<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Sukses Chef Arnold Poernomo, Dulu Tukang Cuci Piring Sekarang Jadi Chef Ternama</title><description>Mengintip kisah sukses Arnold Poernomo yang merintis kariernya dari tukang cuci piring hingga sekarang menjadi chef ternama.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/14/455/2726895/kisah-sukses-chef-arnold-poernomo-dulu-tukang-cuci-piring-sekarang-jadi-chef-ternama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/14/455/2726895/kisah-sukses-chef-arnold-poernomo-dulu-tukang-cuci-piring-sekarang-jadi-chef-ternama"/><item><title>Kisah Sukses Chef Arnold Poernomo, Dulu Tukang Cuci Piring Sekarang Jadi Chef Ternama</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/14/455/2726895/kisah-sukses-chef-arnold-poernomo-dulu-tukang-cuci-piring-sekarang-jadi-chef-ternama</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/14/455/2726895/kisah-sukses-chef-arnold-poernomo-dulu-tukang-cuci-piring-sekarang-jadi-chef-ternama</guid><pubDate>Rabu 14 Desember 2022 13:28 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/14/455/2726895/kisah-sukses-chef-arnold-poernomo-dulu-tukang-cuci-piring-sekarang-jadi-chef-ternama-dQ6BDGovwq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kisah sukses chef arnold poernomo (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/14/455/2726895/kisah-sukses-chef-arnold-poernomo-dulu-tukang-cuci-piring-sekarang-jadi-chef-ternama-dQ6BDGovwq.jpg</image><title>Kisah sukses chef arnold poernomo (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Mengintip kisah sukses Arnold Poernomo yang merintis kariernya dari tukang cuci piring hingga sekarang menjadi chef ternama dan mempunyai bisnis sendiri.
Sebelum sukses seperti sekarang, Chef Arnold telah melalui rintangan dan perjuangan yang dapat menginspirasi banyak orang, khususnya kaum muda.
BACA JUGA: Chef Arnold Poernomo: Menu Nusantara Tidak Lepas dari Sambal 

Sejak kecil, tepatnya saat kisaran usia 3-4 tahun, Chef Arnold mengatakan sudah ikut membantu ibunya berjualan kue keliling di Surabaya.
&quot;Nyokap gue dulu bawa rantangan di universitas, jual kue dan roti gitu. Gue ingat nemanin nyokap dulu naik becak. Kalau enggak salah umur 3 atau 4 tahun,&quot; kata Arnold, dikutip dari YouTube Boy William, Rabu (14/12/2022).
Adapun keluarganya juga mulai membangun bisnis restoran, Namun, usaha itu tidak bertahan karena ada krisis moneter 1998.
BACA JUGA:Chef Arnold Poernomo Masak Sundubu Jjigae ala Itaewon Class, Intip Resepnya di Sini

&quot;Ya biasalah bisnis, salah partner dan lain-lain, terus sesuatu terjadi di 1998,&quot; ungkapnya.
Dikarenakan bisnisnya telah bangkrut, keluarga Arnold akhirnya memutuskan untuk pindah dari Surabaya ke Australia dengan biaya tiket dari tantenya.
Saat usianya yang ke-14 tahun, Chef Arnold memutuskan untuk masuk dunia kuliner, mengikuti jejak ibunya yang bekerja sebagai pastry chef.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8wMy8yMC8xMzk4OTgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pekerjaan pertamanya adalah sebagai kitchen hand yang bertugas untuk  bersih-bersih dapur di salah satu kafe Australia yang dekat dengan  rumahnya.
Di Australia, Arnold juga pernah bekerja di 6 restoran sebagai kitchen hand, waitress, barista, bartender, dan koki.
Kemudian, setelah dirinya merasa sudah cukup mendapatkan ilmu di  Australia, Chef Arnold memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan bekerja  di restoran yang terletak di Kuningan, Jakarta Selatan.
Tak lama setelah itu, dirinya diundang sebagai tamu di Master Chef  season 2. Dari situ namanya mulai menjadi sorotan dan dikenal  masyarakat. Bahkan dirinya ditawari untuk menjadi juri dari acara  tersebut.
Pada tahun 2012, Arnold berhasil meraih penghargaan sebagai Best  Young Chef. Setelah resmi menjadi celebrity chef, dirinya membangun  bisnis kuliner, yakni restoran dan kafe pada tahun 2015.
Chef Arnold beserta ibu dan kedua saudaranya membuka dessert bar,  yaitu KOI Dessert Bar di Sydney, Australia. Toko ini pun populer di  kalangan turis dan masyarakat Australia. Bahkan toko ini menjadi salah  satu destinasi setiap warga Indonesia yang datang ke Australia.
Berkat bisnisnya itu, Arnold dan kedua adiknya masuk ke dalam daftar anak muda terkaya versi Forbes, yakni Forbes Under 30 Asia.
Chef Arnold pun mengaku bahwa semua ilmu dan kemampuannya di bidang  kuliner didapatkannya secara otodidak dari pengalaman selama bekerja,  Dirinya tidak pernah mengikuti sekolah memasak atau mendapat sertifikat  resmi sebagai koki.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Mengintip kisah sukses Arnold Poernomo yang merintis kariernya dari tukang cuci piring hingga sekarang menjadi chef ternama dan mempunyai bisnis sendiri.
Sebelum sukses seperti sekarang, Chef Arnold telah melalui rintangan dan perjuangan yang dapat menginspirasi banyak orang, khususnya kaum muda.
BACA JUGA: Chef Arnold Poernomo: Menu Nusantara Tidak Lepas dari Sambal 

