<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suku Bunga The Fed Naik, Waspadai Dana Asing 'Kabur' dari RI</title><description>The Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan 50 bps menjadi 4,25% - 4,50%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727714/suku-bunga-the-fed-naik-waspadai-dana-asing-kabur-dari-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727714/suku-bunga-the-fed-naik-waspadai-dana-asing-kabur-dari-ri"/><item><title>Suku Bunga The Fed Naik, Waspadai Dana Asing 'Kabur' dari RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727714/suku-bunga-the-fed-naik-waspadai-dana-asing-kabur-dari-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727714/suku-bunga-the-fed-naik-waspadai-dana-asing-kabur-dari-ri</guid><pubDate>Kamis 15 Desember 2022 14:29 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/15/320/2727714/suku-bunga-the-fed-naik-waspadai-dana-asing-kabur-dari-ri-Gg8TIgHTHI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">The Fed naikkan suku bunga (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/15/320/2727714/suku-bunga-the-fed-naik-waspadai-dana-asing-kabur-dari-ri-Gg8TIgHTHI.jpg</image><title>The Fed naikkan suku bunga (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; The Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan 50 bps menjadi 4,25% - 4,50%. Bank Sentral AS menaikkan fed rate untuk menahan laju inflasi yang meningkat 7,1% pada periode November.
Ekonom menilai langkah bank sentral Amerika Serikat itu perlu diwaspadai oleh pemerintah Indonesia mengingat potensi pengetatan kebijakan moneter dapat membawa keluar arus modal asing.
BACA JUGA:The Fed Putuskan Suku Bunga Naik, Tertinggi dalam 15 Tahun 

Direktur Center of Economic and Law Studies Bhima Yudhistira menilai kebijakan The Fed yang mengerek suku bunga secara kontinu dapat berimbas ke selera investor dalam aset saham dan mengalihkan aset yang berbasis bunga seperti obligasi.
&quot;Perlu dicermati tekanan aliran modal asing ke luar terhadap stabilitas nilai tukar rupiah,&quot; kata Bhima saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (15/12/2022).
BACA JUGA:Wall Street Anjlok Usai The Fed Naikkan Suku Bunga 50 Basis Poin 

Suku bunga tinggi dinilai dapat mendorong kenaikan permintaan terhadap dolar AS. Bhima memandang investor berpotensi memilih instrumen mata uang dolar sebagai lindung nilai aset investasi daripada mempertahankan aset berdenominasi non-dollar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xOC80LzE1NTEyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Superdollar menjadi fenomena yang mengindikasikan hedging dolar AS akan lebih menarik,&quot; terangnya.
Mengacu data Bank Indonesia sepanjang tahun 2022 hingga 8 Desember  2022, aliran dana asing melakukan transaksi jual di pasar SBN sebesar  Rp140,62 triliun, tetapi masuk di pasar saham senilai Rp73,27 triliun.
Adapun nilai tukar rupiah terhadap dolar di pasar spot terpantau  melemah 0,21% di Rp15.626, sebagaimana tersaji dalam data Bloomberg  Kamis (15/12) pukul 13:09 WIB.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; The Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan 50 bps menjadi 4,25% - 4,50%. Bank Sentral AS menaikkan fed rate untuk menahan laju inflasi yang meningkat 7,1% pada periode November.
Ekonom menilai langkah bank sentral Amerika Serikat itu perlu diwaspadai oleh pemerintah Indonesia mengingat potensi pengetatan kebijakan moneter dapat membawa keluar arus modal asing.
BACA JUGA:The Fed Putuskan Suku Bunga Naik, Tertinggi dalam 15 Tahun 

Direktur Center of Economic and Law Studies Bhima Yudhistira menilai kebijakan The Fed yang mengerek suku bunga secara kontinu dapat berimbas ke selera investor dalam aset saham dan mengalihkan aset yang berbasis bunga seperti obligasi.
&quot;Perlu dicermati tekanan aliran modal asing ke luar terhadap stabilitas nilai tukar rupiah,&quot; kata Bhima saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (15/12/2022).
BACA JUGA:Wall Street Anjlok Usai The Fed Naikkan Suku Bunga 50 Basis Poin 

Suku bunga tinggi dinilai dapat mendorong kenaikan permintaan terhadap dolar AS. Bhima memandang investor berpotensi memilih instrumen mata uang dolar sebagai lindung nilai aset investasi daripada mempertahankan aset berdenominasi non-dollar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xOC80LzE1NTEyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Superdollar menjadi fenomena yang mengindikasikan hedging dolar AS akan lebih menarik,&quot; terangnya.
Mengacu data Bank Indonesia sepanjang tahun 2022 hingga 8 Desember  2022, aliran dana asing melakukan transaksi jual di pasar SBN sebesar  Rp140,62 triliun, tetapi masuk di pasar saham senilai Rp73,27 triliun.
Adapun nilai tukar rupiah terhadap dolar di pasar spot terpantau  melemah 0,21% di Rp15.626, sebagaimana tersaji dalam data Bloomberg  Kamis (15/12) pukul 13:09 WIB.</content:encoded></item></channel></rss>
