<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dirut PLN Buka-bukaan soal Program Kompor Listrik</title><description>Darmawan Prasodjo memastikan program konversi LPG 3 kilogram (Kg) ke kompor induksi atau listrik tetap dijalankan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/28/320/2716610/dirut-pln-buka-bukaan-soal-program-kompor-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/28/320/2716610/dirut-pln-buka-bukaan-soal-program-kompor-listrik"/><item><title>Dirut PLN Buka-bukaan soal Program Kompor Listrik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/28/320/2716610/dirut-pln-buka-bukaan-soal-program-kompor-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/28/320/2716610/dirut-pln-buka-bukaan-soal-program-kompor-listrik</guid><pubDate>Senin 28 November 2022 21:08 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/28/320/2716610/dirut-pln-buka-bukaan-soal-program-kompor-listrik-NGAxFVss2S.png" expression="full" type="image/jpeg">Kompor Listrik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/28/320/2716610/dirut-pln-buka-bukaan-soal-program-kompor-listrik-NGAxFVss2S.png</image><title>Kompor Listrik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memastikan program konversi LPG 3 kilogram (Kg) ke kompor induksi atau listrik tetap dijalankan. Sebelumnya program tersebut sempat menuai kontroversi dan resmi dihentikan pemerintah.
Dia menjelaskan program kompor induksi yang dijalankan PLN saat ini tidak lagi menjadi program pemerintah, melainkan bagian dari aksi korporasi perusahaan. Sebelumnya rencana konversi kompor LPG 3 kg ke induksi masuk dalam program kompensasi atau subsidi pemerintah.
BACA JUGA:Dirut PLN Ungkap Proyek Listrik di Kereta Cepat Jakarta-Bandung

&quot;Kami terus menjalankan program kompor listrik, tetapi bukan dalam rangka subsidi, kompensasi, jadi tidak ada subsidi, kami soft selling kepada pelanggan kami dengan kapasitas yang tepat, yang non subsidi,&quot; ujar Darmawan saat RDP bersama Komisi VI DPR RI, Senin (28/11/2022).
Meski tetap dijalankan, lanjut Darmawan, skala atas lelang atau pengadaan kompor listrik diperkecil PLN sesuai dengan kapasitas atau stok yang tersedia.
&quot;Ini terus berjalan pak dengan catatan skalanya kami perkecil sesuai dengan stok yang sudah mereka persiapkan, jadi ini berjalan,&quot; ucapnya.
BACA JUGA:Ini Skema Konversi PLTD ke PLTS, Dirut PLN Singgung Harga Baterai

PLN sebelumnya mencatatkan manfaat besar saat menggunakan kompor induksi. Perseroan mencatat lebih murah dibandingkan dengan kompor LPG.Hasil uji coba menunjukan, untuk memasak 1 liter air menggunakan kompor induksi 1.200 watt hanya memerlukan biaya sebesar Rp158, sementara dengan kompor elpiji tabung 12 kilogram sekitar Rp176.
Sehingga, dengan pola memasak rata-rata masyarakat di Indonesia menggunakan gas LPG 11,4 kg per bulan, terjadi penghematan Rp28.500 dari biaya memasak setiap bulan.
Sejatinya, penggunaan kompor induksi juga memberi dampak positif kepada negara. Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan bahwa rata-rata subsidi impor gas dalam 6 tahun terakhir sekitar Rp43 Triliun per tahun.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memastikan program konversi LPG 3 kilogram (Kg) ke kompor induksi atau listrik tetap dijalankan. Sebelumnya program tersebut sempat menuai kontroversi dan resmi dihentikan pemerintah.
Dia menjelaskan program kompor induksi yang dijalankan PLN saat ini tidak lagi menjadi program pemerintah, melainkan bagian dari aksi korporasi perusahaan. Sebelumnya rencana konversi kompor LPG 3 kg ke induksi masuk dalam program kompensasi atau subsidi pemerintah.
BACA JUGA:Dirut PLN Ungkap Proyek Listrik di Kereta Cepat Jakarta-Bandung

&quot;Kami terus menjalankan program kompor listrik, tetapi bukan dalam rangka subsidi, kompensasi, jadi tidak ada subsidi, kami soft selling kepada pelanggan kami dengan kapasitas yang tepat, yang non subsidi,&quot; ujar Darmawan saat RDP bersama Komisi VI DPR RI, Senin (28/11/2022).
Meski tetap dijalankan, lanjut Darmawan, skala atas lelang atau pengadaan kompor listrik diperkecil PLN sesuai dengan kapasitas atau stok yang tersedia.
&quot;Ini terus berjalan pak dengan catatan skalanya kami perkecil sesuai dengan stok yang sudah mereka persiapkan, jadi ini berjalan,&quot; ucapnya.
BACA JUGA:Ini Skema Konversi PLTD ke PLTS, Dirut PLN Singgung Harga Baterai

PLN sebelumnya mencatatkan manfaat besar saat menggunakan kompor induksi. Perseroan mencatat lebih murah dibandingkan dengan kompor LPG.Hasil uji coba menunjukan, untuk memasak 1 liter air menggunakan kompor induksi 1.200 watt hanya memerlukan biaya sebesar Rp158, sementara dengan kompor elpiji tabung 12 kilogram sekitar Rp176.
Sehingga, dengan pola memasak rata-rata masyarakat di Indonesia menggunakan gas LPG 11,4 kg per bulan, terjadi penghematan Rp28.500 dari biaya memasak setiap bulan.
Sejatinya, penggunaan kompor induksi juga memberi dampak positif kepada negara. Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan bahwa rata-rata subsidi impor gas dalam 6 tahun terakhir sekitar Rp43 Triliun per tahun.</content:encoded></item></channel></rss>
