<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Pemilik Brand Polo, Dulunya Tidak Mampu Beli Baju</title><description>Pemilik brand Polo Ralph Lauren harus menghadapi banyak tantangan dibalik kisah suksesnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/14/320/2726435/cerita-pemilik-brand-polo-dulunya-tidak-mampu-beli-baju</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/14/320/2726435/cerita-pemilik-brand-polo-dulunya-tidak-mampu-beli-baju"/><item><title>Cerita Pemilik Brand Polo, Dulunya Tidak Mampu Beli Baju</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/14/320/2726435/cerita-pemilik-brand-polo-dulunya-tidak-mampu-beli-baju</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/14/320/2726435/cerita-pemilik-brand-polo-dulunya-tidak-mampu-beli-baju</guid><pubDate>Rabu 14 Desember 2022 06:41 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/13/320/2726435/cerita-pemilik-brand-polo-dulunya-tidak-mampu-beli-baju-euK9HjtWrd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kisah pemilik brand polo Ralph Lauren (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/13/320/2726435/cerita-pemilik-brand-polo-dulunya-tidak-mampu-beli-baju-euK9HjtWrd.jpg</image><title>Kisah pemilik brand polo Ralph Lauren (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemilik brand Polo Ralph Lauren harus menghadapi banyak tantangan dibalik kisah suksesnya.
Dilansir Okezone Selasa (14/12/2022), tercatat kekayaannya mencapai USD7 miliar atau setara dengan Rp109 triliun (kurs Rp15.600).
BACA JUGA:Selamat! Mark NCT Terpilih Jadi Duta Merek Terbaru Polo Ralph Lauren 

Terlahir miskin, Ralph harus merasakan derita sampai kesulitan untuk membeli baju. Dirinya merasa sangat muak dengan kemiskinan yang menimpanya, dia terus pergi ke bioskop dan menghayal hidup di dalam film.
Bermacam profesi dijajalnya, mulai dari menjadi seorang tentara sampai menjadi petugas toko pakaian Brooks Brother di New York.
BACA JUGA:Elon Musk Bukan Lagi Orang Terkaya di Dunia, Hartanya Kalah dari Bos Barang Mewah

Produk polo ini lahir karena Ralph terinspirasi saat dia mendatangi pertandingan olahraga polo. Saat itu dirinya berencana membuat usaha yakni mengembangkan merek kelas atas.
Dengan berbekal ijazah diploma dan didukung dengan sedikit pengalaman bisnis, ia memiliki tekat dan niat yang kuat untuk memutuskan menjalankan bisnisnya sendiri. Tentu dirinya tahu akan risiko yang akan dirinya hadapi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8wOC8yLzE0MDE2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Saat iu dirinya membuat desain yang sangat berbeda, di mana ia  membuat baju dengan kerah yang berwarna-warni dan hal ini dinilai aneh  serta sangat melawan arus. Namun siapa sangka dengan rancangan desain  tersebut, dalam jangka waktu satu tahun dirinya mampu meraup banyak  pelanggan.
Ralph mendapat keuntungan sebesar USD500.000 dari penjualannya. Namun  dirinya tidaklah puas dengan pencapaiannya itu, ia terus menekuni  bisnisnya ini dan tidak akan pernah berhenti mengembangkan sayap  bisnisnya ini.
Sampai pada 1997, ia melakukan penawaran perdana saham ke publik atau  Initial Public Offering (IPO). Sebagai seorang CEO, dirinya masih  memegang kendali dengan kepemilikan saham sebesar 81,5%.
Baca selengkapnya: Dulu Tak Mampu Beli Baju, Pria Ini Jadi Pengusaha Baju Terkenal dan Punya Harta Rp109 Triliun</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemilik brand Polo Ralph Lauren harus menghadapi banyak tantangan dibalik kisah suksesnya.
Dilansir Okezone Selasa (14/12/2022), tercatat kekayaannya mencapai USD7 miliar atau setara dengan Rp109 triliun (kurs Rp15.600).
BACA JUGA:Selamat! Mark NCT Terpilih Jadi Duta Merek Terbaru Polo Ralph Lauren 

Terlahir miskin, Ralph harus merasakan derita sampai kesulitan untuk membeli baju. Dirinya merasa sangat muak dengan kemiskinan yang menimpanya, dia terus pergi ke bioskop dan menghayal hidup di dalam film.
Bermacam profesi dijajalnya, mulai dari menjadi seorang tentara sampai menjadi petugas toko pakaian Brooks Brother di New York.
BACA JUGA:Elon Musk Bukan Lagi Orang Terkaya di Dunia, Hartanya Kalah dari Bos Barang Mewah

Produk polo ini lahir karena Ralph terinspirasi saat dia mendatangi pertandingan olahraga polo. Saat itu dirinya berencana membuat usaha yakni mengembangkan merek kelas atas.
Dengan berbekal ijazah diploma dan didukung dengan sedikit pengalaman bisnis, ia memiliki tekat dan niat yang kuat untuk memutuskan menjalankan bisnisnya sendiri. Tentu dirinya tahu akan risiko yang akan dirinya hadapi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8wOC8yLzE0MDE2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Saat iu dirinya membuat desain yang sangat berbeda, di mana ia  membuat baju dengan kerah yang berwarna-warni dan hal ini dinilai aneh  serta sangat melawan arus. Namun siapa sangka dengan rancangan desain  tersebut, dalam jangka waktu satu tahun dirinya mampu meraup banyak  pelanggan.
Ralph mendapat keuntungan sebesar USD500.000 dari penjualannya. Namun  dirinya tidaklah puas dengan pencapaiannya itu, ia terus menekuni  bisnisnya ini dan tidak akan pernah berhenti mengembangkan sayap  bisnisnya ini.
Sampai pada 1997, ia melakukan penawaran perdana saham ke publik atau  Initial Public Offering (IPO). Sebagai seorang CEO, dirinya masih  memegang kendali dengan kepemilikan saham sebesar 81,5%.
Baca selengkapnya: Dulu Tak Mampu Beli Baju, Pria Ini Jadi Pengusaha Baju Terkenal dan Punya Harta Rp109 Triliun</content:encoded></item></channel></rss>
