<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada Ancaman Inflasi Natal dan Tahun Baru</title><description>Waspada ancaman inflasi natal dan tahun baru. Kenaikan inflasi  akhir tahun tidak bisa dikendalikan hanya dengan menaikkan suku bunga</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/27/320/2715589/waspada-ancaman-inflasi-natal-dan-tahun-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/27/320/2715589/waspada-ancaman-inflasi-natal-dan-tahun-baru"/><item><title>Waspada Ancaman Inflasi Natal dan Tahun Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/27/320/2715589/waspada-ancaman-inflasi-natal-dan-tahun-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/27/320/2715589/waspada-ancaman-inflasi-natal-dan-tahun-baru</guid><pubDate>Minggu 27 November 2022 09:30 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/27/320/2715589/waspada-ancaman-inflasi-natal-dan-tahun-baru-V0q2KFHEhf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waspada inflasi akhir tahun (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/27/320/2715589/waspada-ancaman-inflasi-natal-dan-tahun-baru-V0q2KFHEhf.jpg</image><title>Waspada inflasi akhir tahun (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Waspada ancaman inflasi natal dan tahun baru. Pasalnya, kenaikan inflasi akhir tahun tidak bisa dikendalikan hanya dengan menaikkan suku bunga Bank Indonesia (BI).
BACA JUGA:Tekan Inflasi, 5.000 Ton Pangan Dikirim ke Daerah Defisit

&quot;Akhir tahun ada dorongan inflasi sisi permintaan karena natal tahun baru. Itupun tidak bisa diselesaikan dengan suku bunga. Kenaikan BI 7DDR sebenarnya lebih ditujukan untuk mengendalikan nilai tukar terutama di pasar surat utang,&quot; kata Ekonom sekaligus Direktur CELIOS Bhima Yudhistira, Minggu (27/11/2022).
BACA JUGA:Telur Sumbang Inflasi 0,18% di Minggu ke-4 November 2022

Menghadapi tekanan inflasi dan juga pergerakan kenaikan agresif dari suku bunga The Fed, BI juga turut menaikkan suku bunga acuan secara agresif. Hingga November 2022, suku bunga BI sudah berada di posisi 5,25%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMi80LzE1NzM4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Namun, Bhima mengatakan bahwa inflasi belum sepenuhnya bisa diredam  dengan kenaikan suku bunga, karena sumber utama inflasinya ada di sisi  pasokan.
&quot;Dampak naiknya harga BBM masih terasa di akhir tahun, ditambah  gejolak harga pangan. Sebaiknya kebijakan suku bunga di kombinasikan  dengan kebijakan pengelolaan inflasi disisi pasokan,&quot; ujar Bhima.
Dia menyebutkan bahwa cadangan beras harus dipastikan aman, tidak  terjadi imported inflation hingga faktor musiman cuaca yang ancam panen  juga harus di mitigasi.</description><content:encoded>JAKARTA - Waspada ancaman inflasi natal dan tahun baru. Pasalnya, kenaikan inflasi akhir tahun tidak bisa dikendalikan hanya dengan menaikkan suku bunga Bank Indonesia (BI).
BACA JUGA:Tekan Inflasi, 5.000 Ton Pangan Dikirim ke Daerah Defisit

&quot;Akhir tahun ada dorongan inflasi sisi permintaan karena natal tahun baru. Itupun tidak bisa diselesaikan dengan suku bunga. Kenaikan BI 7DDR sebenarnya lebih ditujukan untuk mengendalikan nilai tukar terutama di pasar surat utang,&quot; kata Ekonom sekaligus Direktur CELIOS Bhima Yudhistira, Minggu (27/11/2022).
BACA JUGA:Telur Sumbang Inflasi 0,18% di Minggu ke-4 November 2022

Menghadapi tekanan inflasi dan juga pergerakan kenaikan agresif dari suku bunga The Fed, BI juga turut menaikkan suku bunga acuan secara agresif. Hingga November 2022, suku bunga BI sudah berada di posisi 5,25%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMi80LzE1NzM4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Namun, Bhima mengatakan bahwa inflasi belum sepenuhnya bisa diredam  dengan kenaikan suku bunga, karena sumber utama inflasinya ada di sisi  pasokan.
&quot;Dampak naiknya harga BBM masih terasa di akhir tahun, ditambah  gejolak harga pangan. Sebaiknya kebijakan suku bunga di kombinasikan  dengan kebijakan pengelolaan inflasi disisi pasokan,&quot; ujar Bhima.
Dia menyebutkan bahwa cadangan beras harus dipastikan aman, tidak  terjadi imported inflation hingga faktor musiman cuaca yang ancam panen  juga harus di mitigasi.</content:encoded></item></channel></rss>
