<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Daging Ayam di Ritel Modern Terlalu Murah, Rugikan Peternak</title><description>Harga daging ayam di toko ritel modern dinilai terlalu murah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/09/320/2723723/harga-daging-ayam-di-ritel-modern-terlalu-murah-rugikan-peternak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/09/320/2723723/harga-daging-ayam-di-ritel-modern-terlalu-murah-rugikan-peternak"/><item><title>Harga Daging Ayam di Ritel Modern Terlalu Murah, Rugikan Peternak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/09/320/2723723/harga-daging-ayam-di-ritel-modern-terlalu-murah-rugikan-peternak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/09/320/2723723/harga-daging-ayam-di-ritel-modern-terlalu-murah-rugikan-peternak</guid><pubDate>Jum'at 09 Desember 2022 11:03 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/09/320/2723723/harga-daging-ayam-di-ritel-modern-terlalu-murah-rugikan-peternak-6TcMU5pzY2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga daging ayam terlalu murah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/09/320/2723723/harga-daging-ayam-di-ritel-modern-terlalu-murah-rugikan-peternak-6TcMU5pzY2.jpg</image><title>Harga daging ayam terlalu murah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Harga daging ayam di toko ritel modern dinilai terlalu murah. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, harga daging ayam yang terlampau murah bisa merugikan peternak.
&quot;Keseluruhan stok aman, harga stabil. Tapi ada juga yang harganya turun seperti daging ayam. Daging ayam terlalu murah, mestinya Rp36.500 per kg, kenyataannya Rp32.000 per kg. Itu terlalu murah karena akan merugikan peternak ayam,&amp;rdquo; terangnya saat meninjau barang pokok di ritel modern Jakarta, Kamis (8/12/2022).
BACA JUGA:Harga Daging Ayam Tembus Rp23.000/Kg, Pedagang: Jelang Nataru Pasti Naik

Sedangkan komoditas yang tengah heboh di bicarakan yakni beras, kata Zulhas justru di ritel modern harganya di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
&amp;ldquo;Bahkan ada yang berada di bawah HET, misalnya untuk beras yang diproduksi BUMD DKI,&amp;rdquo; tambahnya.
BACA JUGA:Jelang Nataru 2023, Pemerintah Wanti-Wanti Kenaikan Harga Telur dan Daging Ayam

Di sisi lain, dia tidak menampik bahwa ada juga komoditas pangan yang naik yaitu cabai dan telur ayam. Kenaikan ini salah satu penyebabnya karena tingginya permintaan konsumen.
Ketua Umum Aprindo Roy N. Mandey mengatakan, telah menghimbau semua anggota ritel modern yang ada di seluruh Indonesia untuk mempersiapkan lonjakan permintaan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) sejak jauh-jauh hari.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNy8xLzE1ODI4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia juga mengaku, seluruh ritel modern di seluruh Indonesia siap  untuk berperan aktif mendukung program pemerintah menjaga inflasi.
&amp;ldquo;Kita telah berkoordinasi secara intensif bersama Kepala NFA  memastikan semua retail modern siap untuk mensupport Badan Pangan  Nasional,&amp;rdquo; ujar Roy.
Dia berharap koordinasi antara Aprindo, dengan unsur pemerintah terus  diperkuat agar kebutuhan pokok dan penting terus tersedia dengan baik  dan merata.
&amp;ldquo;Dukungan dari pemerintah sangat penting, mengingat untuk kebutuhan  pokok produksi dan stoknya sudah diatur pemerintah dari hulu untuk  kemslahatan bersama,&amp;rdquo; tutur Roy.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga daging ayam di toko ritel modern dinilai terlalu murah. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, harga daging ayam yang terlampau murah bisa merugikan peternak.
&quot;Keseluruhan stok aman, harga stabil. Tapi ada juga yang harganya turun seperti daging ayam. Daging ayam terlalu murah, mestinya Rp36.500 per kg, kenyataannya Rp32.000 per kg. Itu terlalu murah karena akan merugikan peternak ayam,&amp;rdquo; terangnya saat meninjau barang pokok di ritel modern Jakarta, Kamis (8/12/2022).
BACA JUGA:Harga Daging Ayam Tembus Rp23.000/Kg, Pedagang: Jelang Nataru Pasti Naik

Sedangkan komoditas yang tengah heboh di bicarakan yakni beras, kata Zulhas justru di ritel modern harganya di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
&amp;ldquo;Bahkan ada yang berada di bawah HET, misalnya untuk beras yang diproduksi BUMD DKI,&amp;rdquo; tambahnya.
BACA JUGA:Jelang Nataru 2023, Pemerintah Wanti-Wanti Kenaikan Harga Telur dan Daging Ayam

Di sisi lain, dia tidak menampik bahwa ada juga komoditas pangan yang naik yaitu cabai dan telur ayam. Kenaikan ini salah satu penyebabnya karena tingginya permintaan konsumen.
Ketua Umum Aprindo Roy N. Mandey mengatakan, telah menghimbau semua anggota ritel modern yang ada di seluruh Indonesia untuk mempersiapkan lonjakan permintaan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) sejak jauh-jauh hari.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNy8xLzE1ODI4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia juga mengaku, seluruh ritel modern di seluruh Indonesia siap  untuk berperan aktif mendukung program pemerintah menjaga inflasi.
&amp;ldquo;Kita telah berkoordinasi secara intensif bersama Kepala NFA  memastikan semua retail modern siap untuk mensupport Badan Pangan  Nasional,&amp;rdquo; ujar Roy.
Dia berharap koordinasi antara Aprindo, dengan unsur pemerintah terus  diperkuat agar kebutuhan pokok dan penting terus tersedia dengan baik  dan merata.
&amp;ldquo;Dukungan dari pemerintah sangat penting, mengingat untuk kebutuhan  pokok produksi dan stoknya sudah diatur pemerintah dari hulu untuk  kemslahatan bersama,&amp;rdquo; tutur Roy.</content:encoded></item></channel></rss>
