<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>350 Ribu Ton Kedelai Impor Masuk RI Awal 2023</title><description>Zulhas memberi penjelasan terkait kedatangan kedelai impor sebanyak 350 ribu ton yang dijanjikan pemerintah kepada perajin tahu tempe.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2728019/350-ribu-ton-kedelai-impor-masuk-ri-awal-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2728019/350-ribu-ton-kedelai-impor-masuk-ri-awal-2023"/><item><title>350 Ribu Ton Kedelai Impor Masuk RI Awal 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2728019/350-ribu-ton-kedelai-impor-masuk-ri-awal-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/15/320/2728019/350-ribu-ton-kedelai-impor-masuk-ri-awal-2023</guid><pubDate>Kamis 15 Desember 2022 20:18 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/15/320/2728019/350-ribu-ton-kedelai-impor-masuk-ri-awal-2023-HfvT8IYq7o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Zulkifli Hasan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/15/320/2728019/350-ribu-ton-kedelai-impor-masuk-ri-awal-2023-HfvT8IYq7o.jpg</image><title>Mendag Zulkifli Hasan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memberi penjelasan terkait kedatangan kedelai impor sebanyak 350 ribu ton yang dijanjikan pemerintah kepada perajin tahu tempe beberapa waktu lalu.
Ia menyebut, kedelai impor tersebut diperkirakan  akan datang ke Indonesia awal tahun 2023.
BACA JUGA:Impor Beras 200.000 Ton Sudah Sampai RI? Mendag: Tanya Bulog

&quot;Kedelai Januari masuk, InsyaAllah. Tinggal tunggu dari Afrika Selatan yang pertama akan datang kata pak KaBulog,&quot; ujar Zulhas kepada awak media di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (15/12/2022).
Lanjutnya dia mengatakan, saat ini sedang menunggu izin karantina kedelai dari Afrika Selatan.  Sebab, untuk mamasukkan produk pertanian ke negara lain diperlukan juga proses karantina.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNC80LzE1ODc4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Tinggal tunggu izin karantina dari sananya. Jadi kalau pertanian itu di karantina dulu dulu di sana. Kita udah pesen, udah beli ini, tinggal tunggu karantina di sana selesai, mudah-mudah bisa masuk bulan Januari,&quot; jelas Zulhas.
BACA JUGA:Mendag Ungkap Biang Kerok Penyebab Harga Telur Kian Mahal

Sekedar informasi, sebelumnya Menteri Zulhas pernah mengatakan bahwa Bulog akan melakukan penambahan kuantitas impor kedelai dari semula 50 ribu ton, menjadi 350 ribu ton.Dengan penambahan ini, artinya, subsidi yang akan disalurkan oleh pemerintah kepada perajin tahu tempe sebanyak 350 ribu ton.
&quot;Tapi kita sudah ratas dipimpin Pak Presiden Jokowi. Diperintahkan kepada Bulog impor 50.000 ton ditambah 300.000 jadi 350.000 ton,&quot; ujar Zulkifli saat ditemui di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur.
Mendag berharap hal ini bisa menekan harga kedelai di pasaran.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memberi penjelasan terkait kedatangan kedelai impor sebanyak 350 ribu ton yang dijanjikan pemerintah kepada perajin tahu tempe beberapa waktu lalu.
Ia menyebut, kedelai impor tersebut diperkirakan  akan datang ke Indonesia awal tahun 2023.
BACA JUGA:Impor Beras 200.000 Ton Sudah Sampai RI? Mendag: Tanya Bulog

&quot;Kedelai Januari masuk, InsyaAllah. Tinggal tunggu dari Afrika Selatan yang pertama akan datang kata pak KaBulog,&quot; ujar Zulhas kepada awak media di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (15/12/2022).
Lanjutnya dia mengatakan, saat ini sedang menunggu izin karantina kedelai dari Afrika Selatan.  Sebab, untuk mamasukkan produk pertanian ke negara lain diperlukan juga proses karantina.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNC80LzE1ODc4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Tinggal tunggu izin karantina dari sananya. Jadi kalau pertanian itu di karantina dulu dulu di sana. Kita udah pesen, udah beli ini, tinggal tunggu karantina di sana selesai, mudah-mudah bisa masuk bulan Januari,&quot; jelas Zulhas.
BACA JUGA:Mendag Ungkap Biang Kerok Penyebab Harga Telur Kian Mahal

Sekedar informasi, sebelumnya Menteri Zulhas pernah mengatakan bahwa Bulog akan melakukan penambahan kuantitas impor kedelai dari semula 50 ribu ton, menjadi 350 ribu ton.Dengan penambahan ini, artinya, subsidi yang akan disalurkan oleh pemerintah kepada perajin tahu tempe sebanyak 350 ribu ton.
&quot;Tapi kita sudah ratas dipimpin Pak Presiden Jokowi. Diperintahkan kepada Bulog impor 50.000 ton ditambah 300.000 jadi 350.000 ton,&quot; ujar Zulkifli saat ditemui di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur.
Mendag berharap hal ini bisa menekan harga kedelai di pasaran.</content:encoded></item></channel></rss>
