<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IKN Jadi Kota Cerdas, Manfaatkan Teknologi Mulai dari Perencanaan hingga Pembangunan</title><description>IKN Nusantara akan menjadi kota cerdas yang memanfaatkan teknologi mulai dari perencanaan hingga pembangunan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/06/470/2721677/ikn-jadi-kota-cerdas-manfaatkan-teknologi-mulai-dari-perencanaan-hingga-pembangunan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/06/470/2721677/ikn-jadi-kota-cerdas-manfaatkan-teknologi-mulai-dari-perencanaan-hingga-pembangunan"/><item><title>IKN Jadi Kota Cerdas, Manfaatkan Teknologi Mulai dari Perencanaan hingga Pembangunan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/06/470/2721677/ikn-jadi-kota-cerdas-manfaatkan-teknologi-mulai-dari-perencanaan-hingga-pembangunan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/06/470/2721677/ikn-jadi-kota-cerdas-manfaatkan-teknologi-mulai-dari-perencanaan-hingga-pembangunan</guid><pubDate>Selasa 06 Desember 2022 15:27 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/06/470/2721677/ikn-jadi-kota-cerdas-manfaatkan-teknologi-mulai-dari-perencanaan-hingga-pembangunan-gScyn7X5HI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan IKN Nusantara (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/06/470/2721677/ikn-jadi-kota-cerdas-manfaatkan-teknologi-mulai-dari-perencanaan-hingga-pembangunan-gScyn7X5HI.jpg</image><title>Pembangunan IKN Nusantara (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; IKN Nusantara akan menjadi kota cerdas yang memanfaatkan teknologi mulai dari perencanaan hingga pembangunan. Pembangunan IKN menjadi kota cerdas akan banyak mengadopsi teknologi digital dalam menunjang kehidupan masyarakatnya.
&quot;Jadi kota cerdas itu adalah bagaimana pemanfaatan teknologi diterapkan mulai dari perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan kota, sehingga ada efisiensi yang bisa dicapai,&quot; kata Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN Ali Berawi, dikutip Selasa (6/12/2022).
BACA JUGA:Mau Ikut Bangun IKN Nusantara? Begini Cara Ajukan Jadi Investor

Pada buku saku panduan implementasi (one map policy) yang disusun badan Otorita IKN Nusantara, badan Otorita IKN sudah merancang pengembangan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) berdasarkan skala Populasi.
Pada buku saku tersebut dijelaskan, pembagian skala Populasi terdiri dari tiga bagian, pertama setara RW (rukun warga) yang terdiri 2.500 penduduk, skala pelayanan setara kelurahan dengan jumlah populasi mencapai 30.000, skala pelayanan setara kecamatan dengan jumlah populasi 120.000 dan skala pelayanan setara kota, provinsi, dan nasional dengan jumlah populasi lebih dari 120.000 penduduk.
BACA JUGA:Uji Coba Mobil Terbang di IKN Nusantara, Begini Kata Pengusaha

Adapun Fasum dan Fasos yang tersedia di tengah populasi tersebut, misal skala RW terdapat Fasos seperti pos keamanan, pusat pembangkit sumber daya, pusat pengelola sampah, balai berkumpul, perpustakaan umum, dan tempat parkir umum.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNS80LzE1ODE2NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sedangkan fasum terdiri dari taman bermain skala RW, tempat beribadah  skala RW, Toko dan Ruko, Posyandu, taman kanak-kanak dan sekolah dasar.  Waktu tempuh menuju fasilitas tersebut hanya 5 menit berjalan kaki.
Selanjutnya untuk skala Kelurahan untuk Fasilitas Sosial ditambah  kantor pos, kantor manajemen sumber daya, dan kantor pemadam kebakaran.  Fasum skala Kelurahan ditambah lapangan olahraga, fasilitas komersial  ada pasar, pendidikan tingkat SMP - SMA, dan Puskesmas.
Fasilitas Sosial untuk skala Kecamatan ditambahkan Kantor Urusan  Agama, Balai Serbaguna, dan Kantor Kepolisian. Sedangkan untuk Fasilitas  Umum ditambahkan tempat peribadatan lainnya, gelanggang olahraga, dan  shoping center.
Kemudian untuk fasilitas umum untuk skala provinsi atau nasional  terdapat stadion Nasional, Taman Kota, tempat peribadatan skala  nasional, rumah sakit standar internasional, dan laboratorium.
Pada buku saku tersebut juga dijelaskan, baik fasum dan fasos bisa  dijangkau dan bakal terintegrasi dengan transit transportasi umum.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; IKN Nusantara akan menjadi kota cerdas yang memanfaatkan teknologi mulai dari perencanaan hingga pembangunan. Pembangunan IKN menjadi kota cerdas akan banyak mengadopsi teknologi digital dalam menunjang kehidupan masyarakatnya.
&quot;Jadi kota cerdas itu adalah bagaimana pemanfaatan teknologi diterapkan mulai dari perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan kota, sehingga ada efisiensi yang bisa dicapai,&quot; kata Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN Ali Berawi, dikutip Selasa (6/12/2022).
BACA JUGA:Mau Ikut Bangun IKN Nusantara? Begini Cara Ajukan Jadi Investor

Pada buku saku panduan implementasi (one map policy) yang disusun badan Otorita IKN Nusantara, badan Otorita IKN sudah merancang pengembangan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) berdasarkan skala Populasi.
Pada buku saku tersebut dijelaskan, pembagian skala Populasi terdiri dari tiga bagian, pertama setara RW (rukun warga) yang terdiri 2.500 penduduk, skala pelayanan setara kelurahan dengan jumlah populasi mencapai 30.000, skala pelayanan setara kecamatan dengan jumlah populasi 120.000 dan skala pelayanan setara kota, provinsi, dan nasional dengan jumlah populasi lebih dari 120.000 penduduk.
BACA JUGA:Uji Coba Mobil Terbang di IKN Nusantara, Begini Kata Pengusaha

Adapun Fasum dan Fasos yang tersedia di tengah populasi tersebut, misal skala RW terdapat Fasos seperti pos keamanan, pusat pembangkit sumber daya, pusat pengelola sampah, balai berkumpul, perpustakaan umum, dan tempat parkir umum.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNS80LzE1ODE2NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sedangkan fasum terdiri dari taman bermain skala RW, tempat beribadah  skala RW, Toko dan Ruko, Posyandu, taman kanak-kanak dan sekolah dasar.  Waktu tempuh menuju fasilitas tersebut hanya 5 menit berjalan kaki.
Selanjutnya untuk skala Kelurahan untuk Fasilitas Sosial ditambah  kantor pos, kantor manajemen sumber daya, dan kantor pemadam kebakaran.  Fasum skala Kelurahan ditambah lapangan olahraga, fasilitas komersial  ada pasar, pendidikan tingkat SMP - SMA, dan Puskesmas.
Fasilitas Sosial untuk skala Kecamatan ditambahkan Kantor Urusan  Agama, Balai Serbaguna, dan Kantor Kepolisian. Sedangkan untuk Fasilitas  Umum ditambahkan tempat peribadatan lainnya, gelanggang olahraga, dan  shoping center.
Kemudian untuk fasilitas umum untuk skala provinsi atau nasional  terdapat stadion Nasional, Taman Kota, tempat peribadatan skala  nasional, rumah sakit standar internasional, dan laboratorium.
Pada buku saku tersebut juga dijelaskan, baik fasum dan fasos bisa  dijangkau dan bakal terintegrasi dengan transit transportasi umum.</content:encoded></item></channel></rss>
