<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO Pertamina Geothermal Energy di Tahun Depan, Ini Rencananya</title><description>IPO PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) ditargetkan pada triwulan pertama tahun 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/07/278/2722444/ipo-pertamina-geothermal-energy-di-tahun-depan-ini-rencananya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/07/278/2722444/ipo-pertamina-geothermal-energy-di-tahun-depan-ini-rencananya"/><item><title>IPO Pertamina Geothermal Energy di Tahun Depan, Ini Rencananya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/07/278/2722444/ipo-pertamina-geothermal-energy-di-tahun-depan-ini-rencananya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/07/278/2722444/ipo-pertamina-geothermal-energy-di-tahun-depan-ini-rencananya</guid><pubDate>Rabu 07 Desember 2022 15:20 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/07/278/2722444/ipo-pertamina-geothermal-energy-di-tahun-depan-ini-rencananya-Iwgu5SKDcs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PGE ditargetkan IPO tahun depan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/07/278/2722444/ipo-pertamina-geothermal-energy-di-tahun-depan-ini-rencananya-Iwgu5SKDcs.jpg</image><title>PGE ditargetkan IPO tahun depan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; IPO PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) ditargetkan pada triwulan pertama tahun 2023. Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan strategi utama untuk meningkatkan nilai perusahaan.
Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengatakan, pelaksanaan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) juga dilakukan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola perusahaan, juga memperoleh diversifikasi pendanaan di mana selama ini dana yang diperoleh perseroan hanya berasal dari induk usahanya yakni, PT Pertamina.
BACA JUGA:IPO Pertamina Geothermal (PGE) Mundur Jadi Tahun Depan, Ini Penjelasan Wamen BUMN

&quot;Dan diharapkan bahwa pelaksanaan IPO bisa menciptakan diversifikasi pendapatan, dengan memperoleh pendanaan dari pasar modal,&quot; kata Pahala dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (7/12/2022).
Pahala mengatakan, pelaksanaan IPO diharapkan dapat mengoptimalkan beberapa wilayah kerja (WK) milik PGE yang sudah beroperasi atau brown field, melalui pengembangan Lumut Balai Unit 2 dan Hululais Unit 1 &amp;amp; 2.

BACA JUGA:3 Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2023, Berikut Daftarnya


Selain itu, hasil dana IPO juga akan digunakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi co-generation menggunakan teknologi binary, untuk membangkitkan kapasitas tambahan dengan pemanfaatan brine, low pressure, dan bottoming unit.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Jadi tidak melakukan pengembangan dengan pengeboran WK baru, tapi  brine atau air dan juga steam panas hasil daripada pemanfaatan yang  sudah ada akan digunakan kembali untuk menghasilkan panas tambahan,&quot;  ujar Pahala.
Selanjutnya, PGE juga akan mengembangkan WK yang sudah dimiliki,  serta melakukan upaya kerja sama dengan BUMN lain dan Geo Dipa Energi  untuk bisa pengembangan lebih lanjut.
Selain pengembangan WK yang sudah dimiliki sendiri oleh PGE, langkah  IPO juga diharapkan dapat membuat perusahaan mengoptimalkan WK yang  sudah diberikan oleh PLN dan Geo Dipa Energi untuk mengembangkan panas  bumi tambahan.
IPO yang dilakukan juga bertujuan untuk mengembangkan kapasitas  listrik panas bumi sebesar 600 megawatt (MW), yang akan dikembangkan  pada 2023 hingga 2027 mendatang.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; IPO PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) ditargetkan pada triwulan pertama tahun 2023. Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan strategi utama untuk meningkatkan nilai perusahaan.
Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengatakan, pelaksanaan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) juga dilakukan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola perusahaan, juga memperoleh diversifikasi pendanaan di mana selama ini dana yang diperoleh perseroan hanya berasal dari induk usahanya yakni, PT Pertamina.
BACA JUGA:IPO Pertamina Geothermal (PGE) Mundur Jadi Tahun Depan, Ini Penjelasan Wamen BUMN

&quot;Dan diharapkan bahwa pelaksanaan IPO bisa menciptakan diversifikasi pendapatan, dengan memperoleh pendanaan dari pasar modal,&quot; kata Pahala dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (7/12/2022).
Pahala mengatakan, pelaksanaan IPO diharapkan dapat mengoptimalkan beberapa wilayah kerja (WK) milik PGE yang sudah beroperasi atau brown field, melalui pengembangan Lumut Balai Unit 2 dan Hululais Unit 1 &amp;amp; 2.

BACA JUGA:3 Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2023, Berikut Daftarnya


Selain itu, hasil dana IPO juga akan digunakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi co-generation menggunakan teknologi binary, untuk membangkitkan kapasitas tambahan dengan pemanfaatan brine, low pressure, dan bottoming unit.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Jadi tidak melakukan pengembangan dengan pengeboran WK baru, tapi  brine atau air dan juga steam panas hasil daripada pemanfaatan yang  sudah ada akan digunakan kembali untuk menghasilkan panas tambahan,&quot;  ujar Pahala.
Selanjutnya, PGE juga akan mengembangkan WK yang sudah dimiliki,  serta melakukan upaya kerja sama dengan BUMN lain dan Geo Dipa Energi  untuk bisa pengembangan lebih lanjut.
Selain pengembangan WK yang sudah dimiliki sendiri oleh PGE, langkah  IPO juga diharapkan dapat membuat perusahaan mengoptimalkan WK yang  sudah diberikan oleh PLN dan Geo Dipa Energi untuk mengembangkan panas  bumi tambahan.
IPO yang dilakukan juga bertujuan untuk mengembangkan kapasitas  listrik panas bumi sebesar 600 megawatt (MW), yang akan dikembangkan  pada 2023 hingga 2027 mendatang.</content:encoded></item></channel></rss>
