<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara agar RI Selamat dari Resesi Global 2023</title><description>Ketidakpastian Ekonomi global masih membayangi hingga tahun depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/12/320/2725088/cara-agar-ri-selamat-dari-resesi-global-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/12/320/2725088/cara-agar-ri-selamat-dari-resesi-global-2023"/><item><title>Cara agar RI Selamat dari Resesi Global 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/12/320/2725088/cara-agar-ri-selamat-dari-resesi-global-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/12/320/2725088/cara-agar-ri-selamat-dari-resesi-global-2023</guid><pubDate>Senin 12 Desember 2022 04:28 WIB</pubDate><dc:creator>Khairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/11/320/2725088/cara-agar-ri-selamat-dari-resesi-global-2023-pmDqM7Iy44.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bekal Indonesia hadapi resesi 2023 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/11/320/2725088/cara-agar-ri-selamat-dari-resesi-global-2023-pmDqM7Iy44.jpg</image><title>Bekal Indonesia hadapi resesi 2023 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Ketidakpastian ekonomi global masih membayangi hingga tahun depan. Pada 2023 perekonomian global akan mengalami resesi. Pemerintah Indonesia diminta untuk waspada namun tetap optimistis. Untuk itu, ekonom sekaligus Direktur CELIOS Bhima Yudhistira menyebutkan bahwa pemerintah perlu melakukan sejumlah langkah antisipasi resesi.
BACA JUGA:Suram! Presiden Jokowi Prediksi Awal 2023 Ekonomi Global Resesi

&quot;Pertama, percepat realisasi belanja pemerintah terutama dalam rangka 40% pengadaan barang jasa di isi produk lokal dan UMKM,&quot; ujar Bhima kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Mingu (11/12/2022).
Kedua, pemerintah harus menjaga stabilitas harga pangan terutama beras agar inflasi bisa terkendali dibawah 4%.
BACA JUGA:2 Sektor Prioritas Pemulihan Ekonomi Global ala Jokowi

Ketiga, dia menyarankan pemerintah untuk melakukan relaksasi pajak khususnya penurunan tarif PPN untuk menstimulus belanja kelas menengah dan atas.
&quot;Langkah keempat, BUMN perlu memperluas serapan tenaga kerja baru, misalnya merekrut para korban PHK di startup,&quot; tambahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNS80LzE1ODE5Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kemudian, yang kelima, pemerintah harus memberikan tambahan  perlindungan sosial baik bansos dan BSU kepada pekerja yang rentan  di-PHK.
&quot;Jika dilihat, ada 6 sektor yang mulai terkontraksi dan berpotensi  terjadi PHK, antara lain sektor pakaian jadi berorientasi ekspor,  kehutanan dan penebangan kayu, industri kimia farmasi, industri rokok,  industri furnitur, dan tanaman pangan,&quot; pungkas Bhima.
Baca Selengkapnya: RI Mau Cegah Resesi 2023? Jangan Lupa Belanja Produk Lokal hingga Kucuran Bansos</description><content:encoded>JAKARTA - Ketidakpastian ekonomi global masih membayangi hingga tahun depan. Pada 2023 perekonomian global akan mengalami resesi. Pemerintah Indonesia diminta untuk waspada namun tetap optimistis. Untuk itu, ekonom sekaligus Direktur CELIOS Bhima Yudhistira menyebutkan bahwa pemerintah perlu melakukan sejumlah langkah antisipasi resesi.
BACA JUGA:Suram! Presiden Jokowi Prediksi Awal 2023 Ekonomi Global Resesi

&quot;Pertama, percepat realisasi belanja pemerintah terutama dalam rangka 40% pengadaan barang jasa di isi produk lokal dan UMKM,&quot; ujar Bhima kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Mingu (11/12/2022).
Kedua, pemerintah harus menjaga stabilitas harga pangan terutama beras agar inflasi bisa terkendali dibawah 4%.
BACA JUGA:2 Sektor Prioritas Pemulihan Ekonomi Global ala Jokowi

Ketiga, dia menyarankan pemerintah untuk melakukan relaksasi pajak khususnya penurunan tarif PPN untuk menstimulus belanja kelas menengah dan atas.
&quot;Langkah keempat, BUMN perlu memperluas serapan tenaga kerja baru, misalnya merekrut para korban PHK di startup,&quot; tambahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNS80LzE1ODE5Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kemudian, yang kelima, pemerintah harus memberikan tambahan  perlindungan sosial baik bansos dan BSU kepada pekerja yang rentan  di-PHK.
&quot;Jika dilihat, ada 6 sektor yang mulai terkontraksi dan berpotensi  terjadi PHK, antara lain sektor pakaian jadi berorientasi ekspor,  kehutanan dan penebangan kayu, industri kimia farmasi, industri rokok,  industri furnitur, dan tanaman pangan,&quot; pungkas Bhima.
Baca Selengkapnya: RI Mau Cegah Resesi 2023? Jangan Lupa Belanja Produk Lokal hingga Kucuran Bansos</content:encoded></item></channel></rss>
