<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Sedih Brigjen Hendro Gunawan, Pensiunan Jenderal yang Hartanya Dikuras Habis oleh Anak Angkatnya</title><description>Kisah sedih Brigjen Hendro Gunawan, pensiunan Jenderal yang hartanya dikuras habis oleh anak angkatnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/06/320/2721831/kisah-sedih-brigjen-hendro-gunawan-pensiunan-jenderal-yang-hartanya-dikuras-habis-oleh-anak-angkatnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/06/320/2721831/kisah-sedih-brigjen-hendro-gunawan-pensiunan-jenderal-yang-hartanya-dikuras-habis-oleh-anak-angkatnya"/><item><title>Kisah Sedih Brigjen Hendro Gunawan, Pensiunan Jenderal yang Hartanya Dikuras Habis oleh Anak Angkatnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/06/320/2721831/kisah-sedih-brigjen-hendro-gunawan-pensiunan-jenderal-yang-hartanya-dikuras-habis-oleh-anak-angkatnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/06/320/2721831/kisah-sedih-brigjen-hendro-gunawan-pensiunan-jenderal-yang-hartanya-dikuras-habis-oleh-anak-angkatnya</guid><pubDate>Selasa 06 Desember 2022 18:18 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/06/320/2721831/kisah-sedih-brigjen-hendro-gunawan-pensiunan-jenderal-yang-hartanya-dikuras-habis-oleh-anak-angkatnya-SVnBLTXrRt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kisah sedih Brigjen Hendro Gunawan hartanya dikuras habis oleh anak angkatnya (Foto: Youtube Uya Kuya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/06/320/2721831/kisah-sedih-brigjen-hendro-gunawan-pensiunan-jenderal-yang-hartanya-dikuras-habis-oleh-anak-angkatnya-SVnBLTXrRt.jpg</image><title>Kisah sedih Brigjen Hendro Gunawan hartanya dikuras habis oleh anak angkatnya (Foto: Youtube Uya Kuya)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kisah sedih Brigjen Hendro Gunawan, pensiunan Jenderal yang hartanya dikuras habis oleh anak angkatnya.
Melansir dari YouTube Uya Kuya TV, Selasa (6/12/2022), Brigjen Hendro Gunawan membongkar kisah pilu mengenai hartanya yang diambil secara perlahan oleh anak angkat dan mantunya.
Hendro dan mantan istrinya tidak dikaruniakan anak, oleh sebab itu mereka mengadopsi kedua anak perempuan yang disekolahkan hingga sarjana.
BACA JUGA:Viral! Wanita Ini Gagal Nikah Berkali-kali Padahal Sudah Jahit Baju Pengantin Sendiri

Saat anak angkatnya hendak menikah dengan anak dari temannya, Hendro mengaku ada yang ganjil. Anak angkat serta menantunya meminta untuk dibelikan rumah, toko, serta mobil sebagai syarat pernikahan.
Adapun biaya pernikahan yang seharusnya menjadi tanggung jawab mempelai, justru Hendro yang membiayai keseluruhan acara.
&amp;ldquo;Akhirnya saya belikan rumah di Kebagusan sama toko,&amp;rdquo; kata Hendro.
BACA JUGA:Viral! Modus Baru Penipuan Berkedok Kirim Paket, Hati-Hati

