<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Zulhas: Izin Impor Gula Belum Ada</title><description>Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan surat izin impor gula belum tersedia.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/07/320/2722435/mendag-zulhas-izin-impor-gula-belum-ada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/07/320/2722435/mendag-zulhas-izin-impor-gula-belum-ada"/><item><title>Mendag Zulhas: Izin Impor Gula Belum Ada</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/07/320/2722435/mendag-zulhas-izin-impor-gula-belum-ada</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/07/320/2722435/mendag-zulhas-izin-impor-gula-belum-ada</guid><pubDate>Rabu 07 Desember 2022 15:10 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/07/320/2722435/mendag-zulhas-izin-impor-gula-belum-ada-i0cs7iTSB7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Izin impor gula (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/07/320/2722435/mendag-zulhas-izin-impor-gula-belum-ada-i0cs7iTSB7.jpg</image><title>Izin impor gula (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan surat izin impor gula belum tersedia. Hal ini sekaligus menjawab keluhan industri makanan dan minuman soal pasokan gula kristal rafinasi atau GKR yang semakin menipis.
Industri meminta pemerintah untuk segera menambah impor gula agar produksi perusahaan bisa terus berlanjut. Mendag menjelaskan, impor gula diatur ke dalam neraca komoditas.
BACA JUGA:Petani Tebu Heran Ada Izin Impor Gula 500 Ribu Ton 
&quot;Surat Izin impornya belum ada. Soal impor gula sana sama neraca komoditas,&quot; ujarnya kepada awak media di Kantor Kementerian Perdagangan, Rabu (7/12/2022).
&quot;Yang menentukan melalui neraca komoditas dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Tahun depan saya nggak ngurus pangan lagi sudah ada Perpresnya,&quot; tambah Zulhas.
BACA JUGA:Tekan Impor Gula, Kementan Manfaatkan Lahan Terlantar Bangun Kebun Tebu
Sebelumnya, Head of Corporate Communication and Relation PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, Dian Astriana mengatakan, industri makanan dan minuman terancam berhenti produksi, pasalnya pasokan gula kristal rafinasi (GKR) semakin seret.
Hal itu dilakukan agar industri makanan dan minuman dapat melanjutkan aktivitas produksinya.


Dian berharap pemerintah dapat membuka keran impor bahan baku untuk  gula kristal rafinasi agar dapat memenuhi kebutuhan industri makanan dan  minuman.
&quot;Tentu kami berharap pemerintah dapat menambah kuota (impor) sehingga  dapat memenuhi kebutuhan industri mamin,&quot; kata Dian dikutip dari  keterangan resminya.
Menurut Dian, gula kristal rafinasi merupakan salah satu bahan baku  utama yang harus terpenuhi dalam memproduksi mayoritas produk  Garudafood, bila terkendala maka bisa berdampak pada penghentian  kegiatan produksi.
&quot;Garudafood menggunakan GKR sebagai bahan baku produksinya. Terkait  ketersediaan pasokan GKR, apabila terkendala maka tentu berpotensi  mempengaruhi kelancaran produksi kami&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan surat izin impor gula belum tersedia. Hal ini sekaligus menjawab keluhan industri makanan dan minuman soal pasokan gula kristal rafinasi atau GKR yang semakin menipis.
Industri meminta pemerintah untuk segera menambah impor gula agar produksi perusahaan bisa terus berlanjut. Mendag menjelaskan, impor gula diatur ke dalam neraca komoditas.
BACA JUGA:Petani Tebu Heran Ada Izin Impor Gula 500 Ribu Ton 
&quot;Surat Izin impornya belum ada. Soal impor gula sana sama neraca komoditas,&quot; ujarnya kepada awak media di Kantor Kementerian Perdagangan, Rabu (7/12/2022).
&quot;Yang menentukan melalui neraca komoditas dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Tahun depan saya nggak ngurus pangan lagi sudah ada Perpresnya,&quot; tambah Zulhas.
BACA JUGA:Tekan Impor Gula, Kementan Manfaatkan Lahan Terlantar Bangun Kebun Tebu
Sebelumnya, Head of Corporate Communication and Relation PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, Dian Astriana mengatakan, industri makanan dan minuman terancam berhenti produksi, pasalnya pasokan gula kristal rafinasi (GKR) semakin seret.
Hal itu dilakukan agar industri makanan dan minuman dapat melanjutkan aktivitas produksinya.


Dian berharap pemerintah dapat membuka keran impor bahan baku untuk  gula kristal rafinasi agar dapat memenuhi kebutuhan industri makanan dan  minuman.
&quot;Tentu kami berharap pemerintah dapat menambah kuota (impor) sehingga  dapat memenuhi kebutuhan industri mamin,&quot; kata Dian dikutip dari  keterangan resminya.
Menurut Dian, gula kristal rafinasi merupakan salah satu bahan baku  utama yang harus terpenuhi dalam memproduksi mayoritas produk  Garudafood, bila terkendala maka bisa berdampak pada penghentian  kegiatan produksi.
&quot;Garudafood menggunakan GKR sebagai bahan baku produksinya. Terkait  ketersediaan pasokan GKR, apabila terkendala maka tentu berpotensi  mempengaruhi kelancaran produksi kami&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
