<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Progres MRT Jakarta Kota, Dinding Penahan Tanah Stasiun Mulai Dikerjakan</title><description>Progres pembangunan MRT Jakarta Kota memasuki tahap Diaphragm Wall atau biasa disingkat D-Wall adalah dinding penahan tanah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727880/progres-mrt-jakarta-kota-dinding-penahan-tanah-stasiun-mulai-dikerjakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727880/progres-mrt-jakarta-kota-dinding-penahan-tanah-stasiun-mulai-dikerjakan"/><item><title>Progres MRT Jakarta Kota, Dinding Penahan Tanah Stasiun Mulai Dikerjakan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727880/progres-mrt-jakarta-kota-dinding-penahan-tanah-stasiun-mulai-dikerjakan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2727880/progres-mrt-jakarta-kota-dinding-penahan-tanah-stasiun-mulai-dikerjakan</guid><pubDate>Kamis 15 Desember 2022 17:23 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/15/320/2727880/progres-mrt-jakarta-kota-dinding-penahan-tanah-stasiun-mulai-dikerjakan-5mZp2SgSgK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Progres pembangunan MRT Jakarta (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/15/320/2727880/progres-mrt-jakarta-kota-dinding-penahan-tanah-stasiun-mulai-dikerjakan-5mZp2SgSgK.jpg</image><title>Progres pembangunan MRT Jakarta (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Progres pembangunan MRT Jakarta Kota memasuki tahap Diaphragm Wall atau biasa disingkat D-Wall adalah dinding penahan tanah (retaining wall) Stasiun MRT Kota. Pekerjaan dinding penahan tanah Stasiun Kota membutuhkan waktu sekitar 173 hari.
Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendi Alhial mengatakan, terdapat sekitar 134 panel dinding yang akan dibangun hingga kedalaman 30 meter.
BACA JUGA:Selama Pembangunan Stasiun MRT Monas, Rekayasa Arus Lalu Lintas Diberlakukan 
&quot;Satu panel memiliki panjang hingga enam meter dengan ketebalan mencapai 1,2&amp;mdash;1,5 meter,&quot; kata Rendi dalam keterangan tertulis, Kamis (15/12/2022).
Rendi menjelaskan baja dalam pembangun kali ini memiliki tantangan tersendiri. Di mana lokasi pembangunan yang berdekatan dengan area permukiman dan aktivitas warga adalah tantangan utama. Jarak penggalian dan bangunan di sekitarnya bahkan kurang dari dua meter.
BACA JUGA:MRT Tunggu Restu Pemprov DKI untuk Sulap Terminal Blok M
&quot;Terdapat sekitar 100 bangunan yang berada di sekitar area proyek pembangunan Stasiun Kota ini. Sehingga tim konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) dan kontraktor melakukan sosialisasi satu per satu kepada para penghuni, pemilik, atau pengelola bangunan tersebut,&quot; katanya.
Selain sosialisasi dan pendekatan langsung, secara teknis, Rendi mengatakan tim konstruksi juga melakukan inject soil improvement dan pre-construction survey terhadap seluruh bangunan tersebut.
&quot;Hal itu dilakukan untuk memastikan agar proses pembangunan tidak menimbulkan dampak buruk terhadap bangunan di sekitar area proyek,&quot; katanya.


Setelah D-Wall terbangun, saat proses penggalian tanah untuk  membangun stasiun, tim konstruksi juga telah menyiapkan mekanisme  mitigasi pemantauan pergerakan tanah dengan metode on-site visual, yaitu  memasang lampu indikator di sepanjang area bangunan di sekitar lokasi  proyek.
Stasiun Kota merupakan salah satu stasiun MRT Jakarta dengan desain  yang indah bertema gerbang Batavia. Dengan panjang sekitar 412 meter,  lebar 20,6 meter, dan kedalaman 20,1 meter, stasiun ini akan terdiri  dari tiga level, yaitu dua level beranda peron (concourse), dan satu  peron (platform).
