<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kopi Nusantara Laris Manis di Korsel, Raup Cuan Rp72,33 Miliar</title><description>Kopi nusantara asal RI laris manis di Korea Selatan. Kopi Indonesia  mejeng selama empat hari di pameran Seoul International Caf&amp;eacute; Show 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/28/455/2716304/kopi-nusantara-laris-manis-di-korsel-raup-cuan-rp72-33-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/28/455/2716304/kopi-nusantara-laris-manis-di-korsel-raup-cuan-rp72-33-miliar"/><item><title>Kopi Nusantara Laris Manis di Korsel, Raup Cuan Rp72,33 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/28/455/2716304/kopi-nusantara-laris-manis-di-korsel-raup-cuan-rp72-33-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/28/455/2716304/kopi-nusantara-laris-manis-di-korsel-raup-cuan-rp72-33-miliar</guid><pubDate>Senin 28 November 2022 15:15 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/28/455/2716304/kopi-nusantara-laris-manis-di-korsel-raup-cuan-rp72-33-miliar-SSfyINMtFx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kopi nusantara laris manis (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/28/455/2716304/kopi-nusantara-laris-manis-di-korsel-raup-cuan-rp72-33-miliar-SSfyINMtFx.jpg</image><title>Kopi nusantara laris manis (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kopi nusantara asal RI laris manis di Korea Selatan. Kopi Indonesia mejeng selama empat hari di pameran Seoul International Caf&amp;eacute; Show 2022.
Pada ajang tersebut, kopi nusantara mencatatkan potensi transaksi senilai USD4,6 juta, setara Rp72,33 miliar. Adapun produk Indonesia yang paling banyak diminati yaitu kopi dan minuman herbal.
BACA JUGA:7 Jenis Kopi Khas Nusantara Cocok Buat Coffee Lovers, Nikmatnya Bikin Candu

&amp;ldquo;Pada hari pertama pameran, kami melihat antusiasme pengunjung terhadap Paviliun Indonesia. Hingga hari keempat pameran, kami telah mencatat potensi transaksi senilai USD 4,6 juta. Selain kopi dan minuman herbal, camilan kafe berupa manisan dari ubi yang kami tampilkan juga menarik perhatian pengunjung. Hal itu karena adanya tren ruang belajar, atau study caf&amp;eacute;, di kalangan anak muda Korea Selatan,&amp;rdquo; ungkap Kepala ITPC Busan Reandhy Putera Dharmawan dikutip Senin (28/11/2022).
BACA JUGA:Viral! Tukang Fotokopi Keliling di Depok, Bisa Scan Barcode

Paviliun Indonesia dalam Seoul International Caf&amp;eacute; Show 2022 menampilkan berbagai produk dari 11 pelaku usaha. Selain memamerkan kopi nusantara, pavilliun Indonesia juga menyajikan bazar makanan dan minuman tradisional Indonesia ala angkringan. Bazar ini dikelola Dharma Wanita Persatuan KBRI Seoul sebagai bentuk promosi produk Indonesia kepada konsumen akhir.
&amp;ldquo;Promosi yang kami lakukan di Korea Selatan melalui Seoul International Caf&amp;eacute; Show 2022 adalah upaya meningkatkan citra Indonesia sebagai negara yang kaya akan berbagai jenis kopi dengan sifat dan ciri khas yang beragam, berkualitas, dan bernilai lebih,&amp;rdquo; kata Reandhy.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xNS8yMC8xNTY5MzQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Reandhy pun berharap pelaku usaha Indonesia yang ikut serta dalam  promosi di Korea Selatan mendapatkan pengalaman dan pembelajaran dalam  memasuki pasar internasional.
Korea Selatan merupakan salah satu mitra dagang strategis yang  menawarkan berbagai potensi bagi Indonesia, mengingat produk domestik  bruto dan daya beli masyarakatnya yang tinggi.
Menurut data Korea International Trade Association, Korea Selatan  merupakan importir kopi Indonesia terbesar ke- 14 dengan nilai impor  periode Januari&amp;ndash;Oktober 2022 senilai USD12,4 juta. Ada peningkatan  signifikan sebesar 66,7% dibandingkan periode yang sama tahun  sebelumnya.
Nilai impor kopi Indonesia di Korea Selatan selama kurun waktu lima  tahun terakhir (2017-2021) pun trennya meningkat. Potensi pasar kopi di  Korea Selatan sangat tinggi. Potensi tersebut dilandaskan oleh beberapa  faktor, yaitu konsumsi kopi masyarakatnya merupakan yang tertinggi di  dunia, jumlah toko kopi yang meningkat di tiap tahunnya, dan tren  positif impor kopi dari dunia.
&amp;ldquo;Hal ini membuktikan bahwa di tengah resesi ekonomi sebagai akibat  dari pandemi Covid-19, Korea Selatan tetap memilih produk Indonesia.  Peluang ini yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku ekspor Indonesia  untuk dapat mengekspansi pasar dan meningkatkan ekspor ke Korea  Selatan,&amp;rdquo; urai Reandhy.</description><content:encoded>JAKARTA - Kopi nusantara asal RI laris manis di Korea Selatan. Kopi Indonesia mejeng selama empat hari di pameran Seoul International Caf&amp;eacute; Show 2022.
Pada ajang tersebut, kopi nusantara mencatatkan potensi transaksi senilai USD4,6 juta, setara Rp72,33 miliar. Adapun produk Indonesia yang paling banyak diminati yaitu kopi dan minuman herbal.
BACA JUGA:7 Jenis Kopi Khas Nusantara Cocok Buat Coffee Lovers, Nikmatnya Bikin Candu

