<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fenomena PHK Massal, Ternyata Ini Alasannya</title><description>Selama ini PHK massal terjadi diduga karena adanya pelemahan ekonomi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/28/320/2715829/fenomena-phk-massal-ternyata-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/28/320/2715829/fenomena-phk-massal-ternyata-ini-alasannya"/><item><title>Fenomena PHK Massal, Ternyata Ini Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/28/320/2715829/fenomena-phk-massal-ternyata-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/28/320/2715829/fenomena-phk-massal-ternyata-ini-alasannya</guid><pubDate>Senin 28 November 2022 05:02 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/27/320/2715829/fenomena-phk-massal-ternyata-ini-alasannya-4WjWLczNHq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyebab PHK massal (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/27/320/2715829/fenomena-phk-massal-ternyata-ini-alasannya-4WjWLczNHq.jpg</image><title>Penyebab PHK massal (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Selama ini PHK massal terjadi diduga karena adanya pelemahan ekonomi. Ternyata, pergeseran kebutuhan industri juga menjadi salah satu penyebab.
Hal ini diungkap oleh Guru Besar Hukum Ketenagakerjaan Universitas Indonesia (UI), Aloysius Uwiyono. Menurutnya PHK yang terjadi saat ini bukan hanya disebabkan oleh faktor makro ekonomi saja, namun ditambah adanya pergeseran tren kebutuhan industri terhadap tenaga pekerja.
BACA JUGA:PHK Massal Startup Ruangguru Enggak Ada Hubungannya Sama Resesi?

Dia melihat saat ini tengah terjadi masa transisi antara penyelesaian pekerjaan secara manual, dengan masuknya teknologi-teknologi baru yang lebih efisien dalam menyelesaikan pekerjaan dibandingkan tenaga manusia.
&quot;Antara resesi global dan digitalisasi, itu menggeser para pekerja kita, yang tidak mengerti digitalisasi akan tergeser, kemudian pengaruh resesi global itu juga memang memengaruhi,&quot; kata Aloysius, Minggu, 27 November 2022.
BACA JUGA:Banyak PHK, Dampak Resesi Global ke Indonesia Sudah Terasa

Menurutnya, semua itu bermuara pada pandemi covid-19, ketika mobilitas dibatasi, perkembangan teknologi digital tumbuh pesat untuk mengakomodir segala pekerjaan dengan lebih efisien.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMy80LzE1NzQyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia menilai PHK yang dilakukan karyawan sulit untuk dicegah, sebab  perushaan harus realistis menghadapi tantangan yang ada. Sehingga yang  seharusnya menjadi katalisator adalah Pemerintah sendiri, harus mulai  membaca bagaiamana kebutuhan industri Ketenegakerjaan kerjaan saat ini,  dan membuat Inkubator untuk mencetak SDM yang berkualitas.
&quot;PHK tidak bisa dicegah, karena terjadi pergantian digitalisasi untuk  banyak pekerjaan, ditambah lagi dengan adanya resesi,&quot; lanjutnya.
Aloysius menyarankan agar program JKP (Jaminan Kehilanganmu  Pekerjaan), Pra Kerja bisa dioptimalkan agar para korban PHK bisa  langsung melakukan peningkatan skill dan kapabilitas untuk menghadapi  situasi yang baru ini.
&quot;Satu-satunya jalan adalah program pemerintah tentang JKP, harus  dioptimalkan, karena kan PHK tidak bisa dicegah, karena terjadi  pergantian (pekerjaan) digitalisasi, dan resesi,&quot; pungkasnya.
Baca selengkapnya: Penyebab PHK Massal Ternyata Bukan Hanya Pelemahan Ekonomi</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Selama ini PHK massal terjadi diduga karena adanya pelemahan ekonomi. Ternyata, pergeseran kebutuhan industri juga menjadi salah satu penyebab.
Hal ini diungkap oleh Guru Besar Hukum Ketenagakerjaan Universitas Indonesia (UI), Aloysius Uwiyono. Menurutnya PHK yang terjadi saat ini bukan hanya disebabkan oleh faktor makro ekonomi saja, namun ditambah adanya pergeseran tren kebutuhan industri terhadap tenaga pekerja.
BACA JUGA:PHK Massal Startup Ruangguru Enggak Ada Hubungannya Sama Resesi?

Dia melihat saat ini tengah terjadi masa transisi antara penyelesaian pekerjaan secara manual, dengan masuknya teknologi-teknologi baru yang lebih efisien dalam menyelesaikan pekerjaan dibandingkan tenaga manusia.
&quot;Antara resesi global dan digitalisasi, itu menggeser para pekerja kita, yang tidak mengerti digitalisasi akan tergeser, kemudian pengaruh resesi global itu juga memang memengaruhi,&quot; kata Aloysius, Minggu, 27 November 2022.
BACA JUGA:Banyak PHK, Dampak Resesi Global ke Indonesia Sudah Terasa

Menurutnya, semua itu bermuara pada pandemi covid-19, ketika mobilitas dibatasi, perkembangan teknologi digital tumbuh pesat untuk mengakomodir segala pekerjaan dengan lebih efisien.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMy80LzE1NzQyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia menilai PHK yang dilakukan karyawan sulit untuk dicegah, sebab  perushaan harus realistis menghadapi tantangan yang ada. Sehingga yang  seharusnya menjadi katalisator adalah Pemerintah sendiri, harus mulai  membaca bagaiamana kebutuhan industri Ketenegakerjaan kerjaan saat ini,  dan membuat Inkubator untuk mencetak SDM yang berkualitas.
&quot;PHK tidak bisa dicegah, karena terjadi pergantian digitalisasi untuk  banyak pekerjaan, ditambah lagi dengan adanya resesi,&quot; lanjutnya.
Aloysius menyarankan agar program JKP (Jaminan Kehilanganmu  Pekerjaan), Pra Kerja bisa dioptimalkan agar para korban PHK bisa  langsung melakukan peningkatan skill dan kapabilitas untuk menghadapi  situasi yang baru ini.
&quot;Satu-satunya jalan adalah program pemerintah tentang JKP, harus  dioptimalkan, karena kan PHK tidak bisa dicegah, karena terjadi  pergantian (pekerjaan) digitalisasi, dan resesi,&quot; pungkasnya.
Baca selengkapnya: Penyebab PHK Massal Ternyata Bukan Hanya Pelemahan Ekonomi</content:encoded></item></channel></rss>
