<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wuss! Jakarta-Bandung Cuma 1 Jam Naik Kereta Cepat</title><description>Perjalanan Jakarta-Bandung bisa ditempuh dalam waktu 1 jam dengan kereta cepat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/05/320/2720602/wuss-jakarta-bandung-cuma-1-jam-naik-kereta-cepat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/05/320/2720602/wuss-jakarta-bandung-cuma-1-jam-naik-kereta-cepat"/><item><title>Wuss! Jakarta-Bandung Cuma 1 Jam Naik Kereta Cepat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/05/320/2720602/wuss-jakarta-bandung-cuma-1-jam-naik-kereta-cepat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/05/320/2720602/wuss-jakarta-bandung-cuma-1-jam-naik-kereta-cepat</guid><pubDate>Senin 05 Desember 2022 10:25 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/05/320/2720602/wuss-jakarta-bandung-cuma-1-jam-naik-kereta-cepat-khvxn8vviE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/05/320/2720602/wuss-jakarta-bandung-cuma-1-jam-naik-kereta-cepat-khvxn8vviE.jpg</image><title>Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Perjalanan Jakarta-Bandung bisa ditempuh dalam waktu 1 jam dengan kereta cepat. Adapun Kereta Cepat Jakarta-Bandung ditargetkan beroperasi Juni 2023.
Sejumlah persiapannya pengoperasian terus dikebut pengerjaannya dan konektivitas antar moda transportasi lainnya. PT Kereta Api Indonesia (Persero) tengah menyiapkan dua layanan kereta api yang akan menghubungkan pusat kota Jakarta dan Bandung dengan Stasiun Kereta Cepat yakni LRT Jabodebek dan KA Feeder KCJB.
BACA JUGA:3 Fakta KA Argo Parahyangan Disetop Gegara Kereta Cepat 

&amp;ldquo;Hadirnya LRT Jabodebek dan KA Feeder ini akan mempermudah konektivitas masyarakat untuk menuju stasiun KCJB melalui sistem transportasi yang bebas kemacetan dan tepat waktu,&amp;rdquo; ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulis, Senin (5/12/2022).
Joni mengatakan, penumpang dapat menggunakan LRT Jabodebek Dukuh Atas menuju Stasiun LRT Jabodebek Halim yang ditempuh dengan waktu 20 menit dengan headway pada pada jam sibuk dapat mencapai 8 menit sekali.
BACA JUGA:Luhut Buat Studi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Biaya Lebih Murah

&quot;Pelanggan nantinya dapat langsung berpindah dari Stasiun LRT Jabodebek Halim ke Stasiun KCJB Halim karena kedua layanan tersebut telah terintegrasi pada lokasi yang sama,&quot; katanya.
Sementara itu masyarakat juga dapat menggunakan KRL Commuterline menuju stasiun yang terkoneksi dengan LRT Jabodebek yaitu Stasiun Sudirman dan Cawang untuk selanjutnya meneruskan perjalanan menggunakan LRT ke Stasiun KCJB Halim.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xNi85LzE1NzA0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Setelah menempuh perjalanan LRT Jabodebek selama 20 menit, perjalanan  KCJB dari Stasiun KCJB Halim menuju Stasiun KCJB Padalarang akan  ditempuh hanya dalam waktu kurang dari 30 menit.
Di Padalarang, KAI telah menyediakan layanan KA Feeder yang jadwalnya  menyesuaikan dengan jadwal kedatangan KCJB. Adapun waktu tempuh KA  Feeder KCJB untuk menuju Stasiun Bandung adalah hanya 18 menit.
&quot;Dengan menggunakan layanan kereta api yang sudah terkoneksi  tersebut, maka total waktu yang dibutuhkan antar pusat Kota Jakarta dan  Bandung sekitar satu jam perjalanan. Dengan teknologi dan SDM terbaik  KAI akan memastikan bahwa seluruh perjalanan kereta api tersebut  beroperasi tepat waktu seperti layanan KAI yang sudah ada saat ini,&quot;  tegas Joni.
Joni mengungkapkan bahwa KAI terus mempersiapkan sarana dan prasarana  untuk operasional KA Feeder KCJB. Sarana KA Feeder berupa lima  rangkaian KRDE di mana setiap rangkaiannya terdiri dari lima kereta.  Dalam satu rangkaian, KA Feeder KCJB berkapasitas 280 pelanggan. Guna  menambah kenyamanan pelanggan, KA Feeder KCJB dilengkapi dengan  fasilitas rak bagasi dan toilet.
Adapun untuk prasarana KA Feeder KCJB, saat ini pembangunan fisik  Hall atau ruang tunggu khusus pelanggan KCJB di Stasiun Bandung dan  Cimahi telah selesai 100%. Sedangkan di Stasiun Padalarang masih dalam  proses pembangunan. KAI dan KCIC saat ini sedang menyiapkan fasilitas  dan standar pelayanan minimum untuk park and ride dan ruang tunggu KA  Feeder KCJB.
Joni menambahkan, KAI akan memastikan bahwa perpindahan antar moda,  antar peron, ketersediaan ruang tunggu, dan fasilitas yang disediakan  untuk pelanggan dibuat senyaman dan semudah mungkin.
&amp;ldquo;Hadirnya LRT Jabodebek dan KA Feeder KCJB ini diharapkan menjadi  daya tarik masyarakat untuk menggunakan KCJB yang merupakan kereta cepat  pertama di Asia Tenggara. KAI sebagai pemimpin konsorsium PT PSBI yang  memiliki saham mayoritas dari KCIC berkomitmen untuk menuntaskan  pembangunan KCIC sebagaimana harapan pemerintah dan masyarakat,&amp;rdquo; tutup  Joni.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Perjalanan Jakarta-Bandung bisa ditempuh dalam waktu 1 jam dengan kereta cepat. Adapun Kereta Cepat Jakarta-Bandung ditargetkan beroperasi Juni 2023.
Sejumlah persiapannya pengoperasian terus dikebut pengerjaannya dan konektivitas antar moda transportasi lainnya. PT Kereta Api Indonesia (Persero) tengah menyiapkan dua layanan kereta api yang akan menghubungkan pusat kota Jakarta dan Bandung dengan Stasiun Kereta Cepat yakni LRT Jabodebek dan KA Feeder KCJB.
BACA JUGA:3 Fakta KA Argo Parahyangan Disetop Gegara Kereta Cepat 

