<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Percepat Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kritis</title><description>Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mendukung percepatan rehabilitasi hutan dan lahan kritis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/27/320/2715778/indonesia-percepat-rehabilitasi-hutan-dan-lahan-kritis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/27/320/2715778/indonesia-percepat-rehabilitasi-hutan-dan-lahan-kritis"/><item><title>Indonesia Percepat Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kritis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/27/320/2715778/indonesia-percepat-rehabilitasi-hutan-dan-lahan-kritis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/27/320/2715778/indonesia-percepat-rehabilitasi-hutan-dan-lahan-kritis</guid><pubDate>Minggu 27 November 2022 17:56 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/27/320/2715778/indonesia-percepat-rehabilitasi-hutan-dan-lahan-kritis-f22CqMVmll.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia percepat rehabilitasi hutan dan lahan kritis (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/27/320/2715778/indonesia-percepat-rehabilitasi-hutan-dan-lahan-kritis-f22CqMVmll.jpg</image><title>Indonesia percepat rehabilitasi hutan dan lahan kritis (Foto: Shutterstock)</title></images><description>BOGOR - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mendukung percepatan rehabilitasi hutan dan lahan kritis. Upaya ini sejalan dengan Bogor Go Green 7 yang dilakukan di  Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Bogor.
Pemilihan Kecamatan Nanggung dengan luas areal 69 ribu hektar yang merupakan bagian di Kabupaten Bogor yang luasnya sekitar 200 ribu hektar, karena wilayah ini memiliki posisi strategis dalam upaya mendukung pelestarian lingkungan hidup dan mitigasi bencana di Kabupaten Bogor.
BACA JUGA:Menteri Siti dan DPR Mulai Bahas Revisi RUU KSDAHE

&quot;Saat ini sekitar 37% lahan di Kecamatan Nanggung merupakan lahan  kritis dan perlu segera dilakukan pemulihan lingkungan melalui kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan yang sistematis dan masif. Dalam proses ini   partisipasi peran serta masyarakat sangat penting,&quot; ujar Menteri Siti, Minggu (27/11/2022).
Salah satunya disebutnya dapat dilakukan melalui program Perhutanan Sosial dan Kemitraan Konservasi. Pola pemberdayaan masyarakat yang tepat akan membantu perlindungan lingkungan, kelestarian hutan dan dukungan sosial ekonomi masyarakat. Kegiatan Bogor Go Green 7 menjadi salah satu upaya bersama mewujudkannya.
BACA JUGA:Soal RUU Pengelolaan Sampah, Menteri Siti: UU 18 Tahun 2008 Dinamis Ikuti Perkembangan Zaman

&amp;ldquo;Saat ini dunia menghadapi tantangan yang berat, Bumi menghadapi tantangan lipat tiga (triple planet challenges) yakni perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, dan polusi. Ketiganya saling terkait dan sangat mendesak untuk diatasi. Di tengah krisis tersebut, tidak ada pilihan lain selain bekerja sama. Menjadi bagi kita semua untuk melakukan akselerasi aksi-aksi nyata memerangi tantangan dimaksud,&amp;rdquo; jelas Menteri Siti.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMy8yMC8xNTczOTkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menteri Siti juga menjelaskan bahwa Indonesia terus berupaya untuk  memimpin dengan memberi contoh. Dua bulan yang lalu, kita telah  menyampaikan Peningkatan Kontribusi yang Ditentukan Secara Nasional  (Enhanced NDC), yang berisi peningkatan target penurunan emisi Indonesia  dari 29% menjadi 31,89% dengan kemampuan negara sendiri, dan dari 41%  menjadi 43,20% dengan dukungan internasional.
Sementara itu, Ketua Umum DPP HA-E IPB, Bambang Hendroyono, menyampaikan beberapa nilai strategis dari Bogor Go Green 7.
&amp;ldquo;Pertama, Bogor Go Green 7 merupakan upaya untuk mengkoneksikan isu  lingkungan dengan kepentingan masyarakat lokal. Bogor Go Green 7 oleh  karenanya, diinisiasi di tingkat lapangan melalui upaya konsolidasi dan  kordinasi dengan multipihak,&amp;rdquo; papar Bambang yang juga merupakan  Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.</description><content:encoded>BOGOR - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mendukung percepatan rehabilitasi hutan dan lahan kritis. Upaya ini sejalan dengan Bogor Go Green 7 yang dilakukan di  Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Bogor.
Pemilihan Kecamatan Nanggung dengan luas areal 69 ribu hektar yang merupakan bagian di Kabupaten Bogor yang luasnya sekitar 200 ribu hektar, karena wilayah ini memiliki posisi strategis dalam upaya mendukung pelestarian lingkungan hidup dan mitigasi bencana di Kabupaten Bogor.
BACA JUGA:Menteri Siti dan DPR Mulai Bahas Revisi RUU KSDAHE

&quot;Saat ini sekitar 37% lahan di Kecamatan Nanggung merupakan lahan  kritis dan perlu segera dilakukan pemulihan lingkungan melalui kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan yang sistematis dan masif. Dalam proses ini   partisipasi peran serta masyarakat sangat penting,&quot; ujar Menteri Siti, Minggu (27/11/2022).
Salah satunya disebutnya dapat dilakukan melalui program Perhutanan Sosial dan Kemitraan Konservasi. Pola pemberdayaan masyarakat yang tepat akan membantu perlindungan lingkungan, kelestarian hutan dan dukungan sosial ekonomi masyarakat. Kegiatan Bogor Go Green 7 menjadi salah satu upaya bersama mewujudkannya.
BACA JUGA:Soal RUU Pengelolaan Sampah, Menteri Siti: UU 18 Tahun 2008 Dinamis Ikuti Perkembangan Zaman

&amp;ldquo;Saat ini dunia menghadapi tantangan yang berat, Bumi menghadapi tantangan lipat tiga (triple planet challenges) yakni perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, dan polusi. Ketiganya saling terkait dan sangat mendesak untuk diatasi. Di tengah krisis tersebut, tidak ada pilihan lain selain bekerja sama. Menjadi bagi kita semua untuk melakukan akselerasi aksi-aksi nyata memerangi tantangan dimaksud,&amp;rdquo; jelas Menteri Siti.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMy8yMC8xNTczOTkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menteri Siti juga menjelaskan bahwa Indonesia terus berupaya untuk  memimpin dengan memberi contoh. Dua bulan yang lalu, kita telah  menyampaikan Peningkatan Kontribusi yang Ditentukan Secara Nasional  (Enhanced NDC), yang berisi peningkatan target penurunan emisi Indonesia  dari 29% menjadi 31,89% dengan kemampuan negara sendiri, dan dari 41%  menjadi 43,20% dengan dukungan internasional.
Sementara itu, Ketua Umum DPP HA-E IPB, Bambang Hendroyono, menyampaikan beberapa nilai strategis dari Bogor Go Green 7.
&amp;ldquo;Pertama, Bogor Go Green 7 merupakan upaya untuk mengkoneksikan isu  lingkungan dengan kepentingan masyarakat lokal. Bogor Go Green 7 oleh  karenanya, diinisiasi di tingkat lapangan melalui upaya konsolidasi dan  kordinasi dengan multipihak,&amp;rdquo; papar Bambang yang juga merupakan  Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.</content:encoded></item></channel></rss>
