<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inocycle Technology (INOV) Rugi Rp8,79 Miliar di Kuartal III-2022</title><description>PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) membukukan rugi bersih Rp8,79 miliar hingga kuartal III 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/06/278/2721851/inocycle-technology-inov-rugi-rp8-79-miliar-di-kuartal-iii-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/06/278/2721851/inocycle-technology-inov-rugi-rp8-79-miliar-di-kuartal-iii-2022"/><item><title>Inocycle Technology (INOV) Rugi Rp8,79 Miliar di Kuartal III-2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/06/278/2721851/inocycle-technology-inov-rugi-rp8-79-miliar-di-kuartal-iii-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/06/278/2721851/inocycle-technology-inov-rugi-rp8-79-miliar-di-kuartal-iii-2022</guid><pubDate>Selasa 06 Desember 2022 18:50 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/06/278/2721851/inocycle-technology-inov-rugi-rp8-79-miliar-di-kuartal-iii-2022-kNUfzjNoHI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">INOV bukukan rugi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/06/278/2721851/inocycle-technology-inov-rugi-rp8-79-miliar-di-kuartal-iii-2022-kNUfzjNoHI.jpg</image><title>INOV bukukan rugi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) membukukan rugi bersih Rp8,79 miliar hingga kuartal III 2022. INOV membukukan rugi berbalik dari periode yang sama tahun sebelumnya yang untuk sebesar Rp25,68 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan, Selasa (6/12/2022), penjualan perseroan justru naik 14,92% menjadi Rp533,99 miliar dari sebelumnya sebesar Rp464,64 miliar. Berdasarkan pelanggannya, penjualan kepada pihak berelasi tercatat sebesar Rp246,96 miliar dan kepada pihak ketiga sebesar Rp287,03 miliar.
BACA JUGA:Utang Emiten Segar Kumala (BUAH) Bengkak 455%, Apa Penyebabnya?

Berdasarkan produknya, penjualan serat staple tercatat sebesar Rp378,13 miliar, produk bukan tenunan mencatatkan penjualan sebesar Rp112,12 miliar, serta penjualan perabot rumah dan lainnya tercatat sebesar Rp43,73 miliar.
Adapun, sejumlah beban perseroan turut mengalami kenaikan yakni, beban pokok penjualan menjadi Rp428,01 miliar, dari sebelumnya Rp364,60 miliar. Lalu, beban usaha sebesar Rp78,20 miliar dari sebelumnya Rp64,85 miliar, serta beban lainnya sebesar Rp22,75 miliar.
BACA JUGA:Kinerja Emiten BUMN Lebih Gacor dari Swasta, Erick Thohir Beberkan Bukti Ini

Hingga akhir September 2022, total nilai aset emiten yang bergerak di bidang daur ulang sampah plastik ini tercatat sebesar Rp937,22 miliar, naik 5,22% dari posisi akhir Desember 2021 yang sebesar Rp890,73 miliar. Adapun, liabilitas tercatat sebesar Rp616,15 miliar dan ekuitas sebesar Rp321,07 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Tahun depan, perseroan mengalokasikan belanja modal atau capital  expenditure (capex) sebesar USD2 juta untuk merampungkan pembangunan  pabrik baru di Medan, Sumatera Utara. Selain itu, terdapat penambahan  belanja modal sebesar USD1 juta untuk ekspansi washing facilities di  Subang, Jawa Barat.
Melansir 1st Session Closing IDX Channel, Direktur INOV Victor Choi  mengatakan, saat ini perseroan tengah dalam proses pemasangan  mesin-mesin daur ulang sampah botol plastik menjadi Recycled Polyester  Staple Fiber (RePSF).
Perseroan menargetkan pabrik RePSF baru ini dapat mulai beroperasi  secara komersial pada akhir Maret 2023. Adapun, total rata-rata  kapasitas produksi pabrik-pabrik milik INOV dapat mencapai lebih dari  40.000 ton per tahun.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) membukukan rugi bersih Rp8,79 miliar hingga kuartal III 2022. INOV membukukan rugi berbalik dari periode yang sama tahun sebelumnya yang untuk sebesar Rp25,68 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan, Selasa (6/12/2022), penjualan perseroan justru naik 14,92% menjadi Rp533,99 miliar dari sebelumnya sebesar Rp464,64 miliar. Berdasarkan pelanggannya, penjualan kepada pihak berelasi tercatat sebesar Rp246,96 miliar dan kepada pihak ketiga sebesar Rp287,03 miliar.
BACA JUGA:Utang Emiten Segar Kumala (BUAH) Bengkak 455%, Apa Penyebabnya?

Berdasarkan produknya, penjualan serat staple tercatat sebesar Rp378,13 miliar, produk bukan tenunan mencatatkan penjualan sebesar Rp112,12 miliar, serta penjualan perabot rumah dan lainnya tercatat sebesar Rp43,73 miliar.
Adapun, sejumlah beban perseroan turut mengalami kenaikan yakni, beban pokok penjualan menjadi Rp428,01 miliar, dari sebelumnya Rp364,60 miliar. Lalu, beban usaha sebesar Rp78,20 miliar dari sebelumnya Rp64,85 miliar, serta beban lainnya sebesar Rp22,75 miliar.
BACA JUGA:Kinerja Emiten BUMN Lebih Gacor dari Swasta, Erick Thohir Beberkan Bukti Ini

Hingga akhir September 2022, total nilai aset emiten yang bergerak di bidang daur ulang sampah plastik ini tercatat sebesar Rp937,22 miliar, naik 5,22% dari posisi akhir Desember 2021 yang sebesar Rp890,73 miliar. Adapun, liabilitas tercatat sebesar Rp616,15 miliar dan ekuitas sebesar Rp321,07 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Tahun depan, perseroan mengalokasikan belanja modal atau capital  expenditure (capex) sebesar USD2 juta untuk merampungkan pembangunan  pabrik baru di Medan, Sumatera Utara. Selain itu, terdapat penambahan  belanja modal sebesar USD1 juta untuk ekspansi washing facilities di  Subang, Jawa Barat.
Melansir 1st Session Closing IDX Channel, Direktur INOV Victor Choi  mengatakan, saat ini perseroan tengah dalam proses pemasangan  mesin-mesin daur ulang sampah botol plastik menjadi Recycled Polyester  Staple Fiber (RePSF).
Perseroan menargetkan pabrik RePSF baru ini dapat mulai beroperasi  secara komersial pada akhir Maret 2023. Adapun, total rata-rata  kapasitas produksi pabrik-pabrik milik INOV dapat mencapai lebih dari  40.000 ton per tahun.</content:encoded></item></channel></rss>
