<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fantastis! Industri E-Commerce RI Kantongi Penjualan Rp916 Triliun Tahun Ini</title><description>Kinerja industri e-commerce di tahun ini terlihat sangat baik</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/12/320/2725503/fantastis-industri-e-commerce-ri-kantongi-penjualan-rp916-triliun-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/12/320/2725503/fantastis-industri-e-commerce-ri-kantongi-penjualan-rp916-triliun-tahun-ini"/><item><title>Fantastis! Industri E-Commerce RI Kantongi Penjualan Rp916 Triliun Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/12/320/2725503/fantastis-industri-e-commerce-ri-kantongi-penjualan-rp916-triliun-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/12/320/2725503/fantastis-industri-e-commerce-ri-kantongi-penjualan-rp916-triliun-tahun-ini</guid><pubDate>Senin 12 Desember 2022 15:10 WIB</pubDate><dc:creator>Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/12/320/2725503/fantastis-industri-e-commerce-ri-kantongi-penjualan-rp916-triliun-tahun-ini-S5VR6BQpog.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Industri E-Commerce Meroket. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/12/320/2725503/fantastis-industri-e-commerce-ri-kantongi-penjualan-rp916-triliun-tahun-ini-S5VR6BQpog.jfif</image><title>Industri E-Commerce Meroket. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Kinerja industri e-commerce di tahun ini terlihat sangat baik. Di mana nilai penjualan Gross Merchandise Value (GMV) meningkat.
Executive Director Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Arshi Adhini mengatakan, nilai penjualan GMV Indonesia mencapai USD59 miliar atau setara Rp916 triliun pada 2022.
Baca Juga:&amp;nbsp;PHK Massal E-Commerce, Lazada: Kami Justru Nambah Pegawai
&quot;Nilai tersebut bisa dibilang tumbuh 22% dibandingkan pada tahun sebelumnya,&quot; kata Arshi dalam siaran Market Review di IDX Channel, Senin (12/12/2022).
&quot;Jadi GMV e-commerce Indonesia diperkirakan masih tumbuh terus sampai tahun 2025 hingga mencapai USD90 miliar,&quot; sambungnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;21 Juta UMKM Terdaftar di E-Commerce, Sandiaga: Target Presiden 30 Juta
Namun demikian, di tengah kondisi makro ekonomi yang diperkirakan menghadapi banyak rintangan, pasar digital Indonesia masih merupakan industri yang cukup menjanjikan khususnya pelaku UMKM.
&quot;Dengan tingkat pertumbuhan yang majemuk, kita bilang ratenya 17% dalam 3 tahun ke depan jadi sangat terus berkembang,&quot; jelasnya.Di saat pandemi saja, industri e-commerce tetap memberikan nilai tambah dan kemudahan bagi masyarakat, sehingga kinerja perusahaan e-commerce cukup baik.
&quot;Perlu diingat e-commerce bukan hanya market place saja, tapi juga termasuk online travel agent, pembayaran digital, streaming, musik, film dan lain sebagainya,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kinerja industri e-commerce di tahun ini terlihat sangat baik. Di mana nilai penjualan Gross Merchandise Value (GMV) meningkat.
Executive Director Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Arshi Adhini mengatakan, nilai penjualan GMV Indonesia mencapai USD59 miliar atau setara Rp916 triliun pada 2022.
Baca Juga:&amp;nbsp;PHK Massal E-Commerce, Lazada: Kami Justru Nambah Pegawai
&quot;Nilai tersebut bisa dibilang tumbuh 22% dibandingkan pada tahun sebelumnya,&quot; kata Arshi dalam siaran Market Review di IDX Channel, Senin (12/12/2022).
&quot;Jadi GMV e-commerce Indonesia diperkirakan masih tumbuh terus sampai tahun 2025 hingga mencapai USD90 miliar,&quot; sambungnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;21 Juta UMKM Terdaftar di E-Commerce, Sandiaga: Target Presiden 30 Juta
Namun demikian, di tengah kondisi makro ekonomi yang diperkirakan menghadapi banyak rintangan, pasar digital Indonesia masih merupakan industri yang cukup menjanjikan khususnya pelaku UMKM.
&quot;Dengan tingkat pertumbuhan yang majemuk, kita bilang ratenya 17% dalam 3 tahun ke depan jadi sangat terus berkembang,&quot; jelasnya.Di saat pandemi saja, industri e-commerce tetap memberikan nilai tambah dan kemudahan bagi masyarakat, sehingga kinerja perusahaan e-commerce cukup baik.
&quot;Perlu diingat e-commerce bukan hanya market place saja, tapi juga termasuk online travel agent, pembayaran digital, streaming, musik, film dan lain sebagainya,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
