<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mitra Investindo (MITI) Tuntaskan Rights Issue untuk Akuisisi 2 Perusahaan</title><description>PT Mitra Investindo Tbk (MITI) menuntaskan proses rights issue. MITI  mengantongi dana segar untuk mengakuisisi dua perusahaan pelayaran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/13/278/2726136/mitra-investindo-miti-tuntaskan-rights-issue-untuk-akuisisi-2-perusahaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/13/278/2726136/mitra-investindo-miti-tuntaskan-rights-issue-untuk-akuisisi-2-perusahaan"/><item><title>Mitra Investindo (MITI) Tuntaskan Rights Issue untuk Akuisisi 2 Perusahaan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/13/278/2726136/mitra-investindo-miti-tuntaskan-rights-issue-untuk-akuisisi-2-perusahaan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/13/278/2726136/mitra-investindo-miti-tuntaskan-rights-issue-untuk-akuisisi-2-perusahaan</guid><pubDate>Selasa 13 Desember 2022 13:06 WIB</pubDate><dc:creator>Noviana Zahra Firdausi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/13/278/2726136/mitra-investindo-miti-tuntaskan-rights-issue-untuk-akuisisi-2-perusahaan-HUEFeAdOkg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MITI tuntaskan rights issue (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/13/278/2726136/mitra-investindo-miti-tuntaskan-rights-issue-untuk-akuisisi-2-perusahaan-HUEFeAdOkg.jpg</image><title>MITI tuntaskan rights issue (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Mitra Investindo Tbk (MITI) menuntaskan proses rights issue. MITI mengantongi dana segar untuk mengakuisisi dua perusahaan pelayaran.
Presiden Direktur Mitra Investindo Andreas Tjahjadi mengatakan, perseroan mengakuisisi 99% saham PT Pelayaran Karana Line (PKL) dan 70% saham PT Karya Abadi Luhur (KAL) dari PT Perusahaan Pelayaran Samudra Karana Line (SKL) senilai total Rp178 miliar. Disampaikannya, akuisisi ini diharapkan bisa mengakselerasi pertumbuhan aset dan nilai pasar perseroan ke depan.
BACA JUGA:Mitra Investindo (MITI) Rencanakan Rights Issue 2 Miliar Saham 

&amp;ldquo;Selain bertumbuh pesat, kami harapkan juga kerja samanya antara KAL dan PKL ini dengan MITI, sehingga komunikasi berjalan lancar. Dengan masuknya dua perusahaan baru, maka beberapa hal harus ditingkatkan,&amp;rdquo; kata Andreas dilansir dari Harian Neraca, Selasa (13/12/2022).
Sebagai informasi, PT Pelayaran Samudra Karana Line (PSKL) dan Karya Abdi Luhur merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengangkutan laut, logistik, dan jasa bongkar muat.
BACA JUGA:Saham CHEM dan MTPS Dipantau BEI Imbas Naik Terlalu Tajam

