<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Ungkap Biang Kerok Penyebab Harga Telur Kian Mahal</title><description>Zulhas mengatakan, tingginya harga telur tersebut tidak bisa dielakan. Hal ini Lantaran tingginya permintaan yang tidak bisa dikendalikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727794/mendag-ungkap-biang-kerok-penyebab-harga-telur-kian-mahal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727794/mendag-ungkap-biang-kerok-penyebab-harga-telur-kian-mahal"/><item><title>Mendag Ungkap Biang Kerok Penyebab Harga Telur Kian Mahal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727794/mendag-ungkap-biang-kerok-penyebab-harga-telur-kian-mahal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727794/mendag-ungkap-biang-kerok-penyebab-harga-telur-kian-mahal</guid><pubDate>Kamis 15 Desember 2022 15:47 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/15/320/2727794/mendag-ungkap-biang-kerok-penyebab-harga-telur-kian-mahal-LorAKIiynO.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Zulkifli Hasan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/15/320/2727794/mendag-ungkap-biang-kerok-penyebab-harga-telur-kian-mahal-LorAKIiynO.jfif</image><title>Mendag Zulkifli Hasan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA -  Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, tingginya harga telur tersebut tidak bisa dielakan. Hal ini Lantaran tingginya permintaan yang tidak bisa dikendalikan.
Tercatat Harga telur ayam ras secara nasional masih bertahan pada tren kenaikannya yakni di level Rp 31.250 per kilogram.
BACA JUGA:Harga Cabai Rawit Mahal, Mendag: Banyak Orang Perlu Sambal

&quot;Memang naik sedikit (telur ayam), udah nggak bisa lagi. Karena permintaannya naik. Ngerem permintaan kan nggak bisa. Sementara supliernya kan kita nggak bisa,&quot; ujarnya kepada awak media di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (15/12/2022).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNC80LzE1ODc4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Oleh karena itu, untuk mengatasi kenaikan harga telur yang kemungkinan bisa lebih tinggi, kata Zulhas, pemerintah berencana akan mengupayakan pemberian ongkos angkut.
BACA JUGA:Lantik Budi Santoso Jadi Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Mendag: Perlu Kerja Ekstra

&quot;Jadi kalau tinggi sekali mungkin paling nanti ongkosnya kita tanggung sehingga harganya nggak naik,&quot; tutur dia.Sambungnya, seperti pengiriman telur ayam dari Britar, Jawa Timur ke daerah-daerah luar pulau Jawa, yang menguras banyak ongkos, akan ditanggung pemerintah.
&quot;Intinya, kalau mahal kita subsidi ongkosnya. Jadi enggak usah khawatir,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA -  Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, tingginya harga telur tersebut tidak bisa dielakan. Hal ini Lantaran tingginya permintaan yang tidak bisa dikendalikan.
Tercatat Harga telur ayam ras secara nasional masih bertahan pada tren kenaikannya yakni di level Rp 31.250 per kilogram.
BACA JUGA:Harga Cabai Rawit Mahal, Mendag: Banyak Orang Perlu Sambal

&quot;Memang naik sedikit (telur ayam), udah nggak bisa lagi. Karena permintaannya naik. Ngerem permintaan kan nggak bisa. Sementara supliernya kan kita nggak bisa,&quot; ujarnya kepada awak media di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (15/12/2022).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNC80LzE1ODc4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Oleh karena itu, untuk mengatasi kenaikan harga telur yang kemungkinan bisa lebih tinggi, kata Zulhas, pemerintah berencana akan mengupayakan pemberian ongkos angkut.
BACA JUGA:Lantik Budi Santoso Jadi Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Mendag: Perlu Kerja Ekstra

&quot;Jadi kalau tinggi sekali mungkin paling nanti ongkosnya kita tanggung sehingga harganya nggak naik,&quot; tutur dia.Sambungnya, seperti pengiriman telur ayam dari Britar, Jawa Timur ke daerah-daerah luar pulau Jawa, yang menguras banyak ongkos, akan ditanggung pemerintah.
&quot;Intinya, kalau mahal kita subsidi ongkosnya. Jadi enggak usah khawatir,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
