<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Impor Beras 200.000 Ton Sudah Sampai RI? Mendag: Tanya Bulog</title><description>Izin impor beras 200 ribu ton telah diterbitkan Menteri Perdagangan  Zulkifli Hasan. Dengan demikian, Perum Bulog bisa ambil kapan saja.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727818/impor-beras-200-000-ton-sudah-sampai-ri-mendag-tanya-bulog</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727818/impor-beras-200-000-ton-sudah-sampai-ri-mendag-tanya-bulog"/><item><title>Impor Beras 200.000 Ton Sudah Sampai RI? Mendag: Tanya Bulog</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727818/impor-beras-200-000-ton-sudah-sampai-ri-mendag-tanya-bulog</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727818/impor-beras-200-000-ton-sudah-sampai-ri-mendag-tanya-bulog</guid><pubDate>Kamis 15 Desember 2022 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/15/320/2727818/impor-beras-200-000-ton-sudah-sampai-ri-mendag-tanya-bulog-wEh0xPQhYD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag terbitkan izin impor beras (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/15/320/2727818/impor-beras-200-000-ton-sudah-sampai-ri-mendag-tanya-bulog-wEh0xPQhYD.jpg</image><title>Mendag terbitkan izin impor beras (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Izin impor beras 200 ribu ton telah diterbitkan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Dengan demikian, Perum Bulog bisa ambil kapan saja.
&quot;Beras sudah diizinkan impor 200 ribu dan 300 ribu ton. Di Bulog harganya tetap tidak ada perubahan,&quot; ujarnya kepada awak media di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (15/12/2022).
BACA JUGA:BPS Ungkap Impor Beras RI Didominasi Broken Rice

Namun dirinya mengaku tak tahu menahu soal kapan datangnya beras impor tersebut. Sebab, menurutnya, itu sudah pada ranah perum Bulog. Meski demikian, ia memastikan bahwa barangnya ada, dan bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru)
&quot;Tanya Bulog coba. Saya nggak ngikuti. Tapi Bulog berapa pun dibutuhkan ada berasnya. Stok cukup,&quot; ucapnya.
BACA JUGA:Kritik Impor Beras, Ombudsman: Jangan Sampai Barang Tiba saat Panen Raya

Asal tahu saja, sebelumnya Mendag pernah mengungkapkan bahwa dirinya sempat tidak setuju dengan rencana impor beras ini. Bahkan dia mengaku telah menolak rapat dua kali untuk membahas ini. Pasalnya, menurut data Kementerian Pertanian stok beras surplus.
&quot;Rapat dua kali saya tolak, karena datanya surplus,&quot; ucap Zulhas saat ditemui awak media di Kantor Kementerian Perdagangan, Rabu (7/12/2022).Namun, setelah Ratas (Rapat Terbatas) dengan Kementerian dan Lembaga  pangan terkait yang di pimpin Presiden langsung, di paparkan bahwa  kondisi pasokan beras di Perum Bulog sudah sangat menipis. Sementara,  Perum Bulog diminta untuk menyiapkan beras sebanyak 1,2 juta ton hingga  akhir tahun.
Kemudian, dia juga diminta untuk mendampingi Menteri Pertanian  memverifikasi ketersedian stok beras di lapangan. Namun, setelah  ditambah enam hari kerja, stok beras pun tak kunjung bertambah.
&quot;Saya diminta untuk mendampingi Mentan untuk membeli beras, ditambah  enam hari kerja belum dapat, stok beras kita lama-lama menipis,&quot;  katanya.
Karena itulah Mendag akhirnya mengizinkan untuk melakukan impor beras.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Izin impor beras 200 ribu ton telah diterbitkan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Dengan demikian, Perum Bulog bisa ambil kapan saja.
&quot;Beras sudah diizinkan impor 200 ribu dan 300 ribu ton. Di Bulog harganya tetap tidak ada perubahan,&quot; ujarnya kepada awak media di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (15/12/2022).
BACA JUGA:BPS Ungkap Impor Beras RI Didominasi Broken Rice

Namun dirinya mengaku tak tahu menahu soal kapan datangnya beras impor tersebut. Sebab, menurutnya, itu sudah pada ranah perum Bulog. Meski demikian, ia memastikan bahwa barangnya ada, dan bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru)
&quot;Tanya Bulog coba. Saya nggak ngikuti. Tapi Bulog berapa pun dibutuhkan ada berasnya. Stok cukup,&quot; ucapnya.
BACA JUGA:Kritik Impor Beras, Ombudsman: Jangan Sampai Barang Tiba saat Panen Raya

Asal tahu saja, sebelumnya Mendag pernah mengungkapkan bahwa dirinya sempat tidak setuju dengan rencana impor beras ini. Bahkan dia mengaku telah menolak rapat dua kali untuk membahas ini. Pasalnya, menurut data Kementerian Pertanian stok beras surplus.
&quot;Rapat dua kali saya tolak, karena datanya surplus,&quot; ucap Zulhas saat ditemui awak media di Kantor Kementerian Perdagangan, Rabu (7/12/2022).Namun, setelah Ratas (Rapat Terbatas) dengan Kementerian dan Lembaga  pangan terkait yang di pimpin Presiden langsung, di paparkan bahwa  kondisi pasokan beras di Perum Bulog sudah sangat menipis. Sementara,  Perum Bulog diminta untuk menyiapkan beras sebanyak 1,2 juta ton hingga  akhir tahun.
Kemudian, dia juga diminta untuk mendampingi Menteri Pertanian  memverifikasi ketersedian stok beras di lapangan. Namun, setelah  ditambah enam hari kerja, stok beras pun tak kunjung bertambah.
&quot;Saya diminta untuk mendampingi Mentan untuk membeli beras, ditambah  enam hari kerja belum dapat, stok beras kita lama-lama menipis,&quot;  katanya.
Karena itulah Mendag akhirnya mengizinkan untuk melakukan impor beras.</content:encoded></item></channel></rss>
