<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesan Mendag ke Importir: Kalau Ada Impor Bebas, Kita Tindak!</title><description>Zulkifli Hasan memperingatkan kepada para pengusaha importir komoditas pertanian untuk patuh terhadap aturan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/03/320/2720017/pesan-mendag-ke-importir-kalau-ada-impor-bebas-kita-tindak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/03/320/2720017/pesan-mendag-ke-importir-kalau-ada-impor-bebas-kita-tindak"/><item><title>Pesan Mendag ke Importir: Kalau Ada Impor Bebas, Kita Tindak!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/03/320/2720017/pesan-mendag-ke-importir-kalau-ada-impor-bebas-kita-tindak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/03/320/2720017/pesan-mendag-ke-importir-kalau-ada-impor-bebas-kita-tindak</guid><pubDate>Sabtu 03 Desember 2022 19:31 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/03/320/2720017/pesan-mendag-ke-importir-kalau-ada-impor-bebas-kita-tindak-Ut8suf2Wk9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Zulkifli Hasan (Foto: Kemendag)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/03/320/2720017/pesan-mendag-ke-importir-kalau-ada-impor-bebas-kita-tindak-Ut8suf2Wk9.jpg</image><title>Mendag Zulkifli Hasan (Foto: Kemendag)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) memperingatkan kepada para pengusaha importir komoditas pertanian untuk patuh terhadap aturan. Pasalnya, tidak semua jenis buah dan sayuran dapat masuk secara bebas di pasar domestik.
Zulhas, meminta kepada asosiasi untuk melaporkan importir 'nakal' yang melakukan impor tanpa izin dari pemerintah dengan berbagai modus.
BACA JUGA:Soal Impor Beras, Mendag: Kalau Diperlukan Segera

&quot;Kalau ada yang impor bebas, laporin yang mana, mana tempatnya, gitu aja, biar kita tindak,&quot; kata Zulhas, saat ditemui di Kopi Joni, Jakarta Utara, Sabtu (3/12/202).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yOC8xLzE1NzczNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Para pengusaha yang tergabung dalam asosiasi juga diminta untuk tak segan melaporkan secara spesifik komoditas yang dimaksud serta kapal pengangkut. Zulhas menegaskan pemerintah tidak dapat menerima secara bebas, saat pasokan dalam negeri tercukupi.
BACA JUGA:Ada Resesi 2023, Mendag: Saya Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Baik&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Zulhas menyinggung buah kelengkeng dan sayur bayam agar tak perlu mengambilnya dari luar. Lebih jauh, dirinya menyoroti banyak mangga di Bandung yang membusuk karena banyak buah impor.&quot;Kalau cuma kelengkeng, buat apa (impor), banyak itu di Cianjur, impor sayur bayam buat apa. Jadi kita pilih-pilih juga. Itu mangga di Bandung sampai busuk karena buah impor banjir ke mana-mana. Kan gila itu, makanya ini kita atur, &quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) memperingatkan kepada para pengusaha importir komoditas pertanian untuk patuh terhadap aturan. Pasalnya, tidak semua jenis buah dan sayuran dapat masuk secara bebas di pasar domestik.
Zulhas, meminta kepada asosiasi untuk melaporkan importir 'nakal' yang melakukan impor tanpa izin dari pemerintah dengan berbagai modus.
BACA JUGA:Soal Impor Beras, Mendag: Kalau Diperlukan Segera

&quot;Kalau ada yang impor bebas, laporin yang mana, mana tempatnya, gitu aja, biar kita tindak,&quot; kata Zulhas, saat ditemui di Kopi Joni, Jakarta Utara, Sabtu (3/12/202).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yOC8xLzE1NzczNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Para pengusaha yang tergabung dalam asosiasi juga diminta untuk tak segan melaporkan secara spesifik komoditas yang dimaksud serta kapal pengangkut. Zulhas menegaskan pemerintah tidak dapat menerima secara bebas, saat pasokan dalam negeri tercukupi.
BACA JUGA:Ada Resesi 2023, Mendag: Saya Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Baik&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Zulhas menyinggung buah kelengkeng dan sayur bayam agar tak perlu mengambilnya dari luar. Lebih jauh, dirinya menyoroti banyak mangga di Bandung yang membusuk karena banyak buah impor.&quot;Kalau cuma kelengkeng, buat apa (impor), banyak itu di Cianjur, impor sayur bayam buat apa. Jadi kita pilih-pilih juga. Itu mangga di Bandung sampai busuk karena buah impor banjir ke mana-mana. Kan gila itu, makanya ini kita atur, &quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
