<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dato Sri Tahir Jual Gedung Rp1 Triliun, Uangnya Buat Apa?</title><description>MAYA telah resmi membeli gedung ex Plaza Bali milik Dato Tahir dan anaknya sebesar Rp 1 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/29/278/2717199/dato-sri-tahir-jual-gedung-rp1-triliun-uangnya-buat-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/29/278/2717199/dato-sri-tahir-jual-gedung-rp1-triliun-uangnya-buat-apa"/><item><title>Dato Sri Tahir Jual Gedung Rp1 Triliun, Uangnya Buat Apa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/29/278/2717199/dato-sri-tahir-jual-gedung-rp1-triliun-uangnya-buat-apa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/29/278/2717199/dato-sri-tahir-jual-gedung-rp1-triliun-uangnya-buat-apa</guid><pubDate>Selasa 29 November 2022 16:57 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/29/278/2717199/dato-sri-tahir-jual-gedung-rp1-triliun-uangnya-buat-apa-JltyQPWCQx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kolongmerat RI Dato Sri Tahir (Foto: Okezone/YouTube)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/29/278/2717199/dato-sri-tahir-jual-gedung-rp1-triliun-uangnya-buat-apa-JltyQPWCQx.jpg</image><title>Kolongmerat RI Dato Sri Tahir (Foto: Okezone/YouTube)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) telah resmi membeli gedung ex Plaza Bali milik Dato Tahir dan anaknya sebesar Rp 1 triliun.
&quot;Pembelian aset yang berlokasi di Jalan By Pass I Gusti Ngurah Rai, Kuta, Bali dilakukan pada 23 November 2022,&quot; tulis manajemen Bank Mayapada dalam keterbukaan informasi dikutip pada Selasa (29/11/2022).
BACA JUGA:Harga Saham GOTO Terjun Bebas 6,3%, Melemah 5 Hari Berturut-turut

Pembelian gedung merupakan transaksi afiliasi. Hal ini dikarenakan gedung tersebut dimiliki Dato Tahir dan anaknya, Jonathan Tahir melalui PT Gatsu Griya Megatama (GGM).
Managemen menyatakan bahwa transaksi ini bukan transaksi material dan perubahan kegiatan usaha karena nilainya kurang dari 20% dari ekuitas perseroan senilai Rp 13,85 triliun per Juni 2022.
BACA JUGA:Tetapkan Harga IPO Rp75/Saham, Orang-Orang Ini Pemegang Saham Techno9 Indonesia (NINE)

Perseroan membeli gedung lantaran harganya terbilang ekonomis. Dan, gedung itu selama ini juga disewa Bank Mayapada sebagai kantor cabang guna menunjang operasional perseroan.Kemudian GGM akan berkomitmen menggunakan dana penjualan gedung tersebut sebanyak-banyak Rp 1 triliun untuk disetor kembali ke Bank Mayapada melalui rights issue yang akan digelar perseroan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) telah resmi membeli gedung ex Plaza Bali milik Dato Tahir dan anaknya sebesar Rp 1 triliun.
&quot;Pembelian aset yang berlokasi di Jalan By Pass I Gusti Ngurah Rai, Kuta, Bali dilakukan pada 23 November 2022,&quot; tulis manajemen Bank Mayapada dalam keterbukaan informasi dikutip pada Selasa (29/11/2022).
BACA JUGA:Harga Saham GOTO Terjun Bebas 6,3%, Melemah 5 Hari Berturut-turut

Pembelian gedung merupakan transaksi afiliasi. Hal ini dikarenakan gedung tersebut dimiliki Dato Tahir dan anaknya, Jonathan Tahir melalui PT Gatsu Griya Megatama (GGM).
Managemen menyatakan bahwa transaksi ini bukan transaksi material dan perubahan kegiatan usaha karena nilainya kurang dari 20% dari ekuitas perseroan senilai Rp 13,85 triliun per Juni 2022.
BACA JUGA:Tetapkan Harga IPO Rp75/Saham, Orang-Orang Ini Pemegang Saham Techno9 Indonesia (NINE)

Perseroan membeli gedung lantaran harganya terbilang ekonomis. Dan, gedung itu selama ini juga disewa Bank Mayapada sebagai kantor cabang guna menunjang operasional perseroan.Kemudian GGM akan berkomitmen menggunakan dana penjualan gedung tersebut sebanyak-banyak Rp 1 triliun untuk disetor kembali ke Bank Mayapada melalui rights issue yang akan digelar perseroan.</content:encoded></item></channel></rss>