&quot;Integrasi dengan halte bus transjakarta dan Stasiun Beos juga akan  disiapkan agar menjadi aksesibilitas dan kemudahan transit pengguna  transportasi publik,&quot; katanya.
Rendi mengungkapkan, bahwa selama pembangunan berlangsung, banyak  ditemukan benda cagar budaya dan terduga cagar budaya, seperti saluran  air kuno Batavia (terakota) dan rel trem kuno.  Di sisi utara stasiun  akan disediakan galeri yang menampilkan benda-benda temuan arkeologi.
&quot;Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pelestarian terhadap sejarah Jakarta,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Progres pembangunan MRT Jakarta Kota memasuki tahap Diaphragm Wall atau biasa disingkat D-Wall adalah dinding penahan tanah (retaining wall) Stasiun MRT Kota. Pekerjaan dinding penahan tanah Stasiun Kota membutuhkan waktu sekitar 173 hari.
Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendi Alhial mengatakan, terdapat sekitar 134 panel dinding yang akan dibangun hingga kedalaman 30 meter.
BACA JUGA:Selama Pembangunan Stasiun MRT Monas, Rekayasa Arus Lalu Lintas Diberlakukan 
&quot;Satu panel memiliki panjang hingga enam meter dengan ketebalan mencapai 1,2&amp;mdash;1,5 meter,&quot; kata Rendi dalam keterangan tertulis, Kamis (15/12/2022).
Rendi menjelaskan baja dalam pembangun kali ini memiliki tantangan tersendiri. Di mana lokasi pembangunan yang berdekatan dengan area permukiman dan aktivitas warga adalah tantangan utama. Jarak penggalian dan bangunan di sekitarnya bahkan kurang dari dua meter.
BACA JUGA:MRT Tunggu Restu Pemprov DKI untuk Sulap Terminal Blok M
&quot;Terdapat sekitar 100 bangunan yang berada di sekitar area proyek pembangunan Stasiun Kota ini. Sehingga tim konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) dan kontraktor melakukan sosialisasi satu per satu kepada para penghuni, pemilik, atau pengelola bangunan tersebut,&quot; katanya.
Selain sosialisasi dan pendekatan langsung, secara teknis, Rendi mengatakan tim konstruksi juga melakukan inject soil improvement dan pre-construction survey terhadap seluruh bangunan tersebut.
&quot;Hal itu dilakukan untuk memastikan agar proses pembangunan tidak menimbulkan dampak buruk terhadap bangunan di sekitar area proyek,&quot; katanya.


Setelah D-Wall terbangun, saat proses penggalian tanah untuk  membangun stasiun, tim konstruksi juga telah menyiapkan mekanisme  mitigasi pemantauan pergerakan tanah dengan metode on-site visual, yaitu  memasang lampu indikator di sepanjang area bangunan di sekitar lokasi  proyek.
Stasiun Kota merupakan salah satu stasiun MRT Jakarta dengan desain  yang indah bertema gerbang Batavia. Dengan panjang sekitar 412 meter,  lebar 20,6 meter, dan kedalaman 20,1 meter, stasiun ini akan terdiri  dari tiga level, yaitu dua level beranda peron (concourse), dan satu  peron (platform).
&quot;Integrasi dengan halte bus transjakarta dan Stasiun Beos juga akan  disiapkan agar menjadi aksesibilitas dan kemudahan transit pengguna  transportasi publik,&quot; katanya.
Rendi mengungkapkan, bahwa selama pembangunan berlangsung, banyak  ditemukan benda cagar budaya dan terduga cagar budaya, seperti saluran  air kuno Batavia (terakota) dan rel trem kuno.  Di sisi utara stasiun  akan disediakan galeri yang menampilkan benda-benda temuan arkeologi.
&quot;Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pelestarian terhadap sejarah Jakarta,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
