<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO 2023, Pertamina Hulu Energi (PHE) Lepas 10%-15% Saham</title><description>PT Pertamina Hulu Energi (PHE) bakal melakukan penawaran umum perdana  saham atau initial public offering (IPO) di BEI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/07/278/2722515/ipo-2023-pertamina-hulu-energi-phe-lepas-10-15-saham</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/07/278/2722515/ipo-2023-pertamina-hulu-energi-phe-lepas-10-15-saham"/><item><title>IPO 2023, Pertamina Hulu Energi (PHE) Lepas 10%-15% Saham</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/07/278/2722515/ipo-2023-pertamina-hulu-energi-phe-lepas-10-15-saham</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/07/278/2722515/ipo-2023-pertamina-hulu-energi-phe-lepas-10-15-saham</guid><pubDate>Rabu 07 Desember 2022 16:26 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/07/278/2722515/ipo-2023-pertamina-hulu-energi-phe-lepas-10-15-saham-IAXwzDmToS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertamina Hulu Energi bakal IPO (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/07/278/2722515/ipo-2023-pertamina-hulu-energi-phe-lepas-10-15-saham-IAXwzDmToS.jpg</image><title>Pertamina Hulu Energi bakal IPO (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) bakal melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). IPO akan dilakukan pada 2023.
Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengatakan, IPO diharapkan membuat perseroan semakin mengembangkan blok minyak dan gas (migas) yang sudah dimiliki saat ini.
BACA JUGA:IPO Pertamina Geothermal Energy di Tahun Depan, Ini Rencananya

&quot;Serta melakukan pengembangan blok migas di luar Indonesia,&quot; kata Pahala dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (7/12/2022).
Pahala mengungkapkan, dalam IPO-nya anak usaha PT Pertamina ini akan menawarkan sebanyak 10% hingga 15% saham milik perseroan kepada publik. Dia juga mengatakan, anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) perseroan dapat mencapai USD4 miliar hingga USD6 miliar per tahun.
BACA JUGA:Pertamina Geothermal (PGE) Bakal IPO di Kuartal I-2023

&quot;Ini total pendanaan yang sangat besar, diharapkan bisa mengoptimalkan momentum yang cukup baik, khususnya momentum harga minyak dan gas bumi yang berada pada tingkat yang cukup tinggi,&quot; ujar dia.
Pemerintah pun berharap IPO yang dilakukan PHE dapat mendorong sentimen positif investor terhadap para emiten di sektor energi. Mengingat, saat ini masih sangat sedikit emiten yang melakukan kegiatan eksplorasi dan produksi migas.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sama halnya dengan PT Pertamina Geothermal, dengan melakukan IPO, PHE  diharapkan dapat meningkatkan nilai perusahaan, baik dari sisi  peningkatan transparansi, akuntabilitas dan tata kelola perusahaan yang  baik, serta memperoleh diversifikasi pendanaan.
Saat ini, PHE telah melakukan pemilihan advisor, menyelesaikan  laporan keuangan bulan Juni yang telah diaudit, juga sudah melakukan  sertifikasi terkait cadangan yang dimiliki.
Hal itu dikarenakan sertifikasi cadangan merupakan salah satu bagian  penting bagi perusahaan yang bergerak di bidang hulu migas saat akan  melaksanakan IPO. PHE juga sudah melakukan registrasi di Otoritas Jasa  Keuangan (OJK) tahap 1 dan 2.
&quot;PHE akan segera melakukan market sounding dan memahami jumlah demand  yang bisa dikumpulkan dengan melakukan penawaran saham ke publik,&quot;  pungkas Pahala.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) bakal melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). IPO akan dilakukan pada 2023.
Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengatakan, IPO diharapkan membuat perseroan semakin mengembangkan blok minyak dan gas (migas) yang sudah dimiliki saat ini.
BACA JUGA:IPO Pertamina Geothermal Energy di Tahun Depan, Ini Rencananya

&quot;Serta melakukan pengembangan blok migas di luar Indonesia,&quot; kata Pahala dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (7/12/2022).
Pahala mengungkapkan, dalam IPO-nya anak usaha PT Pertamina ini akan menawarkan sebanyak 10% hingga 15% saham milik perseroan kepada publik. Dia juga mengatakan, anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) perseroan dapat mencapai USD4 miliar hingga USD6 miliar per tahun.
BACA JUGA:Pertamina Geothermal (PGE) Bakal IPO di Kuartal I-2023

&quot;Ini total pendanaan yang sangat besar, diharapkan bisa mengoptimalkan momentum yang cukup baik, khususnya momentum harga minyak dan gas bumi yang berada pada tingkat yang cukup tinggi,&quot; ujar dia.
Pemerintah pun berharap IPO yang dilakukan PHE dapat mendorong sentimen positif investor terhadap para emiten di sektor energi. Mengingat, saat ini masih sangat sedikit emiten yang melakukan kegiatan eksplorasi dan produksi migas.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sama halnya dengan PT Pertamina Geothermal, dengan melakukan IPO, PHE  diharapkan dapat meningkatkan nilai perusahaan, baik dari sisi  peningkatan transparansi, akuntabilitas dan tata kelola perusahaan yang  baik, serta memperoleh diversifikasi pendanaan.
Saat ini, PHE telah melakukan pemilihan advisor, menyelesaikan  laporan keuangan bulan Juni yang telah diaudit, juga sudah melakukan  sertifikasi terkait cadangan yang dimiliki.
Hal itu dikarenakan sertifikasi cadangan merupakan salah satu bagian  penting bagi perusahaan yang bergerak di bidang hulu migas saat akan  melaksanakan IPO. PHE juga sudah melakukan registrasi di Otoritas Jasa  Keuangan (OJK) tahap 1 dan 2.
&quot;PHE akan segera melakukan market sounding dan memahami jumlah demand  yang bisa dikumpulkan dengan melakukan penawaran saham ke publik,&quot;  pungkas Pahala.</content:encoded></item></channel></rss>
