<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tol Padang-Sicincin Ditargetkan Beroperasi 2024</title><description>Jalan tol Padang-Sicincin ditargetkan beroperasi pada pertengahan 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/08/320/2723392/tol-padang-sicincin-ditargetkan-beroperasi-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/08/320/2723392/tol-padang-sicincin-ditargetkan-beroperasi-2024"/><item><title>Tol Padang-Sicincin Ditargetkan Beroperasi 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/08/320/2723392/tol-padang-sicincin-ditargetkan-beroperasi-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/08/320/2723392/tol-padang-sicincin-ditargetkan-beroperasi-2024</guid><pubDate>Kamis 08 Desember 2022 19:28 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/08/320/2723392/tol-padang-sicincin-ditargetkan-beroperasi-2024-C9LYwP7k6U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan tol padang-sicincin ditargetkan beroperasi 2024 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/08/320/2723392/tol-padang-sicincin-ditargetkan-beroperasi-2024-C9LYwP7k6U.jpg</image><title>Jalan tol padang-sicincin ditargetkan beroperasi 2024 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Jalan tol Padang-Sicincin ditargetkan beroperasi pada pertengahan 2024. PT Hutama Karya (Persero) kembali melanjutkan pembangunan koridor pendukung Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yakni Jalan Tol Padang- Sicincin sepanjang 36,6 kilometer (Km).
Pembangunan Jalan Tol Padang &amp;ndash; Sicincin dikerjakan oleh anak perusahaan Hutama Karya PT HK Infrastruktur (HKI) dengan progres konstruksi mencapai 45,5% dan progres pengadaan lahan mencapai 81,2%.
BACA JUGA:Daftar Jalan Tol Baru di RI yang Siap Beroperasi

Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro mengatakan pembangunan Jalan Tol Padang &amp;ndash; Sicincin sempat tertunda karena pembebasan lahan untuk ruas tol. Hutama Karya memastikan kelanjutan proyek Jalan Tol Padang &amp;ndash; Sicincin dengan target operasi pertengahan 2024.
&amp;ldquo;Kami mengapresiasi Pemerintah Daerah yang telah membentuk tim khusus dalam mengupayakan penyelesaian masalah pembebasan lahan. Sehingga percepatan pembangunan konstruksi jalan tol dapat dilakukan kembali,&amp;rdquo; ungkap Koentjoro, Kamis (8/12/2022).
BACA JUGA:Daftar Jalan Tol yang Dijual Waskita Karya

Kehadiran Jalan Tol Padang &amp;ndash; Sicincin nantinya memiliki 2 x 2 lajur dengan kecepatan rencana 80 km per jam, sehingga dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Padang &amp;ndash; Pekanbaru dari 9 jam melalui jalan arteri menjadi kurang lebih 3 jam.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wOC8xLzE1ODM2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain itu kehadiran jalan tol ini akan mempermudah konektivitas  antar daerah serta mobilisasi pendistribusian logistik di area-area  tersebut.
Jalan Tol Padang &amp;ndash; Sicincin sendiri merupakan satu dari enam seksi  pembangunan Tol Padang &amp;ndash; Pekanbaru dengan panjang total 254,8 km.
Adapun lima seksi lainnya, ialah Seksi 2 Sicincin &amp;ndash; Bukittinggi,  Seksi 3 Bukittinggi &amp;ndash; Payakumbuh, Seksi 4 Payakumbuh &amp;ndash; Pangkalan, Seksi 5  Pangkalan &amp;ndash; Bangkinang, dan Seksi 6 Bangkinang &amp;ndash; Pekanbaru.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Jalan tol Padang-Sicincin ditargetkan beroperasi pada pertengahan 2024. PT Hutama Karya (Persero) kembali melanjutkan pembangunan koridor pendukung Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yakni Jalan Tol Padang- Sicincin sepanjang 36,6 kilometer (Km).
Pembangunan Jalan Tol Padang &amp;ndash; Sicincin dikerjakan oleh anak perusahaan Hutama Karya PT HK Infrastruktur (HKI) dengan progres konstruksi mencapai 45,5% dan progres pengadaan lahan mencapai 81,2%.
BACA JUGA:Daftar Jalan Tol Baru di RI yang Siap Beroperasi

Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro mengatakan pembangunan Jalan Tol Padang &amp;ndash; Sicincin sempat tertunda karena pembebasan lahan untuk ruas tol. Hutama Karya memastikan kelanjutan proyek Jalan Tol Padang &amp;ndash; Sicincin dengan target operasi pertengahan 2024.
&amp;ldquo;Kami mengapresiasi Pemerintah Daerah yang telah membentuk tim khusus dalam mengupayakan penyelesaian masalah pembebasan lahan. Sehingga percepatan pembangunan konstruksi jalan tol dapat dilakukan kembali,&amp;rdquo; ungkap Koentjoro, Kamis (8/12/2022).
BACA JUGA:Daftar Jalan Tol yang Dijual Waskita Karya

Kehadiran Jalan Tol Padang &amp;ndash; Sicincin nantinya memiliki 2 x 2 lajur dengan kecepatan rencana 80 km per jam, sehingga dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Padang &amp;ndash; Pekanbaru dari 9 jam melalui jalan arteri menjadi kurang lebih 3 jam.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wOC8xLzE1ODM2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain itu kehadiran jalan tol ini akan mempermudah konektivitas  antar daerah serta mobilisasi pendistribusian logistik di area-area  tersebut.
Jalan Tol Padang &amp;ndash; Sicincin sendiri merupakan satu dari enam seksi  pembangunan Tol Padang &amp;ndash; Pekanbaru dengan panjang total 254,8 km.
Adapun lima seksi lainnya, ialah Seksi 2 Sicincin &amp;ndash; Bukittinggi,  Seksi 3 Bukittinggi &amp;ndash; Payakumbuh, Seksi 4 Payakumbuh &amp;ndash; Pangkalan, Seksi 5  Pangkalan &amp;ndash; Bangkinang, dan Seksi 6 Bangkinang &amp;ndash; Pekanbaru.</content:encoded></item></channel></rss>
