<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS Ungkap Impor Beras RI Didominasi Broken Rice</title><description>BPS mencatat impor beras yang dilakukan Indonesia didominasi beras jenis broken rice atau beras hancur sebanyak 284,50 ribu ton atau 87,15%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727684/bps-ungkap-impor-beras-ri-didominasi-broken-rice</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727684/bps-ungkap-impor-beras-ri-didominasi-broken-rice"/><item><title>BPS Ungkap Impor Beras RI Didominasi Broken Rice</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727684/bps-ungkap-impor-beras-ri-didominasi-broken-rice</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727684/bps-ungkap-impor-beras-ri-didominasi-broken-rice</guid><pubDate>Kamis 15 Desember 2022 14:01 WIB</pubDate><dc:creator>Noviana Zahra Firdausi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/15/320/2727684/bps-ungkap-impor-beras-ri-didominasi-broken-rice-7vDGZVVonm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Impor Beras (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/15/320/2727684/bps-ungkap-impor-beras-ri-didominasi-broken-rice-7vDGZVVonm.jpg</image><title>Impor Beras (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor beras yang dilakukan Indonesia didominasi beras jenis broken rice atau beras hancur sebanyak 284,50 ribu ton atau 87,15% dari total impor beras pada Januari-November 2022.
&quot;Khusus untuk komoditas beras, pada Januari-November 2022 impor beras kita sebanyak 326,45 ribu ton yang didominasi oleh broken rice, other than of a kind used for animal feed dengan kode HS 10064090,&quot; kata Deputi Statistik Produksi M Hanibullah di Jakarta, Kamis (15/12/2022).
BACA JUGA:Jaga Akurasi Kebijakan Beras, Begini Data dari BPS

Menurut catatan BPS, impor beras terbesar kedua yakni berjenis glotinous rice atau beras ketan sebanyak 26,23 ribu ton atau 8,03% dari total impor beras.
Adapun jenis beras lainnya yang diimpor pada periode tersebut di antaranya other fragrant rice, basmati rice, dan hom mali rice.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNC80LzE1ODc4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Habibullah memaparkan impor beras terbesar sepanjang 11 bulan pertama di tahun ini berasal dari India dengan volume 157,97 ribu ton atau mencakup 48,49% dari total impor beras.
BACA JUGA:Inflasi RI 5,42% pada November 2022, BPS: Lebih Rendah Dibanding Negara G20

Selanjutnya yakni Pakistan, di mana Indonesia mengimpor 68,72 ribu ton beras asal Pakistan atau 21,05% dari total impor beras.Impor beras juga dilakukan dari negara tetangga Thailand sebanyak 51,58 ribu ton atau 15,80 persen dari total impor. Sedangkan 13,58% impor beras berasal dan dari Vietnam sebanyak 44,34 ribu ton.
Habibullah menyampaikan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, Indonesia masih perlu mengimpor beberapa komoditas pangan strategis seperti gandum, kedelai, beras, bawang putih, dan daging jenis lembu.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor beras yang dilakukan Indonesia didominasi beras jenis broken rice atau beras hancur sebanyak 284,50 ribu ton atau 87,15% dari total impor beras pada Januari-November 2022.
&quot;Khusus untuk komoditas beras, pada Januari-November 2022 impor beras kita sebanyak 326,45 ribu ton yang didominasi oleh broken rice, other than of a kind used for animal feed dengan kode HS 10064090,&quot; kata Deputi Statistik Produksi M Hanibullah di Jakarta, Kamis (15/12/2022).
BACA JUGA:Jaga Akurasi Kebijakan Beras, Begini Data dari BPS

Menurut catatan BPS, impor beras terbesar kedua yakni berjenis glotinous rice atau beras ketan sebanyak 26,23 ribu ton atau 8,03% dari total impor beras.
Adapun jenis beras lainnya yang diimpor pada periode tersebut di antaranya other fragrant rice, basmati rice, dan hom mali rice.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNC80LzE1ODc4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Habibullah memaparkan impor beras terbesar sepanjang 11 bulan pertama di tahun ini berasal dari India dengan volume 157,97 ribu ton atau mencakup 48,49% dari total impor beras.
BACA JUGA:Inflasi RI 5,42% pada November 2022, BPS: Lebih Rendah Dibanding Negara G20

Selanjutnya yakni Pakistan, di mana Indonesia mengimpor 68,72 ribu ton beras asal Pakistan atau 21,05% dari total impor beras.Impor beras juga dilakukan dari negara tetangga Thailand sebanyak 51,58 ribu ton atau 15,80 persen dari total impor. Sedangkan 13,58% impor beras berasal dan dari Vietnam sebanyak 44,34 ribu ton.
Habibullah menyampaikan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, Indonesia masih perlu mengimpor beberapa komoditas pangan strategis seperti gandum, kedelai, beras, bawang putih, dan daging jenis lembu.</content:encoded></item></channel></rss>