&amp;ldquo;Hadirnya LRT Jabodebek dan KA Feeder ini akan mempermudah konektivitas masyarakat untuk menuju stasiun KCJB melalui sistem transportasi yang bebas kemacetan dan tepat waktu,&amp;rdquo; ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulis, Senin (5/12/2022).
Joni mengatakan, penumpang dapat menggunakan LRT Jabodebek Dukuh Atas menuju Stasiun LRT Jabodebek Halim yang ditempuh dengan waktu 20 menit dengan headway pada pada jam sibuk dapat mencapai 8 menit sekali.
BACA JUGA:Luhut Buat Studi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Biaya Lebih Murah

&quot;Pelanggan nantinya dapat langsung berpindah dari Stasiun LRT Jabodebek Halim ke Stasiun KCJB Halim karena kedua layanan tersebut telah terintegrasi pada lokasi yang sama,&quot; katanya.
Sementara itu masyarakat juga dapat menggunakan KRL Commuterline menuju stasiun yang terkoneksi dengan LRT Jabodebek yaitu Stasiun Sudirman dan Cawang untuk selanjutnya meneruskan perjalanan menggunakan LRT ke Stasiun KCJB Halim.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xNi85LzE1NzA0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Setelah menempuh perjalanan LRT Jabodebek selama 20 menit, perjalanan  KCJB dari Stasiun KCJB Halim menuju Stasiun KCJB Padalarang akan  ditempuh hanya dalam waktu kurang dari 30 menit.
Di Padalarang, KAI telah menyediakan layanan KA Feeder yang jadwalnya  menyesuaikan dengan jadwal kedatangan KCJB. Adapun waktu tempuh KA  Feeder KCJB untuk menuju Stasiun Bandung adalah hanya 18 menit.
&quot;Dengan menggunakan layanan kereta api yang sudah terkoneksi  tersebut, maka total waktu yang dibutuhkan antar pusat Kota Jakarta dan  Bandung sekitar satu jam perjalanan. Dengan teknologi dan SDM terbaik  KAI akan memastikan bahwa seluruh perjalanan kereta api tersebut  beroperasi tepat waktu seperti layanan KAI yang sudah ada saat ini,&quot;  tegas Joni.
Joni mengungkapkan bahwa KAI terus mempersiapkan sarana dan prasarana  untuk operasional KA Feeder KCJB. Sarana KA Feeder berupa lima  rangkaian KRDE di mana setiap rangkaiannya terdiri dari lima kereta.  Dalam satu rangkaian, KA Feeder KCJB berkapasitas 280 pelanggan. Guna  menambah kenyamanan pelanggan, KA Feeder KCJB dilengkapi dengan  fasilitas rak bagasi dan toilet.
Adapun untuk prasarana KA Feeder KCJB, saat ini pembangunan fisik  Hall atau ruang tunggu khusus pelanggan KCJB di Stasiun Bandung dan  Cimahi telah selesai 100%. Sedangkan di Stasiun Padalarang masih dalam  proses pembangunan. KAI dan KCIC saat ini sedang menyiapkan fasilitas  dan standar pelayanan minimum untuk park and ride dan ruang tunggu KA  Feeder KCJB.
Joni menambahkan, KAI akan memastikan bahwa perpindahan antar moda,  antar peron, ketersediaan ruang tunggu, dan fasilitas yang disediakan  untuk pelanggan dibuat senyaman dan semudah mungkin.
&amp;ldquo;Hadirnya LRT Jabodebek dan KA Feeder KCJB ini diharapkan menjadi  daya tarik masyarakat untuk menggunakan KCJB yang merupakan kereta cepat  pertama di Asia Tenggara. KAI sebagai pemimpin konsorsium PT PSBI yang  memiliki saham mayoritas dari KCIC berkomitmen untuk menuntaskan  pembangunan KCIC sebagaimana harapan pemerintah dan masyarakat,&amp;rdquo; tutup  Joni.</content:encoded></item></channel></rss>
