri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/27/320/2715580/sri-mulyani-dunia-menghadapi-masalah-yang-tak-bisa-diselesaikan-sendiri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/27/320/2715580/sri-mulyani-dunia-menghadapi-masalah-yang-tak-bisa-diselesaikan-sendiri</guid><pubDate>Minggu 27 November 2022 08:48 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/27/320/2715580/sri-mulyani-dunia-menghadapi-masalah-yang-tak-bisa-diselesaikan-sendiri-KugORBY29m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dunia menghadapi masalah yang tak bisa diselesaikan sendirian (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/27/320/2715580/sri-mulyani-dunia-menghadapi-masalah-yang-tak-bisa-diselesaikan-sendiri-KugORBY29m.jpg</image><title>Dunia menghadapi masalah yang tak bisa diselesaikan sendirian (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Krisis global akibat pandemi dan perang tak bisa diselesaikan sendirian. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, negara-negara di dunia membutuhkan kerja sama untuk menyelesaikan permasalahan global.
&amp;ldquo;Saat ini dunia dihadapkan pada masalah yang tidak bisa diselesaikan oleh satu negara sendiri,&amp;rdquo; ungkap Sri, dikutip Minggu(27/11/2022).
BACA JUGA:Presidensi G20 Indonesia Berlangsung Sukses, Komunikasi Publik Pemerintah Diapresiasi
Mulai dari pandemi, climate change, hingga digital teknologi, semuanya mengharuskan seluruh negara untuk bekerja sama. Sayangnya, kerja sama antar negara ini sering tidak berjalan dengan mulus.
&amp;ldquo;Tapi kadang politik, nasionalistik yang sempit menyebabkan kita itu fragmented,&amp;rdquo; tandas Sri.
Dia menilai Presidensi G20 Indonesia berhasil mengatasi hal ini. Kehadiran pemimpin negara anggota G20 merupakan suatu capaian bagi Indonesia.
BACA JUGA:5 Fakta Bamboo Dome Bali, Tempat Makan Siang Pemimpin G20 yang Bikin Kagum Sri Mulyani
&amp;ldquo;Kalau anda tanyakan bahwa kita tetap bisa membuat summit dan kehadiran mereka semua hadir, itu adalah suatu pencapaian. Karena dari Februari sebetulnya keinginan G20 pecah itu sangat riil. Jadi kerjaan untuk membuat ini tetap bersatu is one thing. Itu adalah pencapaian Indonesia,&amp;rdquo; papar Sri.


Capaian ini juga dapat ditunjukkan dengan keberhasilan dalam  merumuskan sebagian besar permasalahan. Banyak persetujuan mengenai  penyelesaian krisis pangan, sustainability financing, digital teknologi,  global taxation, kemudian juga financial safety net.
Dengan begitu, tema G20 yang diusung Indonesia dalam presidensi ini  yakni recover together, recover stronger menjadi tepat dan tidak hanya  menjadi sekedar deklarasi tanpa hasil.
&amp;ldquo;Saya akan mengatakan temanya yang recover together recover stronger,  ability to bridge the gap, membuat united, dan kita tidak hanya sekedar  deklarasi. Tapi tadi mengenai masalah climate change, sustainability,  kita bicara tentang masalah pandemi, kita mengeluarkan pandemic fund,  itu adalah solidaritas,&amp;rdquo; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Krisis global akibat pandemi dan perang tak bisa diselesaikan sendirian. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, negara-negara di dunia membutuhkan kerja sama untuk menyelesaikan permasalahan global.
&amp;ldquo;Saat ini dunia dihadapkan pada masalah yang tidak bisa diselesaikan oleh satu negara sendiri,&amp;rdquo; ungkap Sri, dikutip Minggu(27/11/2022).
BACA JUGA:Presidensi G20 Indonesia Berlangsung Sukses, Komunikasi Publik Pemerintah Diapresiasi
Mulai dari pandemi, climate change, hingga digital teknologi, semuanya mengharuskan seluruh negara untuk bekerja sama. Sayangnya, kerja sama antar negara ini sering tidak berjalan dengan mulus.
&amp;ldquo;Tapi kadang politik, nasionalistik yang sempit menyebabkan kita itu fragmented,&amp;rdquo; tandas Sri.
Dia menilai Presidensi G20 Indonesia berhasil mengatasi hal ini. Kehadiran pemimpin negara anggota G20 merupakan suatu capaian bagi Indonesia.
BACA JUGA:5 Fakta Bamboo Dome Bali, Tempat Makan Siang Pemimpin G20 yang Bikin Kagum Sri Mulyani
&amp;ldquo;Kalau anda tanyakan bahwa kita tetap bisa membuat summit dan kehadiran mereka semua hadir, itu adalah suatu pencapaian. Karena dari Februari sebetulnya keinginan G20 pecah itu sangat riil. Jadi kerjaan untuk membuat ini tetap bersatu is one thing. Itu adalah pencapaian Indonesia,&amp;rdquo; papar Sri.


Capaian ini juga dapat ditunjukkan dengan keberhasilan dalam  merumuskan sebagian besar permasalahan. Banyak persetujuan mengenai  penyelesaian krisis pangan, sustainability financing, digital teknologi,  global taxation, kemudian juga financial safety net.
Dengan begitu, tema G20 yang diusung Indonesia dalam presidensi ini  yakni recover together, recover stronger menjadi tepat dan tidak hanya  menjadi sekedar deklarasi tanpa hasil.
&amp;ldquo;Saya akan mengatakan temanya yang recover together recover stronger,  ability to bridge the gap, membuat united, dan kita tidak hanya sekedar  deklarasi. Tapi tadi mengenai masalah climate change, sustainability,  kita bicara tentang masalah pandemi, kita mengeluarkan pandemic fund,  itu adalah solidaritas,&amp;rdquo; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
