<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ledakan di Tambang Baru Bara Sawahlunto, ESDM Turunkan Tim Investigasi</title><description>Tambang milik PT Nusa Alam Lestari meledak pada hari ini, Jumat (9/12/2022) di Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/09/320/2724155/ledakan-di-tambang-baru-bara-sawahlunto-esdm-turunkan-tim-investigasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/09/320/2724155/ledakan-di-tambang-baru-bara-sawahlunto-esdm-turunkan-tim-investigasi"/><item><title>Ledakan di Tambang Baru Bara Sawahlunto, ESDM Turunkan Tim Investigasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/09/320/2724155/ledakan-di-tambang-baru-bara-sawahlunto-esdm-turunkan-tim-investigasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/09/320/2724155/ledakan-di-tambang-baru-bara-sawahlunto-esdm-turunkan-tim-investigasi</guid><pubDate>Jum'at 09 Desember 2022 19:25 WIB</pubDate><dc:creator>Zuhirna Wulan Dilla</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/09/320/2724155/ledakan-di-tambang-baru-bara-sawahlunto-esdm-turunkan-tim-investigasi-ZiTl31pPed.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Tambang Nusa Alam Lestari meledak. (Foto: minerba.esdm.go.id)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/09/320/2724155/ledakan-di-tambang-baru-bara-sawahlunto-esdm-turunkan-tim-investigasi-ZiTl31pPed.JPG</image><title>Tambang Nusa Alam Lestari meledak. (Foto: minerba.esdm.go.id)</title></images><description>JAKARTA - Tambang milik  PT Nusa Alam Lestari meledak pada hari ini, Jumat (9/12/2022) di Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar).

Saat ini proses evakuasi oleh tim Nusa Alam Lestari masih terus berlangsung, bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sawahlunto, Basarnas, Balai Diklat Tambang Bawah Tanah Sawahlunto Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Sawahlunto, TNI, dan polisi.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Ridwan Djamaluddin mengatakan investigasi dipimpin langsung oleh Koordinator Inspektur Tambang Provinsi Sumatera Barat telah tiba di lokasi ledakan untuk melakukan pemeriksaan awal.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Tambang di Sawahlunto Meledak, ESDM: Diduga Akibat Gas Metana
Adapun untuk kegiatan operasioal tambang dihentikan sementara selama proses investigasi.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wOS8xLzE1ODQ3MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kegiatan operasional dapat dilaksanakan dengan aman dan selamat sesuai dengan Surat Direktur Jenderal Mineral dan Batubara nomor 06.E/37.04/DJB/2019 tanggal 15 Agustus 2019 perihal Surat Edaran Kewajiban Perusahaan terkait Tindak Lanjut Kecelakaan Tambang Berakibat Mati,&quot; ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batubara
Ridwan Djamaluddin dikutip dari keterangan resmi di website minerba.esdm.go.id dikutip malam ini.

Diketahui, dari ledakan ini ada 9 pekerja meninggal dunia, 3 orang luka ringan dan 1 orang mengalami luka bakar.</description><content:encoded>JAKARTA - Tambang milik  PT Nusa Alam Lestari meledak pada hari ini, Jumat (9/12/2022) di Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar).

Saat ini proses evakuasi oleh tim Nusa Alam Lestari masih terus berlangsung, bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sawahlunto, Basarnas, Balai Diklat Tambang Bawah Tanah Sawahlunto Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Sawahlunto, TNI, dan polisi.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Ridwan Djamaluddin mengatakan investigasi dipimpin langsung oleh Koordinator Inspektur Tambang Provinsi Sumatera Barat telah tiba di lokasi ledakan untuk melakukan pemeriksaan awal.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Tambang di Sawahlunto Meledak, ESDM: Diduga Akibat Gas Metana
Adapun untuk kegiatan operasioal tambang dihentikan sementara selama proses investigasi.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wOS8xLzE1ODQ3MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kegiatan operasional dapat dilaksanakan dengan aman dan selamat sesuai dengan Surat Direktur Jenderal Mineral dan Batubara nomor 06.E/37.04/DJB/2019 tanggal 15 Agustus 2019 perihal Surat Edaran Kewajiban Perusahaan terkait Tindak Lanjut Kecelakaan Tambang Berakibat Mati,&quot; ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batubara
Ridwan Djamaluddin dikutip dari keterangan resmi di website minerba.esdm.go.id dikutip malam ini.

Diketahui, dari ledakan ini ada 9 pekerja meninggal dunia, 3 orang luka ringan dan 1 orang mengalami luka bakar.</content:encoded></item></channel></rss>
