<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konsesi Kereta Cepat Jadi 80 Tahun, MTI: Nilai Aset Proyek KCIC Berkurang</title><description>Penambahan konsesi kereta cepat hingga 80 tahun akan berpengaruh pada nilai aset proyek.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727641/konsesi-kereta-cepat-jadi-80-tahun-mti-nilai-aset-proyek-kcic-berkurang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727641/konsesi-kereta-cepat-jadi-80-tahun-mti-nilai-aset-proyek-kcic-berkurang"/><item><title>Konsesi Kereta Cepat Jadi 80 Tahun, MTI: Nilai Aset Proyek KCIC Berkurang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727641/konsesi-kereta-cepat-jadi-80-tahun-mti-nilai-aset-proyek-kcic-berkurang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727641/konsesi-kereta-cepat-jadi-80-tahun-mti-nilai-aset-proyek-kcic-berkurang</guid><pubDate>Kamis 15 Desember 2022 13:15 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/15/320/2727641/konsesi-kereta-cepat-jadi-80-tahun-mti-nilai-aset-proyek-kcic-berkurang-VMTGqbDoHQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konsesi kereta cepat 80 tahun (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/15/320/2727641/konsesi-kereta-cepat-jadi-80-tahun-mti-nilai-aset-proyek-kcic-berkurang-VMTGqbDoHQ.jpg</image><title>Konsesi kereta cepat 80 tahun (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Penambahan konsesi kereta cepat hingga 80 tahun akan berpengaruh pada nilai aset proyek. Peneliti Senior Masyarakat Transportasi Indonesia Bidang Pembiayaan Infrastruktur Refi Patra Gadia mengatakan penambahan masa konsesi menjadi 80 tahun akan menambah biaya operasional proyek KCJB.
&quot;Sebenarnya memperpanjang konsesi itu kan berarti biaya-biaya operasional juga pasti meningkat dari 50 tahun menjadi 80 tahun dan juga akan menurunkan nilai aset kereta cepat,&quot; ujar Refi dalam Market Review IDXChannel, Kamis (15/12/2022).
BACA JUGA:Biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak, Dokumen Perencanaan Proyek Dipertanyakan

Refi mengatakan dengan adanya penambahan mas konsesi juga tidak akan menjamin proyek KCJB akan menghasilkan keuntungan lebih.
&quot;Kalau dilihat dari project finansial itu kan didapatkan dari tarif yang dihasilkan dari demand yang ada. Dengan adanya perubahan yang sekarang ini terhadap demand yang jauh lebih rendah dari proyeksi awal, kemudian eskalasi biaya bisnisnya itu akan mempengaruhi terkait dengan kenaikan proyek,&quot; ujarnya.
BACA JUGA:Kereta Cepat Indonesia China Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya

Oleh sebab itu, Refi menekankan kepada pemerintah untuk dapat mengkaji lagi permintaan KCIC terkait penambahan masa konsesi dari KCJB yang akan menurunkan nilai aset proyek tersebut.
&quot;Itu (nilai aset turun dan biaya operasional bertambah) yang harus dipertimbangkan oleh pemerintah dalam melihat perpanjangan masa konsesi ini,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNC8xLzE1ODc5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebelumnya, Plt Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Risal Wasal  mengatakan, permintaan masa konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung  menjadi 80 tahun ditetapkan PT KCIC melalui surat Nomor  0155/HF/HU/KCI/C08 2022 tanggal 15 Agustus 2022 meminta kepada  Kementerian Perhubungan agar dilakukan penyesuaian terhadap masa konsesi  Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
&quot;Hal itu karena terdapat beberapa kendala yang menyebabkan berubahnya  kelayakan bisnis proyek, sehingga diperlukannya penyesuaian masa  konsesi menjadi 80 tahun,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Penambahan konsesi kereta cepat hingga 80 tahun akan berpengaruh pada nilai aset proyek. Peneliti Senior Masyarakat Transportasi Indonesia Bidang Pembiayaan Infrastruktur Refi Patra Gadia mengatakan penambahan masa konsesi menjadi 80 tahun akan menambah biaya operasional proyek KCJB.
&quot;Sebenarnya memperpanjang konsesi itu kan berarti biaya-biaya operasional juga pasti meningkat dari 50 tahun menjadi 80 tahun dan juga akan menurunkan nilai aset kereta cepat,&quot; ujar Refi dalam Market Review IDXChannel, Kamis (15/12/2022).
BACA JUGA:Biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak, Dokumen Perencanaan Proyek Dipertanyakan

Refi mengatakan dengan adanya penambahan mas konsesi juga tidak akan menjamin proyek KCJB akan menghasilkan keuntungan lebih.
&quot;Kalau dilihat dari project finansial itu kan didapatkan dari tarif yang dihasilkan dari demand yang ada. Dengan adanya perubahan yang sekarang ini terhadap demand yang jauh lebih rendah dari proyeksi awal, kemudian eskalasi biaya bisnisnya itu akan mempengaruhi terkait dengan kenaikan proyek,&quot; ujarnya.
BACA JUGA:Kereta Cepat Indonesia China Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya

Oleh sebab itu, Refi menekankan kepada pemerintah untuk dapat mengkaji lagi permintaan KCIC terkait penambahan masa konsesi dari KCJB yang akan menurunkan nilai aset proyek tersebut.
&quot;Itu (nilai aset turun dan biaya operasional bertambah) yang harus dipertimbangkan oleh pemerintah dalam melihat perpanjangan masa konsesi ini,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNC8xLzE1ODc5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebelumnya, Plt Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Risal Wasal  mengatakan, permintaan masa konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung  menjadi 80 tahun ditetapkan PT KCIC melalui surat Nomor  0155/HF/HU/KCI/C08 2022 tanggal 15 Agustus 2022 meminta kepada  Kementerian Perhubungan agar dilakukan penyesuaian terhadap masa konsesi  Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
&quot;Hal itu karena terdapat beberapa kendala yang menyebabkan berubahnya  kelayakan bisnis proyek, sehingga diperlukannya penyesuaian masa  konsesi menjadi 80 tahun,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
