<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sandiaga Uno: Menjalankan Bisnis Itu Harus Fokus</title><description>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memberi tips sukses menjalankan bisnis UMKM.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/27/455/2715640/sandiaga-uno-menjalankan-bisnis-itu-harus-fokus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/27/455/2715640/sandiaga-uno-menjalankan-bisnis-itu-harus-fokus"/><item><title>Sandiaga Uno: Menjalankan Bisnis Itu Harus Fokus</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/27/455/2715640/sandiaga-uno-menjalankan-bisnis-itu-harus-fokus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/27/455/2715640/sandiaga-uno-menjalankan-bisnis-itu-harus-fokus</guid><pubDate>Minggu 27 November 2022 11:56 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/27/455/2715640/sandiaga-uno-menjalankan-bisnis-itu-harus-fokus-vZsWX8x00h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menparekraf Sandiaga Uno beri tips sukses ke pelaku UMKM (Foto: Kemenparekraf)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/27/455/2715640/sandiaga-uno-menjalankan-bisnis-itu-harus-fokus-vZsWX8x00h.jpg</image><title>Menparekraf Sandiaga Uno beri tips sukses ke pelaku UMKM (Foto: Kemenparekraf)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberi tips sukses menjalankan bisnis UMKM. Dia meminta pelaku UMKM fokus menggarap bisnis utamanya dan meningkatkan kapasitas usaha.
Dengan fokus tersebut, bisnis menjadi lebih berdaya saing. Dia juga mengingatkan agar pelaku usaha tidak ikut-ikutan tren bisnis musiman.
BACA JUGA:Hadiri Sail Tidore 2022, Menparekraf Sandiaga: Momentum Kebangkitan Ekonomi Pariwisata

Sebab, dia menilai, saat ini banyak pelaku UMKM yang ikut-ikutan melihat tren usaha yang sedang booming sehingga melupakan dan tidak fokus terhadap bisnis utamanya.
&amp;ldquo;Banyak pelaku UMKM yang Ikut-ikutan dan tidak fokus kepada bisnisnya. Padahal bisnis itu harus dijalankan fokus sehingga bisnisnya terus berkelanjutan, jadi kalau berhenti jualan nantinya pelanggannya akan pindah ke lain hati. Karena customer adalah raja,&amp;rdquo; ujarnya saat kegiatan &amp;ldquo;Bacarita Santai dengan Pelaku UMKM Kota Ternate&amp;rdquo; di Hotel Bukit Pelangi, Ternate, Maluku Utara, Minggu (27/11/2022).
BACA JUGA:Hadiri Sail Tidore 2022, Menparekraf Sandiaga: Kesejahteraan Pelaku Ekraf Meningkat

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga juga berdialog dengan seorang pelaku UMKM bernama Ibrahim. Kesehariannya Ibrahim berjualan batagor.
Namun, saat ini tengah demam Piala Dunia, dia beralih menjadi penjual bendera-bendera dari berbagai negara peserta Piala Dunia yang sudah dia lakukan sejak 1 November 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yNy8yMC8xNTc2NjQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Boleh mengikuti tren namun yang perlu kita pelajari adalah bagaimana  usaha batagor tetap berjalan dan jualan bendera juga bisa berjalan.  Sehingga saat sudah bukan musim Piala Dunia, bisnis utama Pak Ibrahim  bisa tetap bertahan dan tidak kehilangan customer sehingga bisa naik  kelas,&amp;rdquo; kata Sandi.
Untuk itu, kata Menparekraf Sandiaga, menampung masukan dari pelaku  UMKM di provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi itu. Namun, kata  dia, masih ada pekerjaan rumah, karena ada pelaku UMKM baik di bidang  kuliner, fesyen, dan kriya membutuhkan sentuhan-sentuhan dan pelatihan  khusus terkait digitalisasi, peningkatan kapasitas, dan pendampingan.
&amp;ldquo;Kami yakin dengan kolaborasi bersama ini Provinsi Maluku Utara mampu  menciptakan 1,1 juta lapangan kerja baru di tahun ini dan 4,4 juta pada  tahun 2024. Saya akan berjuang untuk itu, karena saya dulu seorang  pengusaha yang berjuang menciptakan jaringan usaha dari 3 orang karyawan  menjadi 30 ribu karyawan,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberi tips sukses menjalankan bisnis UMKM. Dia meminta pelaku UMKM fokus menggarap bisnis utamanya dan meningkatkan kapasitas usaha.
Dengan fokus tersebut, bisnis menjadi lebih berdaya saing. Dia juga mengingatkan agar pelaku usaha tidak ikut-ikutan tren bisnis musiman.
BACA JUGA:Hadiri Sail Tidore 2022, Menparekraf Sandiaga: Momentum Kebangkitan Ekonomi Pariwisata

Sebab, dia menilai, saat ini banyak pelaku UMKM yang ikut-ikutan melihat tren usaha yang sedang booming sehingga melupakan dan tidak fokus terhadap bisnis utamanya.
&amp;ldquo;Banyak pelaku UMKM yang Ikut-ikutan dan tidak fokus kepada bisnisnya. Padahal bisnis itu harus dijalankan fokus sehingga bisnisnya terus berkelanjutan, jadi kalau berhenti jualan nantinya pelanggannya akan pindah ke lain hati. Karena customer adalah raja,&amp;rdquo; ujarnya saat kegiatan &amp;ldquo;Bacarita Santai dengan Pelaku UMKM Kota Ternate&amp;rdquo; di Hotel Bukit Pelangi, Ternate, Maluku Utara, Minggu (27/11/2022).
BACA JUGA:Hadiri Sail Tidore 2022, Menparekraf Sandiaga: Kesejahteraan Pelaku Ekraf Meningkat

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga juga berdialog dengan seorang pelaku UMKM bernama Ibrahim. Kesehariannya Ibrahim berjualan batagor.
Namun, saat ini tengah demam Piala Dunia, dia beralih menjadi penjual bendera-bendera dari berbagai negara peserta Piala Dunia yang sudah dia lakukan sejak 1 November 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yNy8yMC8xNTc2NjQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Boleh mengikuti tren namun yang perlu kita pelajari adalah bagaimana  usaha batagor tetap berjalan dan jualan bendera juga bisa berjalan.  Sehingga saat sudah bukan musim Piala Dunia, bisnis utama Pak Ibrahim  bisa tetap bertahan dan tidak kehilangan customer sehingga bisa naik  kelas,&amp;rdquo; kata Sandi.
Untuk itu, kata Menparekraf Sandiaga, menampung masukan dari pelaku  UMKM di provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi itu. Namun, kata  dia, masih ada pekerjaan rumah, karena ada pelaku UMKM baik di bidang  kuliner, fesyen, dan kriya membutuhkan sentuhan-sentuhan dan pelatihan  khusus terkait digitalisasi, peningkatan kapasitas, dan pendampingan.
&amp;ldquo;Kami yakin dengan kolaborasi bersama ini Provinsi Maluku Utara mampu  menciptakan 1,1 juta lapangan kerja baru di tahun ini dan 4,4 juta pada  tahun 2024. Saya akan berjuang untuk itu, karena saya dulu seorang  pengusaha yang berjuang menciptakan jaringan usaha dari 3 orang karyawan  menjadi 30 ribu karyawan,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
