<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Krom Bank Indonesia (BBSI) Bakal Rights Issue, Incar Dana Rp911 Miliar</title><description>PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) bakal menambah modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/02/278/2719412/krom-bank-indonesia-bbsi-bakal-rights-issue-incar-dana-rp911-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/02/278/2719412/krom-bank-indonesia-bbsi-bakal-rights-issue-incar-dana-rp911-miliar"/><item><title>Krom Bank Indonesia (BBSI) Bakal Rights Issue, Incar Dana Rp911 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/02/278/2719412/krom-bank-indonesia-bbsi-bakal-rights-issue-incar-dana-rp911-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/02/278/2719412/krom-bank-indonesia-bbsi-bakal-rights-issue-incar-dana-rp911-miliar</guid><pubDate>Jum'at 02 Desember 2022 15:58 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/02/278/2719412/krom-bank-indonesia-bbsi-bakal-rights-issue-incar-dana-rp911-miliar-Sfsw0BfXKG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BBSI bakal melakukan rights issue (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/02/278/2719412/krom-bank-indonesia-bbsi-bakal-rights-issue-incar-dana-rp911-miliar-Sfsw0BfXKG.jpg</image><title>BBSI bakal melakukan rights issue (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) bakal menambah modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. BBSI berencana menerbitkan sebanyak 367,47 juta saham baru atau 10,00% dari total modal disetor dan ditempatkan.
Dalam aksi korporasi ini, BBSI telah menetapkan harga pelaksanaan sebesar Rp2.480 per saham. Dengan demikian, perseroan akan mendapat dana segar sebesar Rp911,33 miliar.
BACA JUGA:Direstui Rights Issue, KB Bukopin (BBKP) Terbitkan 120 Miliar Saham Baru

&amp;ldquo;Setiap pemegang sembilan saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan pada 12 Desember 2022 pukul 16.00 WIB, berhak atas satu HMETD,&amp;rdquo; dikutip dari prospektus yang dirilis perseroan, dikutip Jumat (2/12/2022).
BACA JUGA:Jelang Rights Issue, Laba BTN Naik 44% Jadi Rp2,49 Triliun

PT FinAccel Teknologi Indonesia (FTI) selaku pemegang saham pengendali, Sundjono Suriadi (SS), PT Sun Land Investama (SLI) dan PT Sun Antarnusa Investment (SAI), menyatakan memiliki dana yang cukup dan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diterima dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam perseroan, yaitu masing-masing sebanyak 275.604.247 HMETD, 18.047.107 HMETD, 15.650.125 HMETD dan 15.334.167 HMETD.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, dalam rights issue ini PT Sun Land Investama (SLI)  bertindak sebagai pembeli siaga yang menyatakan sanggup untuk mengambil  dan membeli sisa saham sebanyak-banyaknya 42,83 juta saham. Di samping  itu, bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD-nya akan  mengalami penurunan persentase kepemilikan saham perseroan atau  terdilusi sebanyak 10,00%.
Perseroan akan menggunakan dana hasil rights issue untuk tambahan  modal kerja, dalam rangka pemberian kredit kepada nasabah dan peluncuran  produk dan layanan perbankan berbasis digital.
Dalam prospektus disebutkan bahwa, tanggal terakhir pelaksanaan  rights issue adalah 21 Desember 2022, serta tanggal terakhir pembayaran  saham tambahan adalah pada 23 Desember 2022.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) bakal menambah modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. BBSI berencana menerbitkan sebanyak 367,47 juta saham baru atau 10,00% dari total modal disetor dan ditempatkan.
Dalam aksi korporasi ini, BBSI telah menetapkan harga pelaksanaan sebesar Rp2.480 per saham. Dengan demikian, perseroan akan mendapat dana segar sebesar Rp911,33 miliar.
BACA JUGA:Direstui Rights Issue, KB Bukopin (BBKP) Terbitkan 120 Miliar Saham Baru

&amp;ldquo;Setiap pemegang sembilan saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan pada 12 Desember 2022 pukul 16.00 WIB, berhak atas satu HMETD,&amp;rdquo; dikutip dari prospektus yang dirilis perseroan, dikutip Jumat (2/12/2022).
BACA JUGA:Jelang Rights Issue, Laba BTN Naik 44% Jadi Rp2,49 Triliun

PT FinAccel Teknologi Indonesia (FTI) selaku pemegang saham pengendali, Sundjono Suriadi (SS), PT Sun Land Investama (SLI) dan PT Sun Antarnusa Investment (SAI), menyatakan memiliki dana yang cukup dan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diterima dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam perseroan, yaitu masing-masing sebanyak 275.604.247 HMETD, 18.047.107 HMETD, 15.650.125 HMETD dan 15.334.167 HMETD.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, dalam rights issue ini PT Sun Land Investama (SLI)  bertindak sebagai pembeli siaga yang menyatakan sanggup untuk mengambil  dan membeli sisa saham sebanyak-banyaknya 42,83 juta saham. Di samping  itu, bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD-nya akan  mengalami penurunan persentase kepemilikan saham perseroan atau  terdilusi sebanyak 10,00%.
Perseroan akan menggunakan dana hasil rights issue untuk tambahan  modal kerja, dalam rangka pemberian kredit kepada nasabah dan peluncuran  produk dan layanan perbankan berbasis digital.
Dalam prospektus disebutkan bahwa, tanggal terakhir pelaksanaan  rights issue adalah 21 Desember 2022, serta tanggal terakhir pembayaran  saham tambahan adalah pada 23 Desember 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