Pernikahan keduanya menjadi penyesalan dan kesedihan bagi Hendro karena telah menikahkan yang bukan anak kandungnya.
&amp;ldquo;Saya tidak bisa membalas dosa saya karena saya menikahkan bukan anak kandung saya, itu yang saya sakit,&amp;rdquo; jelas Hendro sambil menangis.
&amp;ldquo;Tapi apa yang dibalas sekarang? Air susu dibalas air tuba. Semua harta saya habis diambil oleh dia (anak angkat dan menantu),&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yNi8xLzE1Mzc3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Awal mula harta Hendro dikuras secara perlahan itu pada 2018, ketika  dirinya belum pensiun dan cerai. Saat itu telah terjadi pertikaian soal  harta antara adiknya dan anak angkatnya tersebut.
Tak lama setelahnya, Hendro mengatakan langsung dihadapkan dan  dipaksa tanda tangan surat persetujuan yang sudah dikonsepkan oleh  notaris. Surat persetujuan yang dibuat atas dasar jual-beli ini  ditandatanganinya di kamar dan di hadapan kedua anak angkat serta mantan  istri.
&amp;ldquo;Ya sudah, kutandatangani tapi ini hanya digunakan apabila aku sudah mati,&amp;rdquo; tegasnya.
Setelah bercerai dan menikah kembali, Hendro baru mengetahui bahwa  dirinya ditipu dan hartanya telah dikuras. Bahkan rumah dinas juga  diambil alih oleh anak angkat dan menantunya.
Akhirnya Hendro pun menggugat hartanya yang telah diambil. Namun,  surat-surat serta dokumen yang seharusnya bisa mendukung dan menjadi  bukti, justru tidak ada di tangannya.
Hendro berkata bahwa momen paling sakit adalah ketika dirinya pulang  ke rumah untuk mengambil pakaian serta sepatu namun malah diteriaki  maling oleh anak angkat dan menantunya.
Adapun dirinya mengaku sebagai Jenderal termiskin karena hartanya  sudah dikuras. Uang pensiun juga sudah tidak ada karena digunakan untuk  biaya persalinan anak.
&amp;ldquo;Boleh dikatakan begitu (Jenderal termiskin) karena pensiun saya pun sudah tidak ada, semua sudah tidak ada.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kisah sedih Brigjen Hendro Gunawan, pensiunan Jenderal yang hartanya dikuras habis oleh anak angkatnya.
Melansir dari YouTube Uya Kuya TV, Selasa (6/12/2022), Brigjen Hendro Gunawan membongkar kisah pilu mengenai hartanya yang diambil secara perlahan oleh anak angkat dan mantunya.
Hendro dan mantan istrinya tidak dikaruniakan anak, oleh sebab itu mereka mengadopsi kedua anak perempuan yang disekolahkan hingga sarjana.
BACA JUGA:Viral! Wanita Ini Gagal Nikah Berkali-kali Padahal Sudah Jahit Baju Pengantin Sendiri

Saat anak angkatnya hendak menikah dengan anak dari temannya, Hendro mengaku ada yang ganjil. Anak angkat serta menantunya meminta untuk dibelikan rumah, toko, serta mobil sebagai syarat pernikahan.
Adapun biaya pernikahan yang seharusnya menjadi tanggung jawab mempelai, justru Hendro yang membiayai keseluruhan acara.
&amp;ldquo;Akhirnya saya belikan rumah di Kebagusan sama toko,&amp;rdquo; kata Hendro.
BACA JUGA:Viral! Modus Baru Penipuan Berkedok Kirim Paket, Hati-Hati

Pernikahan keduanya menjadi penyesalan dan kesedihan bagi Hendro karena telah menikahkan yang bukan anak kandungnya.
&amp;ldquo;Saya tidak bisa membalas dosa saya karena saya menikahkan bukan anak kandung saya, itu yang saya sakit,&amp;rdquo; jelas Hendro sambil menangis.
&amp;ldquo;Tapi apa yang dibalas sekarang? Air susu dibalas air tuba. Semua harta saya habis diambil oleh dia (anak angkat dan menantu),&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yNi8xLzE1Mzc3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Awal mula harta Hendro dikuras secara perlahan itu pada 2018, ketika  dirinya belum pensiun dan cerai. Saat itu telah terjadi pertikaian soal  harta antara adiknya dan anak angkatnya tersebut.
Tak lama setelahnya, Hendro mengatakan langsung dihadapkan dan  dipaksa tanda tangan surat persetujuan yang sudah dikonsepkan oleh  notaris. Surat persetujuan yang dibuat atas dasar jual-beli ini  ditandatanganinya di kamar dan di hadapan kedua anak angkat serta mantan  istri.
&amp;ldquo;Ya sudah, kutandatangani tapi ini hanya digunakan apabila aku sudah mati,&amp;rdquo; tegasnya.
Setelah bercerai dan menikah kembali, Hendro baru mengetahui bahwa  dirinya ditipu dan hartanya telah dikuras. Bahkan rumah dinas juga  diambil alih oleh anak angkat dan menantunya.
Akhirnya Hendro pun menggugat hartanya yang telah diambil. Namun,  surat-surat serta dokumen yang seharusnya bisa mendukung dan menjadi  bukti, justru tidak ada di tangannya.
Hendro berkata bahwa momen paling sakit adalah ketika dirinya pulang  ke rumah untuk mengambil pakaian serta sepatu namun malah diteriaki  maling oleh anak angkat dan menantunya.
Adapun dirinya mengaku sebagai Jenderal termiskin karena hartanya  sudah dikuras. Uang pensiun juga sudah tidak ada karena digunakan untuk  biaya persalinan anak.
&amp;ldquo;Boleh dikatakan begitu (Jenderal termiskin) karena pensiun saya pun sudah tidak ada, semua sudah tidak ada.</content:encoded></item></channel></rss>