&amp;ldquo;Tentunya kami mempersiapkan terus untuk bisa ke depannya kami merencanakan bahwa shipping group ini nantinya akan menjadi total logistic supaya perkembangannya akan lebih pesat ke depan,&amp;rdquo; jelas Andras.
Menurutnya, untuk lebih melengkapi bisnis total logistik, MITI juga mempersiapakan pergudangan, trucking, forwading yang diperkuat pada tahun depan. Dilihat dari kinerja keuangan terakhir, hingga kuartal III/2022, MITI mencatatkan kinerja positif. Total pendapatan naik 46,42% menjadi Rp50,05 miliar, dibandingkan kuartal III/2021 yang sebesar Rp34,18 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kenaikan berasal dari kontribusi pendapatan charter hire Utility Boat  (UB) Gelatik yang telah beroperasi sejak Januari 2021, dan dari segmen  sewa kapal, segmen pengelolaan kapal serta segmen keagenan kapal serta  didukung kebijakan efisiensi biaya. Perseroan terus mengembangkan  kegiatan pada bidang transportasi laut terdiri dari pengangkutan laut,  logistik, dan jasa bongkar muat, melengkapi kegiatan usaha yang  dilakukan entitas anak perseroan PT Wasesa Line (WL) dalam  mengoperasikan dan menyewakan kapal milik sendiri maupun kapal milik  pihak ketiga.
Sektor pelayaran menjadi lingkup potensial bagi MITI. Alasannya,  sektor ekspor-impor saat ini tengah digencarkan, terutama setelah  pandemi. Perdagangan antar-negara sedang dimaksimalkan untuk  meningkatkan nilai jual produk Indonesia. Dari sisi prospek bisnis, MITI  melalui anak usaha PT Wasesa Line mulai mengembangkan usaha pelayaran  domestik pada awal Januari 2021.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Mitra Investindo Tbk (MITI) menuntaskan proses rights issue. MITI mengantongi dana segar untuk mengakuisisi dua perusahaan pelayaran.
Presiden Direktur Mitra Investindo Andreas Tjahjadi mengatakan, perseroan mengakuisisi 99% saham PT Pelayaran Karana Line (PKL) dan 70% saham PT Karya Abadi Luhur (KAL) dari PT Perusahaan Pelayaran Samudra Karana Line (SKL) senilai total Rp178 miliar. Disampaikannya, akuisisi ini diharapkan bisa mengakselerasi pertumbuhan aset dan nilai pasar perseroan ke depan.
BACA JUGA:Mitra Investindo (MITI) Rencanakan Rights Issue 2 Miliar Saham 

&amp;ldquo;Selain bertumbuh pesat, kami harapkan juga kerja samanya antara KAL dan PKL ini dengan MITI, sehingga komunikasi berjalan lancar. Dengan masuknya dua perusahaan baru, maka beberapa hal harus ditingkatkan,&amp;rdquo; kata Andreas dilansir dari Harian Neraca, Selasa (13/12/2022).
Sebagai informasi, PT Pelayaran Samudra Karana Line (PSKL) dan Karya Abdi Luhur merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengangkutan laut, logistik, dan jasa bongkar muat.
BACA JUGA:Saham CHEM dan MTPS Dipantau BEI Imbas Naik Terlalu Tajam

&amp;ldquo;Tentunya kami mempersiapkan terus untuk bisa ke depannya kami merencanakan bahwa shipping group ini nantinya akan menjadi total logistic supaya perkembangannya akan lebih pesat ke depan,&amp;rdquo; jelas Andras.
Menurutnya, untuk lebih melengkapi bisnis total logistik, MITI juga mempersiapakan pergudangan, trucking, forwading yang diperkuat pada tahun depan. Dilihat dari kinerja keuangan terakhir, hingga kuartal III/2022, MITI mencatatkan kinerja positif. Total pendapatan naik 46,42% menjadi Rp50,05 miliar, dibandingkan kuartal III/2021 yang sebesar Rp34,18 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kenaikan berasal dari kontribusi pendapatan charter hire Utility Boat  (UB) Gelatik yang telah beroperasi sejak Januari 2021, dan dari segmen  sewa kapal, segmen pengelolaan kapal serta segmen keagenan kapal serta  didukung kebijakan efisiensi biaya. Perseroan terus mengembangkan  kegiatan pada bidang transportasi laut terdiri dari pengangkutan laut,  logistik, dan jasa bongkar muat, melengkapi kegiatan usaha yang  dilakukan entitas anak perseroan PT Wasesa Line (WL) dalam  mengoperasikan dan menyewakan kapal milik sendiri maupun kapal milik  pihak ketiga.
Sektor pelayaran menjadi lingkup potensial bagi MITI. Alasannya,  sektor ekspor-impor saat ini tengah digencarkan, terutama setelah  pandemi. Perdagangan antar-negara sedang dimaksimalkan untuk  meningkatkan nilai jual produk Indonesia. Dari sisi prospek bisnis, MITI  melalui anak usaha PT Wasesa Line mulai mengembangkan usaha pelayaran  domestik pada awal Januari 2021.</content:encoded></item></channel></rss>
