<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tekuk Dolar AS, Rupiah Menguat ke Rp15.563</title><description>nilai tukar Rupiah sore ini ditutup menguat 169 point di level Rp 15.563 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/01/320/2718709/tekuk-dolar-as-rupiah-menguat-ke-rp15-563</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/01/320/2718709/tekuk-dolar-as-rupiah-menguat-ke-rp15-563"/><item><title>Tekuk Dolar AS, Rupiah Menguat ke Rp15.563</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/01/320/2718709/tekuk-dolar-as-rupiah-menguat-ke-rp15-563</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/01/320/2718709/tekuk-dolar-as-rupiah-menguat-ke-rp15-563</guid><pubDate>Kamis 01 Desember 2022 16:30 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/01/320/2718709/tekuk-dolar-as-rupiah-menguat-ke-rp15-563-93VHmEjvaT.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/01/320/2718709/tekuk-dolar-as-rupiah-menguat-ke-rp15-563-93VHmEjvaT.jpeg</image><title>Rupiah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tekuk dolar AS, nilai tukar Rupiah sore ini ditutup menguat 169 point di level Rp 15.563 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Kamis (1/12/2022).
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan penguatan ini didorong oleh keyakinan pemerintah Indonesia bahwa negara ini kebal terhadap resesi global yang diprediksi akan terjadi di tahun 2023.
BACA JUGA:Intip Gaji dan Tunjangan Lulusan STAN, Bisa Kantongi Puluhan Juta Rupiah
&quot;Pemerintah meyakini bahwa Indonesia kebal terhadap resesi global yang diprediksi akan terjadi di tahun depan, karena tingkat konsumsi dalam negeri yang cukup besar,&quot; terang Ibrahim dalam rilis hariannya.
Adapun faktor positif lainnya, kata dia, Bank Indonesia merasa optimistis bahwa perekonomian Indonesia diperkirakan akan tumbuh pada kisaran 4,5% hingga 5,3% pada 2022 di tengah tantangan risiko resesi yang menghantam dunia.



&quot;Yang menopang membaiknya ekonomi adalah kinerja ekspor dan konsumsi rumah tangga yang kuat serta kinerja investasi yang meningkat,&quot; terang Ibrahim.
BACA JUGA:Proyek Garuda Rupiah Digital Siap Diterbitkan
Meskipun sentimen internal positif, Menurut dia, ada hal yang perlu diwaspadai, yaitu inflasi yang melonjak.&quot;Hati-hati dengan inflasi yang melonjak karena dipicu oleh harga energi dan pangan yang tinggi, suku bunga tinggi, penguatan dolar AS serta derasnya aliran modal asing yang keluar dari negara berkembang,&quot; imbuhnya.
Di samping itu, ia memprediksi, untuk perdagangan besok, Jumat (2/12/2022) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp 15.540 - Rp 15.590.</description><content:encoded>JAKARTA - Tekuk dolar AS, nilai tukar Rupiah sore ini ditutup menguat 169 point di level Rp 15.563 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Kamis (1/12/2022).
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan penguatan ini didorong oleh keyakinan pemerintah Indonesia bahwa negara ini kebal terhadap resesi global yang diprediksi akan terjadi di tahun 2023.
BACA JUGA:Intip Gaji dan Tunjangan Lulusan STAN, Bisa Kantongi Puluhan Juta Rupiah
&quot;Pemerintah meyakini bahwa Indonesia kebal terhadap resesi global yang diprediksi akan terjadi di tahun depan, karena tingkat konsumsi dalam negeri yang cukup besar,&quot; terang Ibrahim dalam rilis hariannya.
Adapun faktor positif lainnya, kata dia, Bank Indonesia merasa optimistis bahwa perekonomian Indonesia diperkirakan akan tumbuh pada kisaran 4,5% hingga 5,3% pada 2022 di tengah tantangan risiko resesi yang menghantam dunia.



&quot;Yang menopang membaiknya ekonomi adalah kinerja ekspor dan konsumsi rumah tangga yang kuat serta kinerja investasi yang meningkat,&quot; terang Ibrahim.
BACA JUGA:Proyek Garuda Rupiah Digital Siap Diterbitkan
Meskipun sentimen internal positif, Menurut dia, ada hal yang perlu diwaspadai, yaitu inflasi yang melonjak.&quot;Hati-hati dengan inflasi yang melonjak karena dipicu oleh harga energi dan pangan yang tinggi, suku bunga tinggi, penguatan dolar AS serta derasnya aliran modal asing yang keluar dari negara berkembang,&quot; imbuhnya.
Di samping itu, ia memprediksi, untuk perdagangan besok, Jumat (2/12/2022) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp 15.540 - Rp 15.590.</content:encoded></item></channel></rss>