Sejak kecil, tepatnya saat kisaran usia 3-4 tahun, Chef Arnold mengatakan sudah ikut membantu ibunya berjualan kue keliling di Surabaya.
&quot;Nyokap gue dulu bawa rantangan di universitas, jual kue dan roti gitu. Gue ingat nemanin nyokap dulu naik becak. Kalau enggak salah umur 3 atau 4 tahun,&quot; kata Arnold, dikutip dari YouTube Boy William, Rabu (14/12/2022).
Adapun keluarganya juga mulai membangun bisnis restoran, Namun, usaha itu tidak bertahan karena ada krisis moneter 1998.
BACA JUGA:Chef Arnold Poernomo Masak Sundubu Jjigae ala Itaewon Class, Intip Resepnya di Sini

&quot;Ya biasalah bisnis, salah partner dan lain-lain, terus sesuatu terjadi di 1998,&quot; ungkapnya.
Dikarenakan bisnisnya telah bangkrut, keluarga Arnold akhirnya memutuskan untuk pindah dari Surabaya ke Australia dengan biaya tiket dari tantenya.
Saat usianya yang ke-14 tahun, Chef Arnold memutuskan untuk masuk dunia kuliner, mengikuti jejak ibunya yang bekerja sebagai pastry chef.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8wMy8yMC8xMzk4OTgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pekerjaan pertamanya adalah sebagai kitchen hand yang bertugas untuk  bersih-bersih dapur di salah satu kafe Australia yang dekat dengan  rumahnya.
Di Australia, Arnold juga pernah bekerja di 6 restoran sebagai kitchen hand, waitress, barista, bartender, dan koki.
Kemudian, setelah dirinya merasa sudah cukup mendapatkan ilmu di  Australia, Chef Arnold memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan bekerja  di restoran yang terletak di Kuningan, Jakarta Selatan.
Tak lama setelah itu, dirinya diundang sebagai tamu di Master Chef  season 2. Dari situ namanya mulai menjadi sorotan dan dikenal  masyarakat. Bahkan dirinya ditawari untuk menjadi juri dari acara  tersebut.
Pada tahun 2012, Arnold berhasil meraih penghargaan sebagai Best  Young Chef. Setelah resmi menjadi celebrity chef, dirinya membangun  bisnis kuliner, yakni restoran dan kafe pada tahun 2015.
Chef Arnold beserta ibu dan kedua saudaranya membuka dessert bar,  yaitu KOI Dessert Bar di Sydney, Australia. Toko ini pun populer di  kalangan turis dan masyarakat Australia. Bahkan toko ini menjadi salah  satu destinasi setiap warga Indonesia yang datang ke Australia.
Berkat bisnisnya itu, Arnold dan kedua adiknya masuk ke dalam daftar anak muda terkaya versi Forbes, yakni Forbes Under 30 Asia.
Chef Arnold pun mengaku bahwa semua ilmu dan kemampuannya di bidang  kuliner didapatkannya secara otodidak dari pengalaman selama bekerja,  Dirinya tidak pernah mengikuti sekolah memasak atau mendapat sertifikat  resmi sebagai koki.</content:encoded></item></channel></rss>
