<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Impor Beras, Mendag: Kalau Diperlukan Segera</title><description>Zulhas) menyatakan bahwa beras impor sudah resmi dibeli.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/30/320/2717888/soal-impor-beras-mendag-kalau-diperlukan-segera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/30/320/2717888/soal-impor-beras-mendag-kalau-diperlukan-segera"/><item><title>Soal Impor Beras, Mendag: Kalau Diperlukan Segera</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/30/320/2717888/soal-impor-beras-mendag-kalau-diperlukan-segera</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/30/320/2717888/soal-impor-beras-mendag-kalau-diperlukan-segera</guid><pubDate>Rabu 30 November 2022 15:19 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/30/320/2717888/soal-impor-beras-mendag-kalau-diperlukan-segera-FpqNDwishO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Impor Beras (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/30/320/2717888/soal-impor-beras-mendag-kalau-diperlukan-segera-FpqNDwishO.jpg</image><title>Impor Beras (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan bahwa beras impor sudah resmi dibeli.
Keputusan ini sejalan dengan kebutuhan Bulog yang harus memenuhi pasokan cadangan beras pemerintah (CBP) hingga akhir tahun 2022.
BACA JUGA:Jelang Nataru, Mendag Zulhas: Harga Cabai Naik tapi Stok Aman

&quot;Sekarang kita beli tapi tetap di luar barangnya. Belinya sudah, impornya belum. Sekarang kita masih kasih kesempatan karena 1-2 hari ini saya belum kontak lagi,&quot; ujarnya kepada media di Jakarta, Selasa (29/11/2022).
Perihal asal negara yang menjadi tempat impor beras, Zulhas belum mau angkat bicara. Sebab, kata dia, yang tahu menauh soal itu hanyalah Bulog.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yOC80LzE1Nzc1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Bulog yang tahu&quot; ucapnya.
Kemudian, Zulhas juga menyampaikan bahwa dirinya sudah mengabulkan rencana Bulog untuk mengimpor beras. Sehingga, mau kapanpun Bulog mau mengambil beras di luar negeri, tinggal dieksekusi.
BACA JUGA:Ada Resesi 2023, Mendag: Saya Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Baik&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kalau diperlukan, segara! Persetujuannya sudah, masuknya kapan saja, anytime. Jadi kalau diperlukan Bulog hari ini, besok, lusa, sudah bisa. Kami kasih kapan saja, jadi kalau enggak bisa memenuhi 6 hari itu, silahkan (impor) mau satu hari, setelah itu mau dua hari silahkan,&quot; jelas Mendag.Persetujuannya itu bukan tanpa alasan, ia menilai stok beras di dalam negeri sudah harus ditambah guna menjaga stabilitas harga dan pasokan. Sebab, jika harga beras terus merangkak naik maka pengaruhnya sangat besar pada peningkatan inflasi.
&quot;Karena gini beras itu kalau naik Rp 10 itu pengaruhnya terhadap inflasi 3 koma lebih 3,3-3,6 persen. Jadi kalau cabai, bawang naik itu cuman 0,1 tapi kalau beras naik Rp 5, inflasi naik 3,6 jadi besar sekali,&quot; bebernya.
Sebagai informasi, Bulog mendapat amanah untuk memenuhi stok cadangan beras pemerintah sebanyak 1,2 juta ton hingga akhir tahun ini. Namun, realita di lapangan stok yang hingga saat ini hanya 426.573 ton. Maka dari itu, untuk memenuhi kekurangan, Bulog berencana mengimpor beras sebanyak 500 ribu ton.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan bahwa beras impor sudah resmi dibeli.
Keputusan ini sejalan dengan kebutuhan Bulog yang harus memenuhi pasokan cadangan beras pemerintah (CBP) hingga akhir tahun 2022.
BACA JUGA:Jelang Nataru, Mendag Zulhas: Harga Cabai Naik tapi Stok Aman

&quot;Sekarang kita beli tapi tetap di luar barangnya. Belinya sudah, impornya belum. Sekarang kita masih kasih kesempatan karena 1-2 hari ini saya belum kontak lagi,&quot; ujarnya kepada media di Jakarta, Selasa (29/11/2022).
Perihal asal negara yang menjadi tempat impor beras, Zulhas belum mau angkat bicara. Sebab, kata dia, yang tahu menauh soal itu hanyalah Bulog.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yOC80LzE1Nzc1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Bulog yang tahu&quot; ucapnya.
Kemudian, Zulhas juga menyampaikan bahwa dirinya sudah mengabulkan rencana Bulog untuk mengimpor beras. Sehingga, mau kapanpun Bulog mau mengambil beras di luar negeri, tinggal dieksekusi.
BACA JUGA:Ada Resesi 2023, Mendag: Saya Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Baik&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kalau diperlukan, segara! Persetujuannya sudah, masuknya kapan saja, anytime. Jadi kalau diperlukan Bulog hari ini, besok, lusa, sudah bisa. Kami kasih kapan saja, jadi kalau enggak bisa memenuhi 6 hari itu, silahkan (impor) mau satu hari, setelah itu mau dua hari silahkan,&quot; jelas Mendag.Persetujuannya itu bukan tanpa alasan, ia menilai stok beras di dalam negeri sudah harus ditambah guna menjaga stabilitas harga dan pasokan. Sebab, jika harga beras terus merangkak naik maka pengaruhnya sangat besar pada peningkatan inflasi.
&quot;Karena gini beras itu kalau naik Rp 10 itu pengaruhnya terhadap inflasi 3 koma lebih 3,3-3,6 persen. Jadi kalau cabai, bawang naik itu cuman 0,1 tapi kalau beras naik Rp 5, inflasi naik 3,6 jadi besar sekali,&quot; bebernya.
Sebagai informasi, Bulog mendapat amanah untuk memenuhi stok cadangan beras pemerintah sebanyak 1,2 juta ton hingga akhir tahun ini. Namun, realita di lapangan stok yang hingga saat ini hanya 426.573 ton. Maka dari itu, untuk memenuhi kekurangan, Bulog berencana mengimpor beras sebanyak 500 ribu ton.</content:encoded></item></channel></rss>
