<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Cahaya, Bank Dunia Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 5,2% di 2022</title><description>Bank Dunia memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,2% di 2022 dan rata-rata 4,8% dalam jangka menengah 2023-2025.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727597/jadi-cahaya-bank-dunia-proyeksi-ekonomi-ri-tumbuh-5-2-di-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727597/jadi-cahaya-bank-dunia-proyeksi-ekonomi-ri-tumbuh-5-2-di-2022"/><item><title>Jadi Cahaya, Bank Dunia Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 5,2% di 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727597/jadi-cahaya-bank-dunia-proyeksi-ekonomi-ri-tumbuh-5-2-di-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727597/jadi-cahaya-bank-dunia-proyeksi-ekonomi-ri-tumbuh-5-2-di-2022</guid><pubDate>Kamis 15 Desember 2022 12:19 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/15/320/2727597/jadi-cahaya-bank-dunia-proyeksi-ekonomi-ri-tumbuh-5-2-di-2022-4oI0PhmaY0.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi Indonesia tumbuh 5,2% tahun ini (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/15/320/2727597/jadi-cahaya-bank-dunia-proyeksi-ekonomi-ri-tumbuh-5-2-di-2022-4oI0PhmaY0.jpeg</image><title>Ekonomi Indonesia tumbuh 5,2% tahun ini (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bank Dunia memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,2% di 2022 dan rata-rata 4,8% dalam jangka menengah 2023-2025.
Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Satu Kahkonen mengatakan, kendati demikian, risiko penurunan cukup besar dan dapat sangat membebani pertumbuhan Indonesia jika terwujud.
BACA JUGA:Usai G20 di Bali, Pertumbuhan Ekonomi RI Diprediksi Bisa Tembus 5,3%

&quot;Permintaan global yang lebih lemah, keuangan global yang lebih ketat, arus keluar modal yang meluas, dan tekanan mata uang dapat memicu siklus pengetatan kebijakan moneter yang lebih cepat,&quot; ucap Satu dalam Indonesia Economic Prospects (IEP) Edisi Desember 2022 di Jakarta, Kamis (15/12/2022).
BACA JUGA:Jaga Pertumbuhan Ekonomi RI dengan Akselerasi Digital

Inflasi rata-rata diproyeksikan akan mencapai puncaknya pada tahun 2023 sebesar 4,5%, lalu berada di batas atas BI dengan rata-rata 3,5% selama 2024-2025.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xMy80LzE1ODY5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Defisit fiskal diproyeksikan tetap berada di bawah 3% dari target PDB  pemerintah pada tahun 2023 karena penerimaan dari reformasi pajak  terwujud dan pengeluaran terkait COVID dihentikan.
&quot;Posisi eksternal diproyeksikan sedikit memburuk dengan risiko  kerentanan rendah hingga sedang. Neraca transaksi berjalan diproyeksikan  berubah menjadi defisit kecil dalam jangka menengah,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Dunia memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,2% di 2022 dan rata-rata 4,8% dalam jangka menengah 2023-2025.
Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Satu Kahkonen mengatakan, kendati demikian, risiko penurunan cukup besar dan dapat sangat membebani pertumbuhan Indonesia jika terwujud.
BACA JUGA:Usai G20 di Bali, Pertumbuhan Ekonomi RI Diprediksi Bisa Tembus 5,3%

&quot;Permintaan global yang lebih lemah, keuangan global yang lebih ketat, arus keluar modal yang meluas, dan tekanan mata uang dapat memicu siklus pengetatan kebijakan moneter yang lebih cepat,&quot; ucap Satu dalam Indonesia Economic Prospects (IEP) Edisi Desember 2022 di Jakarta, Kamis (15/12/2022).
BACA JUGA:Jaga Pertumbuhan Ekonomi RI dengan Akselerasi Digital

Inflasi rata-rata diproyeksikan akan mencapai puncaknya pada tahun 2023 sebesar 4,5%, lalu berada di batas atas BI dengan rata-rata 3,5% selama 2024-2025.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xMy80LzE1ODY5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Defisit fiskal diproyeksikan tetap berada di bawah 3% dari target PDB  pemerintah pada tahun 2023 karena penerimaan dari reformasi pajak  terwujud dan pengeluaran terkait COVID dihentikan.
&quot;Posisi eksternal diproyeksikan sedikit memburuk dengan risiko  kerentanan rendah hingga sedang. Neraca transaksi berjalan diproyeksikan  berubah menjadi defisit kecil dalam jangka menengah,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