&amp;ldquo;Pada hari pertama pameran, kami melihat antusiasme pengunjung terhadap Paviliun Indonesia. Hingga hari keempat pameran, kami telah mencatat potensi transaksi senilai USD 4,6 juta. Selain kopi dan minuman herbal, camilan kafe berupa manisan dari ubi yang kami tampilkan juga menarik perhatian pengunjung. Hal itu karena adanya tren ruang belajar, atau study caf&amp;eacute;, di kalangan anak muda Korea Selatan,&amp;rdquo; ungkap Kepala ITPC Busan Reandhy Putera Dharmawan dikutip Senin (28/11/2022).
BACA JUGA:Viral! Tukang Fotokopi Keliling di Depok, Bisa Scan Barcode

Paviliun Indonesia dalam Seoul International Caf&amp;eacute; Show 2022 menampilkan berbagai produk dari 11 pelaku usaha. Selain memamerkan kopi nusantara, pavilliun Indonesia juga menyajikan bazar makanan dan minuman tradisional Indonesia ala angkringan. Bazar ini dikelola Dharma Wanita Persatuan KBRI Seoul sebagai bentuk promosi produk Indonesia kepada konsumen akhir.
&amp;ldquo;Promosi yang kami lakukan di Korea Selatan melalui Seoul International Caf&amp;eacute; Show 2022 adalah upaya meningkatkan citra Indonesia sebagai negara yang kaya akan berbagai jenis kopi dengan sifat dan ciri khas yang beragam, berkualitas, dan bernilai lebih,&amp;rdquo; kata Reandhy.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xNS8yMC8xNTY5MzQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Reandhy pun berharap pelaku usaha Indonesia yang ikut serta dalam  promosi di Korea Selatan mendapatkan pengalaman dan pembelajaran dalam  memasuki pasar internasional.
Korea Selatan merupakan salah satu mitra dagang strategis yang  menawarkan berbagai potensi bagi Indonesia, mengingat produk domestik  bruto dan daya beli masyarakatnya yang tinggi.
Menurut data Korea International Trade Association, Korea Selatan  merupakan importir kopi Indonesia terbesar ke- 14 dengan nilai impor  periode Januari&amp;ndash;Oktober 2022 senilai USD12,4 juta. Ada peningkatan  signifikan sebesar 66,7% dibandingkan periode yang sama tahun  sebelumnya.
Nilai impor kopi Indonesia di Korea Selatan selama kurun waktu lima  tahun terakhir (2017-2021) pun trennya meningkat. Potensi pasar kopi di  Korea Selatan sangat tinggi. Potensi tersebut dilandaskan oleh beberapa  faktor, yaitu konsumsi kopi masyarakatnya merupakan yang tertinggi di  dunia, jumlah toko kopi yang meningkat di tiap tahunnya, dan tren  positif impor kopi dari dunia.
&amp;ldquo;Hal ini membuktikan bahwa di tengah resesi ekonomi sebagai akibat  dari pandemi Covid-19, Korea Selatan tetap memilih produk Indonesia.  Peluang ini yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku ekspor Indonesia  untuk dapat mengekspansi pasar dan meningkatkan ekspor ke Korea  Selatan,&amp;rdquo; urai Reandhy.</content:encoded></item></channel></rss>
